Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Ini Dampak Buruk Kalau Rupiah Tak Terkendali

Laban Laisila | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2015 | 14:18 WIB
Ini Dampak Buruk Kalau Rupiah Tak Terkendali
Nilai tukar rupiah tembus Rp14 ribu per dolas AS. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ekonom INDEF, Aviliani, menyatakan kalau nilai tukar rupiah yang kini menembus Rp14 ribu per dolar AS sudah dalam taraf mengkhawatirkan. Kendati demikian, dia menilai jika nilai tukar sudah masuk lebih dari Rp15 ribu per dolar AS bakal lebih mengguncang perekonomian Indonesia.

Menurut bekas sekertaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono ini, dampak buruk tak terkendalinya nilai tukar rupiah bakal meluas.

“Harga barang pasti naik, kalau harga naik maka daya beli turun dan kemiskinan bertambah. Produksi barang juga naik dan PHK bakal di depan mata,” ungkap Aviliani kepada suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (25/8/2015).

Dia menyarankan agar pemerintah segera mengatur cashflow atau aliran keluar masuk uang ke Indonesia untuk antisipasi jangka pendek.

Lebih lanjut, dia mengusulkan agar ada kebijakan dari pemerintah untuk menstimulasi daya beli masyarakat. Salah satu caranya, kata Aviliani, adalah memotong pajak penghasilan alias PPH.

“PPH-nya diikurangi separuhnya supaya orang konsumsinya naik, daya beli naik,” tambah Aviliani lagi.

Pemerintah juga diminta segera mengumpulkan penguasa di tiap sektor untuk membahas soal ekonomi dan mengajak mereka menarik modal yang ditanam di luar negeri.

Dia khawatir kalau tak ada  kebijakan pemerintah yang serius menstabilkan rupiah maka investasi malah bisa kabur dari Indonesia.

“Kalau nggak ada kepastian nilai tukar, maka nggak ada investasi,” katanya.

Seperti diberitakan, dua hari ke belakang nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS sudah tembus Rp14 ribu.

Pemerintah mulai ketar-ketir dan menyebut fluktuasi mata uang ini sebagai ‘irasional’.

Selain rupiah yang terus naik juga diikuti dengan pasar saham di Bursa Efek Indonesia yang anjlok. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Melambung, DPR dan Pemerintah Harus Segera Duduk Bareng

Rupiah Melambung, DPR dan Pemerintah Harus Segera Duduk Bareng

News | Selasa, 25 Agustus 2015 | 13:44 WIB

Dolar Di Atas Rp14 Ribu, Pedagang Kerudung Kena Imbas

Dolar Di Atas Rp14 Ribu, Pedagang Kerudung Kena Imbas

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 13:36 WIB

Ini Limit Bahaya Buat Nilai Tukar Rupiah Versi Ekonom

Ini Limit Bahaya Buat Nilai Tukar Rupiah Versi Ekonom

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 11:05 WIB

Terkini

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:16 WIB

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:21 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB