Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Garap Energi Terbarukan, Menteri ESDM Kerjasama dengan Kalteng

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 13 Juli 2015 | 18:58 WIB
Garap Energi Terbarukan, Menteri ESDM Kerjasama dengan Kalteng
Ilustrasi energi terbarukan untuk industri. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo, dan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie, hari ini, Senin (13/7/2015), menandatangani Nota Kesepakatan Bersama tentang Program Pengembangan Bioenergi Lestari yang akan dilaksanakan di Kabupaten Katingan dan Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.

Sudirman mengatakan Indonesia memiliki banyak sekali sumber daya alam melimpah yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan.

Oleh sebab itu, guna merealisasikan pengembangan EBT di Indonesia, Pemerintah melakukan perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Kalteng untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan.

“Penandatanganan MoU ini adalah langkah pertama, dan Insya Allah akan disusul dengan menjadi trigger dari kesepakatan berikutnya dengan sejumlah daerah,” kata Sudirman.

Sudirman menjelaskan program ini salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah guna merealisasikan kedaulatan energi yang ditergetkan oleh Presiden Joko Widodo sebesar 20 persen di tahun 2015. Selain itu, lanjut dia, penandatanganan kerjasama ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mengembangkan Energi Baru Terbarukan di Indonesia.

"Namun selama 10 tahun terakhir, bauran energi Indonesia yang berasal dari EBT hanya sekitar 6 persem, sementara dalam 10 tahun ke depan Indonesia menargetkan pertumbuhan sebesar 17 persen," katanya.

Nantinya, lanjut Sudirman, dalam perjanjian kerjasama ini, pemerintah akan memanfaatkan lahan terdegradasi, lahan kritis dan lahan bekas tambang untuk mendukung pengembangan bioenergi seluas 35 hektare untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan di wilayah tersebut.

“Jadi kita akan gunakan lahan-lahan itu untuk pengembangan EBT. Tahap pertama 20 hektare. 20 hektare terbagi dua kabupaten. Tahap berikutnya 15. Jadi total 35 hektare,” kata Sudirman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

15 Pesantren di Indonesia Gunakan Listrik Energi Biogas

15 Pesantren di Indonesia Gunakan Listrik Energi Biogas

Tekno | Minggu, 14 Juni 2015 | 02:25 WIB

ESDM Pede EBT Jadi Program Prioritas Jokowi

ESDM Pede EBT Jadi Program Prioritas Jokowi

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 17:26 WIB

Indonesia Optimis EBT Berkembang 23 Persen di 2025

Indonesia Optimis EBT Berkembang 23 Persen di 2025

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 16:42 WIB

Punya Potensi Energi Terbarukan, RI Baru Manfaatkan 6 Persen

Punya Potensi Energi Terbarukan, RI Baru Manfaatkan 6 Persen

Bisnis | Selasa, 28 April 2015 | 14:34 WIB

Presiden Sahkan Statuta Badan Energi Terbarukan Internasional

Presiden Sahkan Statuta Badan Energi Terbarukan Internasional

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2014 | 17:45 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×