Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Kepala BKPM: Investasi Asing Meningkat Rp2.300 Triliun

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 10 Juli 2015 | 14:22 WIB
Kepala BKPM: Investasi Asing Meningkat Rp2.300 Triliun
Kepala BKPM Franky Sibarani (tengah). (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi tidak terganggu oleh kondisi ekonomi di Indonesia maupun global yang melambat. Bahkan investasi asing di Indonesia naik.

Kepala BKPM Franky Sibarani menjelaskan hingga saat ini pengajuan Izin Prinsip (IP) investasi asing mencapai 15 persen. Jika dinominalkan totalnya mencapai mencapai 173,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.300 triliun.

"Yang kita lihat sekarang ini bagaimana investor tetap menggeliat untuk melakukan ekspansi. Kalau kita liat semester ini, minta invetasi di Indonesia dari semua negara mengalami peningkatan mencapai 173,8 miliar dolar AS. Jadi nggak ada pengaruh dari perlambatan ekonomi secara global,” kata Franky di Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Dalam satu bulan terakhir ini, Indonesia mendapatkan 54 proyek investasi yang telah disurvei. Ke-54 proyek tersebut sudah memasuki tahap komesial.

Menurutnya, dampak ekonomi ke 54 proyek investasi tersebut dilihat dari adanya tambahan ekspor seiring selesainya konstruksi dan memasuki tahap produksi komersial, penghematan devisa dari penurunan nilai impor, penyerapan tenaga kerja baik langsung maupun tak langsung, serta listrik yang dapat dihasilkan.

"Hasil pantauan BKPM di 54 proyek investasi yang disurvei segera mencapai tahap produksi komersial. Jadi dengan begitu, perekonomian Indonesia akan di dorong dari 54 proyek tersebut. Dampak ekonomi yang dihasilkan dari 54 proyek investasi yang dipantau BKPM, yaitu adanya ekspor sebesar 3,33 miliar dolar AS per tahun. Dari 54 proyek, ada 2 proyek yang sudah memasuki tahap produksi komersial. Total dari 100 proyek yang dipantau tahun 2015, tercatat telah 22 proyek investasi masuk tahap produksi komersial,” katanya.

Oleh sebab itu, Franky meminta kepada pemerintah untuk terus berupaya membantu rencana realisasi investasi karena hasilnya akan membantu negara.

"Ada tiga hal, pertama listrik, kedua kepastian tentang tax allowance dan tax holiday, ketiga tenaga kerja asing. Ada banyak investor mengalami kesulitan soal itu," imbuh dia.

Dia mengatakan BKPM akan terus membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh perusahaan dalam merealisasikan investasinya di Indonesia. Salah satunya lewat penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di BKPM seluruh provinsi di kabupaten atau kota yang lebih mempermudah perizinan terkait investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekonomi Lesu, Pemerintah Genjot Belanja Infrastruktur

Ekonomi Lesu, Pemerintah Genjot Belanja Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2015 | 13:50 WIB

Investor Asing Hengkang Dari Batam, KSPI: Bukan Karena Demo Buruh

Investor Asing Hengkang Dari Batam, KSPI: Bukan Karena Demo Buruh

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2015 | 13:42 WIB

PM Cina Frustrasi dengan Pejabat Malas dan Korup

PM Cina Frustrasi dengan Pejabat Malas dan Korup

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 10:30 WIB

Bank Dunia Sebut Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Indonesia Bela Diri

Bank Dunia Sebut Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Indonesia Bela Diri

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 16:11 WIB

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Saran Bank Dunia

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Saran Bank Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 14:46 WIB

Ekonom Bank Dunia: Penyerapan Anggaran Era Jokowi Rendah

Ekonom Bank Dunia: Penyerapan Anggaran Era Jokowi Rendah

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 14:10 WIB

Jokowi Butuh "Playmaker" di Tim Ekonomi Kabinet

Jokowi Butuh "Playmaker" di Tim Ekonomi Kabinet

Bisnis | Senin, 29 Juni 2015 | 20:08 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×