Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2015 Cuma 4,9 Persen

Laban Laisila

Kamis, 27 Agustus 2015 | 13:20 WIB
BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2015 Cuma 4,9 Persen
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memprediksi perekonomian sepanjang 2015 akan mencatat pertumbuhan moderat dengan kisaran 4,9 persen.

Gubernur BI Agus Martowardojo meyakini, ekonomi domestik akan tumbuh lebih baik pada semester dua 2015 dibandingkan semester sebelumnya yang relatif masih melambat.

"Jadi nanti pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan berada di kisaran tengah 4,7-5,1 persen atau ada di kisaran 4,9 persen," katanya dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Menurut Agus, saat ini pemerintah tengah menghadapi tantangan ekonomi dunia yang besar.

Pertumbuhan ekonomi dunia pada 2015 diprediksi mencapai 3,3 persen, lebih rendah dibandingkan realisasi pada 2014 sebesar 3,4 persen.

Hal tersebut mengindikasikan perkembangan ekonomi dunia belum terlalu menggembirakan.

"Walaupun ada perbaikan di negara maju seperti AS, tapi yang perlu diperhatikan adalah Cina yang 20 tahun terakhir tumbuh di atas 10 persen, terakhir turun 7,4 perse  dan di 2015 diproyeksi 6,8 persen. Cina itu ekonomi besar, kalau turun tentu berdampak," kata Agus.

Sejumlah negara berkembang yang dibangggakan seperti Brasil, Turki, India dan Afrika Selatan juga tidak luput dari tekanan akibat melemahnya ekonomi dunia dan sentimen akan kenaikan suku bunga The Fed.

Terkait dengan ekonomi domestik yang melambat pada semester I, Agus menilai hal tersebut akibat belum bisa dicairkannya anggaran dengan cepat.

Bank sentral sendiri, lanjut Agus, akan senantiasa merespons dengan kebijakan yang hati-hati dan konsisten guna menjaga inflasi tetap terkendali.

"Kami juga terus dorong dunia usaha agar lakukan prinsip kehati-hatian dengan minimum hedging (lindung nilai) dan minimum pengelolaan likuiditas. Utamanya kami akan terus lakukan koordinasi dengan pemerintah," kata Agus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Belum Berencana Ubah Suku Bunga

BI Belum Berencana Ubah Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 12:07 WIB

Gubernur BI Imbau Eksportir Tak Simpan Dolar

Gubernur BI Imbau Eksportir Tak Simpan Dolar

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 05:17 WIB

Rupiah Makin Loyo, Pimpinan DPR Panggil Gubernur BI Sore Ini

Rupiah Makin Loyo, Pimpinan DPR Panggil Gubernur BI Sore Ini

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:01 WIB

Terkini

Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?

Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:41 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:50 WIB

Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'

Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:15 WIB

Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis

Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:01 WIB

BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore

BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:55 WIB

Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis

Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:49 WIB

Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri

Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:47 WIB

Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet

Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah

Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:43 WIB

NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar

NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:40 WIB