Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Tak Ada Kenaikan Harga Pertamax dan Sejenisnya hingga Lebaran

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 20 Mei 2015 | 19:01 WIB
Tak Ada Kenaikan Harga Pertamax dan Sejenisnya hingga Lebaran
Pengendara mengisi bahan bakar Pertamax di SPBU Abdul Muis Jakarta, Senin(24/11/2015). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) khususnya Pertamax, Pertamax Plus, Biosolar non-subsidi dan Pertamina Dex, hingga hari raya Lebaran yang bakal jatuh pada 18 Juli 2015 mendatang.

Setidaknya, dipastikan tidak ada kenaikan hingga adanya penyesuaian harga baru yang diprediksi bakal terjadi setelah Lebaran. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto mengatakan bahwa pemerintah saat ini sangat concern dengan daya beli masyarakat, termasuk menyangkut kebutuhan mendekati bulan puasa dan Lebaran.

"Itu jadi poin penting. Sekarang Pertamina tidak hanya fokus soal untung dan rugi saja, tetapi juga fokus dengan daya beli masyarakat juga," kata Dwi, saat ditemui di acara "The 39th IPA Convention and Exhibition", di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).

Dwi mengakui bahwa dengan menahan kenaikan harga BBM non-subsidi ini, Pertamina harus mengalami kerugian. Namun pihaknya menilai itu suatu hal yang biasa dalam bisnis korporasi. Menurutnya, dalam sebuah korporasi, sudah biasa ada kebijakan untuk saling menutupi. Adanya keuntungan di satu produk, bisa digunakan untuk menutupi kerugian di produk lainnya.

"Dalam sebuah korporasi, itu biasa ada cross subsidi. Ada kerugian di satu produk, keuntungan di produk lain. Sementara itu untuk persaingan Pertamina dengan yang lain, kita harus lakukan. Itu lumrah," jelasnya.

Langkah tersebut, lanjut Dwi pula, juga diambil Pertamina untuk jangka panjang, demi kepentingan negara dan keberlangsungan daya beli masyarakat.

"Sejauh ini kinerja Pertamina sampai April cukup bagus. Diharapkan dengan gerakan efisiensi, bisa menutupi," pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu PT Pertamina disebut bakal menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp9.600 per liter dari sebelumnya Rp8.800 per liter, atau naik Rp800 per liter. Kenaikan itu konon bakal dilakukan tepat pukul 00.00 WIB, Jumat (15/5) lalu.

Namun kemudian, PT Pertamina menjelang pengumuman kenaikan itu menyatakan membatalkan atau melakukan koreksi terhadap harga. Pengumuman itu sekaligus disampaikan sebagai klarifikasi perusahaan terkait dengan kesimpangsiuran yang beredar di masyarakat mengenai harga BBM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Sepakati Kontrak Suplai BBM ke Adaro 7 Triliun

Pertamina Sepakati Kontrak Suplai BBM ke Adaro 7 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2015 | 19:24 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×