Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Menkeu: Asia-Pasifik Akan Mobilisasi Sumber Biaya Pembangunan

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 01 Mei 2015 | 00:47 WIB
Menkeu: Asia-Pasifik Akan Mobilisasi Sumber Biaya Pembangunan
Ilustrasi pajak. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro memgatakan bahwa negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik sepakat untuk memobilisasi sumber daya keuangan untuk pembiayaan pembangunan berkelanjutan, seperti misalnya penerimaan pajak.

"Negara-negara Asia-Pasifik sepakat untuk menghasilkan kesepakatan dalam isu pembiayaan pembangunan berkelanjutan yang disebut Jakarta Outcome Document," ujar Bambang, dalam konferensi pers tentang Asia-Pacific High-Level Consultation on Financing for Development, di Gedung Djuanda Kemenkeu, Jakarta, Kamis (30/4/2015).

Bambang mengatakan, Forum Konsultasi Tingkat Tinggi Asia-Pasifik itu membahas isu-isu terkait pembangunan yang berkesinambungan, yang mana salah satu rekomendasi yang diperoleh adalah upaya untuk memobilisasi sumber pendanaan melalui penerimaan pajak.

"Yang penting adalah memobilisasi sumber daya keuangannya. Dalam pertemuan ini, disepakati bahwa pengumpulan pajak adalah kunci utama bagi berlangsungnya pembangunan berkelanjutan, karena penerimaan pajak yang memadai akan menjadi sumber pembiayaan pembangunan," ujarnya.

Menkeu pun mengatakan, pengoptimalan penerimaan pajak bukan hanya menjadi isu nasional, namun juga global.

"Ini adalah isu global, yang mana yang paling penting kita memobilisasi pajak," tuturnya.

Selain optimalisasi upaya penerimaan pajak, untuk mendorong pembangunan berkesinambungan, menurut Bambang lagi, perlu membangun inovasi-inovasi baru dalam pembiayaan pembangunan, terutama untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan.

"Selain itu, yang juga banyak dibahas dalam dua hari ini adalah (bahwa) yang bertanggung jawab untuk pembangunan itu tidak hanya pemerintah semata, tetapi sektor swasta juga ikut berpartisipasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Menkeu mengatakan bahwa Indonesia berharap mendapatkan manfaat yang lebih besar dalam hal pembiayaan untuk pembangunan, baik di sektor infrastruktur, sektor sosial, usaha kecil, perkotaan, teknologi, maupun pembiayaan iklim.

"Kita berharap, dengan forum seperti ini ada kesadaran global bahwa pembiayaan infrastruktur itu adalah hal penting, tentunya selain pembiayaan untuk isu-isu pembangunan," pungkasnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selewengkan Pajak, Ahok akan Copot PNS Dinas Pajak

Selewengkan Pajak, Ahok akan Copot PNS Dinas Pajak

News | Kamis, 30 April 2015 | 16:22 WIB

Tak Jera, Kemenkeu Berlakukan Sunset Policy Jilid II

Tak Jera, Kemenkeu Berlakukan Sunset Policy Jilid II

Bisnis | Selasa, 28 April 2015 | 12:54 WIB

Nunggak Pajak, Pemerintah Lelang Aset Perusahaan

Nunggak Pajak, Pemerintah Lelang Aset Perusahaan

Bisnis | Rabu, 15 April 2015 | 16:42 WIB

Terkini

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB