- Presiden AS Donald Trump pada Jumat (20/3/2026) menuduh NATO pengecut dan macan kertas di media sosial Truth.
- Kecaman ini muncul karena NATO menolak membantu membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz yang ditutup Iran.
- Penutupan selat tersebut akibat perang AS-Israel melawan Iran telah menyebabkan kenaikan harga minyak dunia.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melemparkan kecaman dan ancaman seperti sedang tantrum di media sosial pada Jumat (20/3/2026). Ia menuding NATO pengecut dan menjuluki pakta pertahanan itu sebagai macan kertas karena menolak ikut campur dalam perang AS dan Israel melawan Iran.
Trump mengeluarkan kekesalannya di media sosial Truth terhadap NATO, pakta pertahanan yang terdiri 32 negara termasuk Inggris, Prancis, Türkiye, Belgia, Kanada, Jerman dan Italia.
"Tanpa Amerika Serikat, NATO ADALAH MACAN KERTAS," tulis Trump yang entah mengapa sering sering sekali menggunakan banyak huruf kapital saat sedang tantrum.
Sebelumnya Trump mendesak para sekutu Amerika Serikat untuk bersama-sama membuka lagi pelayaran di Selat Hormuz yang ditutup oleh Iran. Selat Hormuz di Teluk Persia adalah tempat 20 persen minyak dunia melintas setiap hari.
Sejak AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari lalu, Selat Hormuz praktis ditutup oleh Iran dan hanya kapal-kapal yang diizinkan Teheran yang boleh melintasi selat sempit tersebut.
Alhasil harga minyak dunia terus naik dan telah menyebabkan krisis ekonomi di beberapa negara.
Ajakan Trump itu sendiri ditolah mentah-mentah oleh para sekutunya. Mereka mengatakan perang terhadap Iran adalah perang AS dan Israel secara ekslusif dan bahkan sejak awal menyesali langkah sepihak Trump dan Benyamin Netanyahu.
"Kini setelah pertempuran sudah dimenangkan secara militer, setelah hanya tersisa sedikit bahaya, mereka terus mengeluh tentang harga minyak yang mahal tapi mereka tak mau membantu membuka Selat Hormuz - sebuah manuver militer yang sederhana. Pekerjaan yang mudah dan minim bahaya yang seharusnya bisa mereka lakukan," keluh Trump lagi.
"DASAR PENGECUT dan kami akan INGAT INI," tulis Trump, kembali dengan parade huruf kapital.
Lebih lanjut Trump mengatakan penolakan NATO ini adalah sebuah kesalahan yang konyol.