Cina Yakin Menang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 28 Agustus 2015 | 18:33 WIB
Cina Yakin Menang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Ilustrasi kereta api cepat. (Shutterstock)

Suara.com - Duta Besar Cina untuk Indonesia Xie Feng mengaku optimistis jika proposal studi kelayakan proyek kereta cepat rute Jakarta-Bandung akan disetujui pemerintah Indonesia.

"Topik utama yang dibahas kereta api cepat Jakarta-Bandung. Tapi kami juga memperluas topik mendiskusikan infrastruktur, sektor keuangan, investasi dan sebagainya. Cina telah menawarkan proposal terbaik untuk proyek kereta cepat. Saya memiliki keyakinan penuh untuk proposal ini," kata Xie Feng usai bertemu Menko Perekonomian Darmin Nasution di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Xie Feng menjelaskan kedatangannya menemui Darmin selain membahas proyek pembangunan kereta cepat juga membahas isu tentang perluasan kerjasama antara Indonesia dan Cina di beberapa bidang infrastruktur. Kerjasama tersebut antara lain bidang perdebatan keuangan, investasi, dan pertahanan.

“Tadi banyak hal yang dibahas selain kereta cepat. Tentang kerjasama dibidang investasi, pertahanan banyak hal,” katanya.

Pihaknya mengaku sangat optimistis pemerintah Indonesia akan memilih Cina untuk menggarap proyek kereta cepat yang ditaksir menelan investasi sebesar Rp60 triliun.

"Saya penuh keyakinan dengan proposal yang kami berikan. Saya optimistis," kata dia.

Saat ditanya soal persaingan proposal dengan Jepang, Xie Feng mengaku tidak ada masalah. Dia percaya diri dengan apa yang dibawanya ke pemerintah Indonesia.

"Yang bisa saya katakan adalah Cina menawarkan proposal yang terbaik. Saya sangat percaya diri dengan rencana dan usaha kami untuk bangun kereta cepat di sini," katanya.

Rencananya pada 31 Agustus 2015, Presiden Joko Widodo akan memutuskan siapa yang bakal menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Nantinya, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan dibangun sepanjang 200 Kilometer (Km). Dengan moda transportasi tersebut, Jakarta-Bandung hanya akan memakan waktu 36 menit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizal Ramli Tak Takut Ada Beking di Proyek Kereta Cepat

Rizal Ramli Tak Takut Ada Beking di Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:55 WIB

Bahas Kereta Cepat, Rizal Ramli Bertemu Utusan PM Jepang

Bahas Kereta Cepat, Rizal Ramli Bertemu Utusan PM Jepang

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:15 WIB

Cina Pamerkan Kemampuan Kereta Api Cepat di Senayan City

Cina Pamerkan Kemampuan Kereta Api Cepat di Senayan City

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2015 | 16:30 WIB

Jepang atau Cina yang Bangun Kereta Super Cepat Bandung-Jakarta?

Jepang atau Cina yang Bangun Kereta Super Cepat Bandung-Jakarta?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2015 | 14:42 WIB

Dicari, Negara yang Bisa Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Dicari, Negara yang Bisa Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 18:32 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×