Laba Bank Mandiri Kuartal III 2015 Tumbuh 21 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 11:27 WIB
Laba Bank Mandiri Kuartal III 2015 Tumbuh 21 Persen
CEO Bank Mandiri, Budi Sadikin. (Antara/Agung Rajasa)

Suara.com - Bank Mandiri berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis ditengah kondisi makro ekonomi yang masih mengalami flkuktuasi. Kondisi ini ditunjukkan dengan laba operasional yang mengalami pertumbuhan 21,19 persen, dari Rp22,5 triliun menjadi Rp27,3 triliun pada triwulan III/2015.

Guna menjaga kualitas pertumbuhan bisnis ditengah kondisi ekonomi yang masih bergejolak, Bank Mandiri pun terus memperkuat pencadangan untuk menghadapi potensi kenaikan non performing loan (NPL), dimana pada triwulan III/2015, pencadangan Bank Mandiri mencapai 160%.

 “Konsistensi dalam disiplin menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkualitas, menjadi salah satu upaya kami dalam mengembangkan bisnis agar dapat menjadi salah satu bank terbaik di Asia Tenggara pada 2020. Upaya ini juga kami yakini mampu menumbuhkan optimisme baru terhadap perekonomian Indonesia,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin pada paparan kinerja triwulan III/2015 di Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Budi menjelaskan bahwa, kepercayaan masyarakat kepada Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Tanah Air juga semakin tinggi. Hal itu ditunjukkan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga menjadi Rp654,6 triliun pada September 2015 dari Rp590,9 triliun di bulan September 2014. Dari jumlah tersebut, total dana murah yang berhasil dikumpulkan Bank Mandiri mencapai Rp415,9 triliun atau tumbuh 15,0% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

 Sebagai upaya untuk meningkatkan pengumpulan dana masyarakat melalui peningkatan kenyamanan bertransaksi, Bank Mandiri terus mengembangkan jaringan kantor cabang, elektronik channel, maupun jaringan layanan lainnya. Bank Mandiri pun terus berupaya untuk memberikan produk atau jasa yang inovatif dalam bertransaksi.

Terkait fungsi intermediasi, hingga akhir September 2015, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp560,6 triliun, tumbuh 10,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.  Sebagai Agent of Development, lanjut Budi, penyaluran kredit Bank Mandiri diarahkan kepada sektor yang memberikan dampak besar kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, Mandiri juga menumbuhkan ekonomi kerakyatan dengan membantu pengusaha mikro, kecil dan menengah.

Adapun penyaluran kredit berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan penyaluran terbesar dari sisi nominal adalah kredit ke industri pengolahan yang naik Rp16,2 triliun dari Rp96,1 pada September 2014 menjadi Rp112,3 triliun pada September tahun ini. Sementara pertumbuhan dengan persentase tertinggi ada di sektor Jasa-jasa sosial/masyarakat yang meningkat 33,6%, dari Rp4 triliun menjadi Rp5,4 triliun pada September 2015.

Selain itu, untuk lebih memberikan dampak terhadap perekonomian nasional, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit ke sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp72,7 triliun pada triwulan III/2015. Jumlah ini naik 4,1% dibanding tahun lalu. Bank Mandiri juga terlibat dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2015 dengan total penyaluran KUR sebesar Rp18,5 triliun hingga akhir September 2015.

Tren positif ini, lanjut Budi, mendorong pertumbuhan aset Bank Mandiri yang berkesinambungan. Sampai akhir September 2015, aset Bank Mandiri mencapai Rp 905,8 triliun atau tumbuh 13,5% dibandingkan total aset pada September 2014 yang sebesar Rp 798,2 triliun. Adapun komposisi penyaluran kredit, sebesar 86,2% untuk sektor produktif yang terbagi atas 62,6% untuk kredit modal kerja dan 37,4% kredit investasi. Pencapaian tersebut juga mendorong catatan positif terhadap kinerja keuangan Bank Mandiri di triwulan III 2015, dimana laba bersih Bank Mandiri mencapai Rp14,6 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investasi Mandiri Inhealt Anjlok 44 Persen di Kuartal III 2015

Investasi Mandiri Inhealt Anjlok 44 Persen di Kuartal III 2015

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 17:19 WIB

Bank Mandiri Beli Saham Inhealt Rp 1,75 Triliun

Bank Mandiri Beli Saham Inhealt Rp 1,75 Triliun

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 17:04 WIB

Bank Mandiri Beli Saham Inhealt Rp 1,75 Triliun

Bank Mandiri Beli Saham Inhealt Rp 1,75 Triliun

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 17:04 WIB

Mandiri Inhealth Terapkan COB BPJS

Mandiri Inhealth Terapkan COB BPJS

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:55 WIB

Dana Nasabah 'Hilang' Bank Marak, OJK Turun Tangan

Dana Nasabah 'Hilang' Bank Marak, OJK Turun Tangan

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 14:35 WIB

Konsolidasi Bank-bank BUMN Tak Cukup dengan Tukar Direksi

Konsolidasi Bank-bank BUMN Tak Cukup dengan Tukar Direksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2015 | 00:43 WIB

Kartu Debit ATM Bank Mandiri Akan Diubah

Kartu Debit ATM Bank Mandiri Akan Diubah

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2015 | 08:49 WIB

Bank Mandiri Berambisi Kuasai Pasar ASEAN

Bank Mandiri Berambisi Kuasai Pasar ASEAN

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 15:16 WIB

Rekening Dibobol, Nasabah Bank Mandiri Kehilangan Rp5 Miliar

Rekening Dibobol, Nasabah Bank Mandiri Kehilangan Rp5 Miliar

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2015 | 15:45 WIB

Bank Mandiri Perkuat Layanan Digital dengan e-Cash

Bank Mandiri Perkuat Layanan Digital dengan e-Cash

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2015 | 05:12 WIB

Terkini

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:24 WIB

Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota

Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:19 WIB

Menaker Soal Urbanisasi: Boleh Datang, Tapi Harus Siap Bersaing

Menaker Soal Urbanisasi: Boleh Datang, Tapi Harus Siap Bersaing

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:10 WIB

Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi

Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:59 WIB

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:49 WIB

Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026

Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:25 WIB

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:17 WIB

International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan

International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:06 WIB

Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun

Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:01 WIB

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:50 WIB