Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Garap Energi Terbarukan, Menteri ESDM Kerjasama dengan Kalteng

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 13 Juli 2015 | 18:58 WIB
Garap Energi Terbarukan, Menteri ESDM Kerjasama dengan Kalteng
Ilustrasi energi terbarukan untuk industri. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo, dan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie, hari ini, Senin (13/7/2015), menandatangani Nota Kesepakatan Bersama tentang Program Pengembangan Bioenergi Lestari yang akan dilaksanakan di Kabupaten Katingan dan Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.

Sudirman mengatakan Indonesia memiliki banyak sekali sumber daya alam melimpah yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan.

Oleh sebab itu, guna merealisasikan pengembangan EBT di Indonesia, Pemerintah melakukan perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Kalteng untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan.

“Penandatanganan MoU ini adalah langkah pertama, dan Insya Allah akan disusul dengan menjadi trigger dari kesepakatan berikutnya dengan sejumlah daerah,” kata Sudirman.

Sudirman menjelaskan program ini salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah guna merealisasikan kedaulatan energi yang ditergetkan oleh Presiden Joko Widodo sebesar 20 persen di tahun 2015. Selain itu, lanjut dia, penandatanganan kerjasama ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mengembangkan Energi Baru Terbarukan di Indonesia.

"Namun selama 10 tahun terakhir, bauran energi Indonesia yang berasal dari EBT hanya sekitar 6 persem, sementara dalam 10 tahun ke depan Indonesia menargetkan pertumbuhan sebesar 17 persen," katanya.

Nantinya, lanjut Sudirman, dalam perjanjian kerjasama ini, pemerintah akan memanfaatkan lahan terdegradasi, lahan kritis dan lahan bekas tambang untuk mendukung pengembangan bioenergi seluas 35 hektare untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan di wilayah tersebut.

“Jadi kita akan gunakan lahan-lahan itu untuk pengembangan EBT. Tahap pertama 20 hektare. 20 hektare terbagi dua kabupaten. Tahap berikutnya 15. Jadi total 35 hektare,” kata Sudirman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

15 Pesantren di Indonesia Gunakan Listrik Energi Biogas

15 Pesantren di Indonesia Gunakan Listrik Energi Biogas

Tekno | Minggu, 14 Juni 2015 | 02:25 WIB

ESDM Pede EBT Jadi Program Prioritas Jokowi

ESDM Pede EBT Jadi Program Prioritas Jokowi

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 17:26 WIB

Indonesia Optimis EBT Berkembang 23 Persen di 2025

Indonesia Optimis EBT Berkembang 23 Persen di 2025

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 16:42 WIB

Punya Potensi Energi Terbarukan, RI Baru Manfaatkan 6 Persen

Punya Potensi Energi Terbarukan, RI Baru Manfaatkan 6 Persen

Bisnis | Selasa, 28 April 2015 | 14:34 WIB

Presiden Sahkan Statuta Badan Energi Terbarukan Internasional

Presiden Sahkan Statuta Badan Energi Terbarukan Internasional

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2014 | 17:45 WIB

Terkini

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB