BI Minta Perbankan Waspadai Kenaikan Kredit Macet

Adhitya Himawan

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 16:18 WIB
BI Minta Perbankan Waspadai Kenaikan Kredit Macet
Suku Bunga Acuan Bank Indonesia

Suara.com - Bank Indonesia mengimbau industri perbankan untuk mewaspadai potensi peningkatan kredit bermasalah (non performing loan/NPL) seiring dengan pernyataan Bank Sentral AS The Fed yang membuka kemungkinan kenaikan suku bunga acuan akhir tahun ini.

"Saya lihat bahwa NPL (gross) masih jauh di bawah 5 persen. Tapi perlu diwaspadai kondisi di luar negeri, apalagi jika Fed Fund Rate naik," kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat ditemui di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat.

Menurut Agus, kenaikan suku bunga acuan AS dapat berdampak menguatnya dolar terhadap mata uang lain di seluruh dunia dan kemudian bisa memengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan yang memiliki pinjaman valas dalam dolar.

"Dolar menguat itu bisa berdampak ke perusahaan kita yang punya pinjaman di luar negeri saat jatuh tempo. Kalau mau perpanjang pinjamannya akan ada risiko kesulitan untuk dapat pinjaman perpanjangan. Hal-hal seperti ini musti kita antisipasi pada kredit bermasalah," ujar Agus.

Stabilitas sistem keuangan domestik sendiri tetap solid, ditopang oleh ketahanan sistem perbankan dan relatif terjaganya kinerja pasar keuangan. Bank sentral menilai, ketahanan industri perbankan tetap kuat dengan risiko-risiko kredit, likuiditas dan pasar yang cukup terjaga.

Pada Agustus 2015, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) masih kuat, jauh di atas ketentuan minimum 8 persen, yaitu sebesar 20,5 persen. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah dan berada di kisaran 2,8 persen (gross) atau 1,4 persen (net).

Dari sisi fungsi intermediasi, pertumbuhan kredit tercatat sebesar 10,9 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan DPK pada Agustus 2015 tercatat sebesar 13,2 persen (yoy).

Ke depan, sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan dampak pelonggaran kebijakan makroprudensial oleh Bank Indonesia, pertumbuhan kredit diperkirakan akan terus meningkat. "Oke, kita tetap harus waspada, tapi yang paling utama kalau pertumbuhan ekonomi meningkat 4,85 persen (triwulan III) atau yang kami yakini 4,7-5,1 persen, itu bagus bagi pergerakan ekonomi, usaha, dan membuat ekspansi kredit menjadi baik, dan potensi NPL bisa dikendalikan," kata Agus. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Sentral AS Pertahankan Suku Bunga

Bank Sentral AS Pertahankan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 10:17 WIB

Ini Alasan Bank Sentral AS Tunda Kenaikan Suku Bunga Versi Menkeu

Ini Alasan Bank Sentral AS Tunda Kenaikan Suku Bunga Versi Menkeu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2015 | 13:23 WIB

The Fed Tak Naikkan Suku Bunga, Kabar Baik Untuk Rupiah

The Fed Tak Naikkan Suku Bunga, Kabar Baik Untuk Rupiah

Bisnis | Jum'at, 18 September 2015 | 04:30 WIB

Pengusaha Properti Desak Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit

Pengusaha Properti Desak Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit

Bisnis | Kamis, 02 April 2015 | 10:27 WIB

"BI Rate" Turun, Pasar Properti Kembali Bergairah

"BI Rate" Turun, Pasar Properti Kembali Bergairah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2015 | 15:06 WIB

Kendalikan Defisit Transaksi, "BI Rate" Tetap 7,75 Persen

Kendalikan Defisit Transaksi, "BI Rate" Tetap 7,75 Persen

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2015 | 18:48 WIB

BI Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan 7,5 Persen

BI Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan 7,5 Persen

Bisnis | Kamis, 13 November 2014 | 16:32 WIB

Suku Bunga Acuan BI Tetap 7,5 Persen

Suku Bunga Acuan BI Tetap 7,5 Persen

Bisnis | Selasa, 08 April 2014 | 15:49 WIB

BI Diminta Turunkan Suku Bunga Acuan

BI Diminta Turunkan Suku Bunga Acuan

Bisnis | Selasa, 08 April 2014 | 08:37 WIB

Tiga Hambatan BI Terapkan Suku Bunga Rendah

Tiga Hambatan BI Terapkan Suku Bunga Rendah

Bisnis | Rabu, 02 April 2014 | 19:42 WIB

Terkini

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×