Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 6.108,209
LQ45 608,577
Srikehati 300,350
JII 364,879
USD/IDR 18.036

Pasar Tanggul di Solo Akan Dijadikan Percontohan Nasional

Arsito Hidayatullah

Selasa, 21 Juli 2015 | 20:45 WIB
Pasar Tanggul di Solo Akan Dijadikan Percontohan Nasional
Presiden Joko Widodo didampingi Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat menyambangi Pasar Klithikan, Solo, Sabtu (18/7/2015). [Suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menjadikan Pasar Tanggul di kawasan Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, sebagai percontohan nasional penataan pasar tradisional di Indonesia.

Menurut Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Pasar Tanggul merupakan pasar tradisional di Solo yang dilengkapi dengan tangga berjalan. Fasilitas itu diharapkan memudahkan masyarakat untuk mengakses pasar tersebut.

Di samping itu, tujuan diberikannya tangga berjalan tersebut adalah juga untuk memudahkan kaum difabel apabila hendak masuk ke pasar.

"Beberapa waktu lalu, tim dari Kemendag melakukan kunjungan ke Solo untuk melihat secara langsung bangunan pasar," terang sosok yang akrab disapa Rudy itu, Selasa (21/7/2015).

Meski dilengkapi fasilitas modern, lanjut Rudy, tidak menghilangkan kesan awal Pasar Tanggul sebagai pasar tradisional. Sementara, selain dilengkapi tangga berjalan, penataan zonasi di pasar itu juga disesuaikan dengan dagangan para penjual, sehingga membuatnya terlihat nyaman.

Rencananya, pembangunan pasar tradisional dengan konsep modern ini juga akan dilakukan di tiga pasar di Solo, yakni Pasar Sangkrah, Pasar Sidodadi Kleco dan Pasar Jebres. Ketiga pasar tersebut berdiri di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Pembuatan detail engineering design (DED) akan kami anggarakan melalui APBD Perubahan 2015," imbuh Rudy.

Disebutkan, Pasar Tanggul dibangun di atas tanah seluas 1.400 meter persegi, dilakukan secara bertahap. Pembangunan menelan anggaran sebesar Rp14,6 miliar, yang berasal dari APBD Solo sebesar sekitar Rp9 miliar dan selebihnya dari APBD Provinsi Jawa Tengah (Rp5 miliar).

Dibangun dengan dua lantai, pasar ini memiliki sebanyak 299 unit kios dan los. Masing-masing terbagi atas 18 kios dan 128 los di lantai atas, serta 27 kios dan 126 los di lantai bawah, dengan jumlah pedagang 399 orang.

"Tangga berjalan ini merupakan kelebihan untuk Pasar Tanggul. Karena tidak perlu jalan kaki, cukup menumpang tangga berjalan itu, langsung sampai atas," imbuh Sekjen Paguyuban Pasamuan Pasar Tradisional Solo (Papatsuta), Wiharto pula. [Labib Zamani]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasar Tradisional Akan Terapkan Sistem Perdagangan Elektronik

Pasar Tradisional Akan Terapkan Sistem Perdagangan Elektronik

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2014 | 12:51 WIB

Pasar-pasar Tradisional Terbaik di Dunia

Pasar-pasar Tradisional Terbaik di Dunia

Lifestyle | Rabu, 27 Agustus 2014 | 14:48 WIB

Pasar Tradisional Diminta Pasang Papan Harga

Pasar Tradisional Diminta Pasang Papan Harga

Bisnis | Minggu, 06 Juli 2014 | 12:49 WIB

Terkini

Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino

Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:56 WIB

Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral

Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:54 WIB

Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung

Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:53 WIB

Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga

Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:50 WIB

Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama

Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:49 WIB

Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama

Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:47 WIB

Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!

Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:45 WIB

PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:44 WIB

Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN

Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:44 WIB

MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja

MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:42 WIB

×