Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

BPS: Inflasi Agustus 2015 Terendah Dalam Lima Tahun Terakhir

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 01 September 2015 | 19:23 WIB
BPS: Inflasi Agustus 2015 Terendah Dalam Lima Tahun Terakhir
Inflasi harga Penjual sayur di pasar tradisional di Jakarta Pusat. (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan laju inflasi Agustus 2015 yang tercatat mencapai 0,39 persen, merupakan tingkat inflasi terendah pada bulan yang sama dalam enam tahun terakhir.

"Inflasi Agustus ini terendah sejak 2010, bahkan kalau mau ditarik lagi ke belakang (inflasi rendah ini) sejak 2007," katanya di Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Suryamin menjelaskan salah satu penyebab inflasi tidak terlalu tinggi pada Agustus 2015, adalah turunnya tarif angkutan darat, laut maupun udara pasca-Lebaran serta rendahnya harga sayuran di beberapa daerah.

"Deflasi terjadi pada sektor transportasi dan barang-barang hasil pertanian, terutama setelah Lebaran kemarin," ujarnya.

BPS mencatat inflasi pada Agustus 2010 sebesar 0,76 persen, Agustus 2011 sebesar 0,93 persen, Agustus 2012 sebesar 0,95 persen, Agustus 2013 sebesar 1,12 persen dan Agustus 2014 sebesar 0,47 persen.

Suryamin membantah rendahnya inflasi pada Agustus 2015 disebabkan oleh turunnya daya beli masyarakat, karena permintaan terhadap angkutan udara tetap tinggi hingga mencapai 6,4 juta orang, atau tertinggi sejak Januari 2010.

"Kami menduga ini bukan karena daya beli menurun, karena jumlah penumpang yang naik pesawat pada Agustus mencapai 6,4 juta. Dari sini sudah terlihat tingginya permintaan terhadap angkutan udara," jelasnya.

Beberapa komoditas yang menjadi penyumbang deflasi pada Agustus 2015 karena mengalami penurunan harga adalah bawang merah, tarif angkutan udara, tarif angkutan antar kota, tomat sayur, ikan segar, petai, emas perhiasan dan tarif kereta api.

Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga dominan menyumbang inflasi antara lain daging ayam ras, beras, cabai rawit, uang sekolah SD, telur ayam ras, uang sekolah SMP, uang sekolah SMA dan mie.

Selain itu, nasi dengan lauk, daging sapi, bayam, buncis, kacang panjang, kangkung, cabai merah, soto, rokok kretek filter, tarif kontrak rumah, tarif sewa rumah, tarif listrik, upah pembantu rumah tangga, tarif rumah sakit, uang kuliah, biaya bimbingan belajar dan tarif tol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kota yang Mengalami Inflasi dan Deflasi Versi BPS

Ini Kota yang Mengalami Inflasi dan Deflasi Versi BPS

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 12:46 WIB

BI: Inflasi Bulan Juli di Bawah Perkiraan

BI: Inflasi Bulan Juli di Bawah Perkiraan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2015 | 14:29 WIB

Gubernur BI: Inflasi Indonesia Tertinggi di ASEAN

Gubernur BI: Inflasi Indonesia Tertinggi di ASEAN

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2015 | 14:17 WIB

Terkini

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan

Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Posyandu Matahari Hadir di Sleman, BRI Peduli Dorong Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak

Posyandu Matahari Hadir di Sleman, BRI Peduli Dorong Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:45 WIB

BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK

BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK

Malang | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:39 WIB

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:35 WIB

BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman

BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:34 WIB

×