Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cara Memilih Kartu Kredit Pertama yang Cocok Untuk Anda

Angelina Donna

Senin, 16 November 2015 | 07:30 WIB
Cara Memilih Kartu Kredit Pertama yang Cocok Untuk Anda
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Di era yang semakin berkembang seperti sekarang ini pembayaran dengan menggunakan metode pembayaran tunai, sudah mulai tergantikan dengan penggunaan pembayaran menggunakan kartu kredit yang dianggap lebih simple dan praktis.

Dewasa ini banyak orang berbondong-bondong melakukan pengajuan kartu kredit, mereka menganggap dengan menggunakan kartu kredit mereka tidak perlu lagi membawa-bawa uang tunai dalam jumlah banyak.

Selain itu dengan memiliki kartu kredit mereka bebas untuk melakukan transaksi pembelanjaan apa pun meski kantong tipis atau hanya sekedar untuk memanfaatkan promo yang sedang ditawarkan oleh pihak bank penerbit kartu kredit. Tapi jangan lupa kalau limit kartu kredit yang disediakan adalah hutang yang harus dibayar nantinya!

Apa pun yang menjadi alasan kita saat ingin mengajukan kartu kredit sebaiknya turut pertimbangkan juga beberapa hal berikut ini agar Anda bisa merasakan keuntungan lebih dari kartu kredit yang akan Anda miliki nantinya. Ada beberapa cara untuk memilih kartu kredit pertama yang cocok untuk anda, diantaranya adalah:

1.Pilih Bank yang Tidak Ketat dalam Hal Persyaratan

Karena biasanya salah satu syarat pengajuan kartu kredit adalah foto copy kartu kredit lainnya, bagi Anda yang belum memiliki kartu kredit tentu saja hal ini akan menyulitkan. kesulitan seperti inilah yang membuat kita mundur saat ingin mengajukan kartu kredit, tapi jangan menyerah dulu, masih ada kok bank penerbit kartu kredit lainnya yang tidak meminta fotokopi kartu kredit lama sebagai salah satu syarat. Maka dari itu, Anda harus pandai memilah bank penerbit kartu kredit yang bisa memberikan kemudahan dalam mengajukan aplikasi.

2. Pilihlah yang Menawarkan Gratis Iuran Tahunan

Sekarang saatnya anda melihat promo apa saja yang mereka tawarkan. Biasanya bank penerbit kartu kredit untuk memihak hati calon nasabah barunya akan mewarkan untuk memberikan beberapa hadiah langsung dan juga gratis iuran tahunan (annual fee) pada tahun pertama.

Anda juga harus mencermati bagaimana dengan iuran tahunan yang akan ditagihkan di tahun ke dua dan seterusnya, pastikan apakah ada promo untuk penghapusan iuran tahunannya juga. Karena biasanya program untuk penghapusan iuran tahunan sudah ada dengan beragam pilihan yang dapat dilakukan oleh nasabahnya, seperti melakukan program tiga kali pembelanjaan, melakukan pembelanjaan dengan nominal tertentu dalam jangka waktu tertentu, dan masih banyak program-program lainnya yang bisa anda ikuti untuk menghapuskan iuran tahunan.

3. Cari yang Suku Bunganya Rendah

Memang di Indonesia sudah ada batasan maksimum pemberian suku bunga pembelanjaan pada kartu kredit yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu 2,95% per bulan. Namun yang terjadi di lapangan masih ada beberapa bank penerbit kartu kredit yang berani untuk menurunkan suku bunga lebih kecil. Hal ini menjadi keuntungan buat Anda yang baru mau memiliki kartu kredit, karena dengan memiliki kartu kredit dengan tingkat suku bunga yang rendah akan menguntungkan jika Anda lupa melakukan pembayaran atau pun berbelanja terlalu banyak dengan kartu kredit pertama Anda.

4. Pilih Kartu Kredit yang Limitnya Kecil

Namanya juga baru memiliki kartu kredit pertama, ya harus banyak belajar dan bersabar. Sebaiknya anda pilih dari yang plafonnya rendah, dengan demikian Anda akan bisa untuk belajar dan lebih mudah untuk mengatur pemakaian, pembelanjaan dan pembayaran kartu kredit anda yang pertama. Sehingga Anda tidak jatuh dalam hutang kartu kredit yang tidak terkontrol. Coba anda bayangkan kalau limit yang diberikan kepada anda sudah besar dari awal dan keseluruhan limitnya sudah hampir habis digunakan untuk pembelanjaan. Pastinya Anda akan terkaget-kaget melihat total tagihannya dan bayangkan juga bagaimana cara untuk membayarnya.

5. Sesuaikan dengan Gaya Hidup Anda

Setiap orang memiliki gaya hidup yang berbeda-beda. Maka cobalah lebih bijaksana dalam memilih kartu kredit pertama, apakah kartu kredit yang mau diajukan nantinya akan sesuai dengan kebutuhan atau pola hidup Anda. Karena setiap bank penebit kartu kredit memiliki promonya masing-masing ada yang memberikan promo yang lebih besar untuk melakukan pembelanjaan.

Ada juga kartu kredit yang banyak memberikan promo untuk melakukan perjalanan baik ke luar negri maupun dalam negeri, ada juga jenis kartu kredit yang banyak menawarkan diskon restoran. Pilihlah yang sesuai dengan gaya hidup agar Anda dapat menikmati setiap promo yang ditawarkan oleh bank penerbit kartu kredit.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Pertumbuhan Investor Indonesia Lambat, Ini Penyebabnya

Jalan-Jalan dan Dapat Banyak Cashback, Kamu Mau?

Dapatkan Bunga Murah Ketika Belanja Elektronik dengan Ini    

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB