Perumnas Harus Siap Berkompetisi dengan Perusahaan Asing

Ardi Mandiri

Kamis, 14 Mei 2015 | 20:42 WIB
Perumnas Harus Siap Berkompetisi dengan Perusahaan Asing
Rumah

Suara.com - PT Perumnas diminta untuk siap berkompetisi dengan berbagai perusahaan asing yang ingin berinvestasi di sektor perumahan bagi masyarakat yang bertempat tinggal di berbagai daerah di Tanah Air.

"Perumnas ke depan harus mampu bersaing serta mempersiapkan diri dalam menghadapi masuknya investasi asing di sektor perumahan. Saat ini sudah ada tawaran dari sejumlah perusahaan asal China yang ingin ikut dalam program pembangunan sejuta rumah dan mereka sangat antusias sekali dalam investasi ini," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarif Burhanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut Syarif, tantangan yang dihadapi oleh Perumnas dalam program perumahan akan semakin banyak karena selain semakin terbatasnya lahan yang ada untuk perumahan masyarakat, para pesaing di sektor hunian murah juga akan datang dari luar negeri.

Namun demikian, ujar dia, pihaknya tetap meminta Perumnas untuk saling mendukung serta bersinergi dengan perusahaan-perusahaan asing tersebut dalam rangka menyukseskan program pemerintah tersebut.

"Dalam dunia usaha kompetisi itu harus dilihat secara positif sehingga dapat saling mendukung satu dengan lainnya. Dan Perumnas sebagai penyedia perumahan bagi masyarakat harus mampu melaksanakan tugas tersebut dengan baik," katanya.

Ia mengingatkan adanya program pembangunan Satu Juta Rumah bagi masyarakat diharapkan juga dapat memacu kinerja Perumnas dalam penyediaan rumah dengan harga yang terjangkau dan layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pemerintah juga dinilai tidak bisa menyelesaikan masalah perumahan sendirian sehingga membutuhkan bantuan dari berbagai pihak pemangku kepentingan terkait guna mengatasi persoalan "backlog" (kekurangan perumahan) di Tanah Air.

"Pemerintah tentunya tidak bisa menyelesaikan masalah perumahan sendiri dan hanya mengandalkan dana APBN dan APBD saja," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarif Burhanuddin.

Untuk itu, ujar dia, pengembang juga harus memiliki peran untuk ikut membantu membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan harga yang terjangkau, dan masyarakat secara swadaya diharapkan juga bisa membangun rumah yang layak huni.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera akan berupaya agar semua hasil program pembangunan perumahan yang telah dibangun oleh pemerintah selama ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan hunian.

"Jadi ke depan di lapangan diharapkan tidak lagi ditemui bangunan perumahan pemerintah seperti rumah tapak maupun rumah susun dibiarkan kosong dan tidak berpenghuni," ucap Syarif.

Ia juga menyebutkan, pihaknya masih berpegang kepada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan bahwa jumlah "backlog" adalah sebesar 13,6 juta rumah.

Sebelumnya, pemerintah optimistis melalui sinergi yang baik antar-institusi terkait bakal menyukseskan Program Sejuta Rumah yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada akhir April 2015.

"Saya optimistis pemerintah didukung DPR karena semua pembiayaan bisa diselesaikan bila ada pengertian yang sama dan koordinasi dengan Komisi V DPR RI, selain itu juga mengenai koordinasi dan sinergi antar-institusi yang menangani perumahan dilakukan melalui penguatan institusi tersebut," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maurin Sitorus.

Maurin menyebutkan beberapa contoh penguatan tersebut adalah dengan memberikan suntikan dana untuk Perumnas sebesar Rp1 triliun sekaligus memberikan misi kepada Perumnas supaya lebih fokus, yaitu dengan diberikan tugas untuk hanya membangun rumah serta rumah susun untuk MBR. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perumnas: Kekurangan Perumahan Belum Bisa Diatasi

Perumnas: Kekurangan Perumahan Belum Bisa Diatasi

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2014 | 11:45 WIB

Terkini

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 10:42 WIB

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 10:41 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Batam | Senin, 02 November 2026 | 10:35 WIB

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sosok Taufiq Muhammad WNI Tentara Bayaran Rusia Baru Tewas di Perang Ukraina

Sosok Taufiq Muhammad WNI Tentara Bayaran Rusia Baru Tewas di Perang Ukraina

News | Senin, 02 November 2026 | 10:28 WIB

×