Rupiah Kembali Jatuh di Level Rp14.140

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:43 WIB
Rupiah Kembali Jatuh di Level Rp14.140
Suasana di salah satu gerai money changer di Jakarta, Kamis (23/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (27/8/2015) pagi melemah tipis sebesar tujuh poin menjadi Rp14.140. Posisi sebelumnya sebesar Rp14.133 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta mengatakan bahwa dolar AS kembali bergerak menguat di kawasan Asia. Ini setelah pemangkasan suku bunga acuan serta Giro Wajib Minimum oleh Bank Sentral Tiongkok belum sepenuhnya direspon positif pasar.

"Rupiah juga ikut tertekan. Pemangkasan proyeksi produk domestik bruto (PDB) oleh Bank Indonesia menambah keyakinan bahwa perlambatan ekonomi akan tetap hadir paling tidak sampai akhir tahun ini," katanya, Kamis pagi.

Kendati demikian, lanjut dia, melambatnya ekonomi domestik mungkin bisa menjadi alasan bagi Bank Indonesia untuk menurunkan tingkat suku bunga (BI rate). Ia menambahkan bahwa masih adanya keraguan bagi the Fed untuk menaikan suku bunga pada September nanti menyusul tingkat volatilitas pasar modal Amerika Serikat yang tinggi, diharapkan dapat menahan penguatan dolar AS lebih lanjut terhadap rupiah.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan tekanan yang dialami rupiah saat ini masih relatif terkendali dibandingkan mata uang negara lain yang lebih tertekan terhadap pergerakan dolar AS.

"Dalam jangka pendek mohon tetap tenang kalau ada tekanan terhadap rupiah, karena banyak mata uang negara tetangga yang lebih tertekan," kata Agus Marto.

Agus menjelaskan kurs rupiah dan bursa saham Indonesia saat ini mengalami tekanan eksternal akibat rencana penyesuaian suku bunga Bank Sentral AS (The Fed), rendahnya harga minyak dunia, dan aksi devaluasi Yuan Tiongkok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur BI Imbau Eksportir Tak Simpan Dolar

Gubernur BI Imbau Eksportir Tak Simpan Dolar

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 05:17 WIB

Tekanan Terhadap Rupiah Lebih Terkendali Ketimbang Mata Uang Lain

Tekanan Terhadap Rupiah Lebih Terkendali Ketimbang Mata Uang Lain

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 03:34 WIB

Rupiah Terus Melorot, IHSG Dibuka Naik

Rupiah Terus Melorot, IHSG Dibuka Naik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 09:36 WIB

Rupiah Mendekati Rp14 Ribu Per Dolar AS

Rupiah Mendekati Rp14 Ribu Per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 18:15 WIB

Menkeu: Kondisi Ekonomi Sekarang Tak Rasional

Menkeu: Kondisi Ekonomi Sekarang Tak Rasional

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 17:18 WIB

Rupiah Terus Melemah, Menkeu: Kami Tidak Tinggal Diam!

Rupiah Terus Melemah, Menkeu: Kami Tidak Tinggal Diam!

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 14:21 WIB

Berapa Nilai Tukar Ideal Rupiah Terhadap Dolar AS?

Berapa Nilai Tukar Ideal Rupiah Terhadap Dolar AS?

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 06:30 WIB

Sesi Penutupan Kamis Sore Kurs Rupiah Turun Lagi 24 Poin

Sesi Penutupan Kamis Sore Kurs Rupiah Turun Lagi 24 Poin

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2015 | 17:16 WIB

Sesi Penutupan Rabu, Rupiah Merosot Lagi Jadi Rp13.815

Sesi Penutupan Rabu, Rupiah Merosot Lagi Jadi Rp13.815

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2015 | 18:54 WIB

Rabu Pagi Rupiah Melemah Jadi Rp13.747

Rabu Pagi Rupiah Melemah Jadi Rp13.747

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 10:05 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×