Tak Ada Kenaikan Harga Pertamax dan Sejenisnya hingga Lebaran

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 20 Mei 2015 | 19:01 WIB
Tak Ada Kenaikan Harga Pertamax dan Sejenisnya hingga Lebaran
Pengendara mengisi bahan bakar Pertamax di SPBU Abdul Muis Jakarta, Senin(24/11/2015). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) khususnya Pertamax, Pertamax Plus, Biosolar non-subsidi dan Pertamina Dex, hingga hari raya Lebaran yang bakal jatuh pada 18 Juli 2015 mendatang.

Setidaknya, dipastikan tidak ada kenaikan hingga adanya penyesuaian harga baru yang diprediksi bakal terjadi setelah Lebaran. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto mengatakan bahwa pemerintah saat ini sangat concern dengan daya beli masyarakat, termasuk menyangkut kebutuhan mendekati bulan puasa dan Lebaran.

"Itu jadi poin penting. Sekarang Pertamina tidak hanya fokus soal untung dan rugi saja, tetapi juga fokus dengan daya beli masyarakat juga," kata Dwi, saat ditemui di acara "The 39th IPA Convention and Exhibition", di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).

Dwi mengakui bahwa dengan menahan kenaikan harga BBM non-subsidi ini, Pertamina harus mengalami kerugian. Namun pihaknya menilai itu suatu hal yang biasa dalam bisnis korporasi. Menurutnya, dalam sebuah korporasi, sudah biasa ada kebijakan untuk saling menutupi. Adanya keuntungan di satu produk, bisa digunakan untuk menutupi kerugian di produk lainnya.

"Dalam sebuah korporasi, itu biasa ada cross subsidi. Ada kerugian di satu produk, keuntungan di produk lain. Sementara itu untuk persaingan Pertamina dengan yang lain, kita harus lakukan. Itu lumrah," jelasnya.

Langkah tersebut, lanjut Dwi pula, juga diambil Pertamina untuk jangka panjang, demi kepentingan negara dan keberlangsungan daya beli masyarakat.

"Sejauh ini kinerja Pertamina sampai April cukup bagus. Diharapkan dengan gerakan efisiensi, bisa menutupi," pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu PT Pertamina disebut bakal menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp9.600 per liter dari sebelumnya Rp8.800 per liter, atau naik Rp800 per liter. Kenaikan itu konon bakal dilakukan tepat pukul 00.00 WIB, Jumat (15/5) lalu.

Namun kemudian, PT Pertamina menjelang pengumuman kenaikan itu menyatakan membatalkan atau melakukan koreksi terhadap harga. Pengumuman itu sekaligus disampaikan sebagai klarifikasi perusahaan terkait dengan kesimpangsiuran yang beredar di masyarakat mengenai harga BBM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Sepakati Kontrak Suplai BBM ke Adaro 7 Triliun

Pertamina Sepakati Kontrak Suplai BBM ke Adaro 7 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2015 | 19:24 WIB

Terkini

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

×