Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Cina Pamerkan Kemampuan Kereta Api Cepat di Senayan City

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 13 Agustus 2015 | 16:30 WIB
Cina Pamerkan Kemampuan Kereta Api Cepat di Senayan City
Menteri BUMN Rini Sumarno menghadiri pameran kereta api cepat Cina di Senayan City, Jakarta [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Perusahaan kereta api asal Cina memamerkan kereta api cepat mereka di Senayan City, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Pameran digelar setelah Pemerintah Cina memberikan proposal pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung kepada Pemerintah Indonesia beberapa waktu lalu.

Dubes Republik Rakyat Tiongkok Xie Fieng mengatakan kereta api cepat yang dipamerkan hari ini memiliki kecepatan 350 kilometer per jam.

"Kereta api cepat ini memiliki kecepatan 350 kilometer per jam. Dengan KA cepat, hubungan pusat kota Jakarta-Bandung membutuhkan waktu 36 menit. Sehingga tercipta keuntungan dalam satu kota bisa menempuh waktu singkat," ujarnya dalam pembukaan pameran.

Dalam kesempatan yang sama Chief Engineer at the Ministry of Railways, Hu Huawa, mengatakan kereta api cepat bisa membantu para pekerja mengakses transportasi yang tidak memakan waktu. Dengan begitu, kereta ini bisa membantu kesejahteraan rakyat.

"Kereta cepat ini mendorong pertumbuhan ekonomi di Tiongkok, serta optimalisasi dan peningkatan struktur industri," ujarnya.

Kereta cepat, katanya, juga mempercepat proses urbanisasi di Cina dan perkembangan daerah secara bersama dan memperkuat kota sentral untuk mendorong perkembangan kota tetangga, sehingga membentuk efek satu kota dengan kota lain.

Cina sendiri, sambungnya, sudah melakukan pengembangan kereta api sejak tahun 1997. Pada tahun 2004, pemerintah Cina juga menseriuskan perkeretaapian dengan meresmikan Rancangan Pengembangan Jaringan Kereta Api Jangka Menengah dan Panjang Nasional.

Dengan perkembangan operasi kereta dalam beberapa tahun belakangan, Hu Huawa mengatakan teknologinya juga semakin maju.

Dia mengklaim teknologi kereta cepat Cina mampu menjaga kestabilan dan kenyamanan para penumpang. Selain itu, teknologinya juga ramah lingkungan karena kereta ini berbasis listrik.

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia saat ini tengah mengkaji ulang feasibillity study Cina untuk pembangunan kereta cepat.

Menteri BUMN Rini Sumarno menilai dengan adanya pameran bisa mendapatkan pengetahuan mengenai kemampuan kereta. Sejauh ini, pemerintah masih mempertimbangkannya, meski Cina menyatakan mampu menyiapkan pembangunan mulai akhir bulan Agustus.

"Rencananya menunggu keputusan dari pemerintah," kata Rini.

Menurutnya, sistem kerjasama nantinya bisa dilakukan dengan cara joint venture. Karena BUMN belum punya yang membidangi kereta cepat, Rini mengatakan akan menggunakan sistem patungan.

"Berhubung dengan kereta cepat, jadi kita akan buat perusahaan patungan baru. BUMN dalam hal ini, usulan kereta ceoat kan melalui jalan tol maka kita komunikasi dengan Jasa Marga. Kemudian Wijaya Karya, karena pembuatan beton, konstruksi dengan mereka. Kemudian PTPN8 karena sebagian lahannya dari mereka akan dimanfaatkan untuk stasiunnya. Jadi realisasinya menunggu keputusan pemerintah," ujar Rini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jepang atau Cina yang Bangun Kereta Super Cepat Bandung-Jakarta?

Jepang atau Cina yang Bangun Kereta Super Cepat Bandung-Jakarta?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2015 | 14:42 WIB

Dicari, Negara yang Bisa Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Dicari, Negara yang Bisa Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 18:32 WIB

Pemerintah Bingung Bikin Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pemerintah Bingung Bikin Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 14:05 WIB

Terkini

Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Ekshumasi Jasad Sutrimo Digelar 12 Agustus, Kasus Naik ke Penyidikan Dugaan Pembunuhan

Ekshumasi Jasad Sutrimo Digelar 12 Agustus, Kasus Naik ke Penyidikan Dugaan Pembunuhan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat

Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:46 WIB

432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang

432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Petani Jateng Mulai Beralih ke Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Produksi

Petani Jateng Mulai Beralih ke Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Produksi

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:44 WIB

6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah

6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner

Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Gus Yaqut Ingin Seluruh Kuota Tambahan Haji 2023 untuk Reguler, tapi Ditolak DPR

Gus Yaqut Ingin Seluruh Kuota Tambahan Haji 2023 untuk Reguler, tapi Ditolak DPR

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia

Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta

Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:33 WIB

×