Solusi Hindari Ketergantungan Terhadap Investasi Asing

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 01 September 2015 | 16:46 WIB
Solusi Hindari Ketergantungan Terhadap Investasi Asing
Ilustrasi Investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Indonesia disebut sangat tergantung dengan investasi asing. Ini ditandai dengan kepemilikan modal asing yang begitu besar.

Pakar Perbankan, Iwan Nataliputra mengatakan hal ini rentan terjadi gangguan perekonomian lewat penarikan saham asing besar-besaran. Hal itu akan mengganggu stabilitas mata uang.

"Siapa sih yang memiliki surat utang obligasi pemerintah? Itu hampir 40 persen dipegang oleh asing. Berapa besar kepemilikan asing yang ada di bursa saham bursa efek?" kata Iwan di Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Menurut dia pemerintah perlu membuat regulasi pembatasan saham kepemilikan asing. Sebab sampai saat ini tidak ada ukuran jelas.

"Dijaga jangan terlalu tinggi dan rendah (besaran saham asing). Aturannya juga mesti kuat," kata dia.

Selain membatasi kepemilikan investasi asing, pemerintah juga diminta untuk fokus mengembangan sektor industri yang menguntungkan. Semisal industri pariwisata dan tekstil.

"Industri mana yang punya potensi, industri mana yang akan dikembangkan. Jangan tidak fokus, tapi harus selektif," kata dia.

Alasan sektor pariwisata sangat berpotensi menaikkan perekonomian karena Indonesia unggul di sektor ini. Alam Indonesia lebih baik daripada Malaysia, bahkan Singapura.

"Ini sangat indah. Singapora nggak ada apa-apanya. Nggak ada yang natural selain Indonesia. Singapura cuma bikinan saja semua. Sementara kita punya dari Sabang sampai Merauke," jelasnya.

Selain itu jumlah wisatawan luar negeri juga terus meningkat. Namun sayangnya sampai saat ini pemerintah belum fokus mengembangkannya.

"Seharusnya pemerintah itu tahu." tutup Iwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Perusahaan Kimia Ini Mendapat Keringanan Pajak

Tiga Perusahaan Kimia Ini Mendapat Keringanan Pajak

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 19:25 WIB

Bazar Ini Jual Emas dengan Harga Miring

Bazar Ini Jual Emas dengan Harga Miring

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2015 | 11:11 WIB

Menteri ESDM: Inggris Berminat Investasi Kelistrikan di Indonesia

Menteri ESDM: Inggris Berminat Investasi Kelistrikan di Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2015 | 00:31 WIB

BKPM: Minat Investasi Di Sektor Pertanian Meningkat 134,8 Persen

BKPM: Minat Investasi Di Sektor Pertanian Meningkat 134,8 Persen

Bisnis | Senin, 20 Juli 2015 | 20:54 WIB

Pengusaha Eropa Siap Investasi Infrastruktur di Indonesia

Pengusaha Eropa Siap Investasi Infrastruktur di Indonesia

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2015 | 18:41 WIB

Kepala BKPM: Investasi Asing Meningkat Rp2.300 Triliun

Kepala BKPM: Investasi Asing Meningkat Rp2.300 Triliun

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2015 | 14:22 WIB

Investor Asing Hengkang Dari Batam, KSPI: Bukan Karena Demo Buruh

Investor Asing Hengkang Dari Batam, KSPI: Bukan Karena Demo Buruh

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2015 | 13:42 WIB

Sepanjang 2014, Investasi Asing di Indonesia Tertinggi di ASEAN

Sepanjang 2014, Investasi Asing di Indonesia Tertinggi di ASEAN

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2015 | 10:51 WIB

Menaker: Investasi Cina Diharapkan Menyerap Pengangguran

Menaker: Investasi Cina Diharapkan Menyerap Pengangguran

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2015 | 19:31 WIB

Investasi Tisu Bodong, Polda Metro Ringkus Pengusaha Asal India

Investasi Tisu Bodong, Polda Metro Ringkus Pengusaha Asal India

News | Jum'at, 05 Juni 2015 | 14:02 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×