Produksi Puncak Blok Cepu Kena Dampak Kerusuhan

Siswanto

Minggu, 02 Agustus 2015 | 19:46 WIB
Produksi Puncak Blok Cepu Kena Dampak Kerusuhan
Blok Cepu (Antara/Agus Sudarmojo)

Suara.com - Pengawas proyek Blok Cepu dari SKK Migas Yulius Wiratno menyatakan produksi puncak minyak Blok Cepu 165 ribu barel per hari di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dijadwalkan berkisar Agustus-September 2015, bisa mundur.

"Jelas produksi puncak minyak Blok Cepu 165 ribu barel/hari, akan mundur, terkena dampak aksi massa tenaga kerja proyek Blok Cepu," katanya di Bojonegoro, Minggu (2/8/2015).

Lebih lanjut ia menjelaskan perbaikan lokasi kerja proyek Blok Cepu akan membutuhkan waktu cukup lama, karena banyaknya peralatan kantor yang rusak akibat amuk massa tenaga kerja.

"Belum bisa ditentukan kapan produksi puncak 165 ribu barel bisa terealisasi, sebab banyak peralatan kantor yang rusak," katanya.

"Kaca-kaca gedung perkantoran hampir semuanya pecah, karena dilempari massa dengan berbagai benda, termasuk alat perkantoran juga dirusak," kata Yulius, yang ketika terjadi amuk massa berada di dalam salah satu gedung PT. Tripatra di lokasi kejadian.

Sebelum aksi massa, menurut dia, produksi minyak Blok Cepu di Kecamatan Gayam sekitar 80 ribu barel per hari.

Namun, kata dia, ExxonMobil Cepu Limited menghentikan produksi minyak di dua lapangan Blok Cepu, yang bisa menghasilkan sekitar 50 ribu barel/hari. Dihentikannya produksi minyak di dua lapangan, karena berdekatan amuk massa.

"Satu lapangan minyak Blok Cepu masih tetap berproduksi sekitar 30 ribu barel/hari, karena lokasinya jauh dari lokasi kerusuhan," kata dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri ESDM Yakin Blok Cepu Penuhi Target Lifting Minyak 2016

Menteri ESDM Yakin Blok Cepu Penuhi Target Lifting Minyak 2016

News | Senin, 15 Juni 2015 | 16:52 WIB

Pertamina: Blok Cepu Kuatkan Ketahanan Energi Nasional

Pertamina: Blok Cepu Kuatkan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Minggu, 12 April 2015 | 18:32 WIB

SBY: Indonesia Bukan Lagi Eksportir Minyak

SBY: Indonesia Bukan Lagi Eksportir Minyak

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2014 | 07:08 WIB

Chairul Tanjung akan Resmikan Proyek Blok Cepu Oktober 2014

Chairul Tanjung akan Resmikan Proyek Blok Cepu Oktober 2014

Bisnis | Jum'at, 12 September 2014 | 08:29 WIB

Terkini

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×