Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Dunia Alami Penurunan

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2015 | 07:41 WIB
Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Dunia Alami Penurunan
Ilustrasi anjungan minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia berakhir sedikit lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB), menjelang pertemuan OPEC yang diperkirakan akan mempertahankan kebijakan-kebijakan yang telah membuat harga turun.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, ditutup turun enam sen menjadi 41,71 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari merosot 25 sen, menjadi menetap di 44,61 dolar AS per barel di perdagangan London.

Pertemuan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Jumat, kendati sangat dinantikan, secara umum diperkirakan mempertahankan kebijakan menjaga elevasi produksi kartel untuk menekan produsen-produsen berbiaya tinggi keluar dari pasar.

Daniel Holder, analis di Schneider Electric, menggambarkan "sikap produksi berlebihan" OPEC "kuat" menuju ke pertemuan itu.

"Sebuah pemangkasan produksi OPEC mungkin diterima atau bahkan diperlukan, tetapi juga tidak mungkin," kata Tim Evans, analis Citi Future.

"Sebuah keputusan terpecah, dengan Arab Saudi dan sekutu terdekatnya masih bersikeras tentang memperjuangkan pangsa pasar, tetap skenario kasus dasar, dengan surplus yang sedang berlangsung sebagai akibatnya." Harga minyak telah mundur dari tingkat di atas 100 dolar AS per barel sejak Juli 2014, dengan penurunan dipercepat setelah pertemuan OPEC November 2014 mengisyaratkan kelompok itu akan mempertahankan tingkat produksit tinggi.

Sementara para analis tidak memperkirakan OPEC untuk mengubah sikapnya, beberapa mengatakan ada kesempatan mengejutkan di luar yang bisa mengangkat harga.

OPEC mempertahankan kuota produksi 30 juta barel per hari pada pertemuan Juni. Produksi kartel mencapai sekitar 40 persen dari produksi minyak mentah global.

Tidak ada tanda bahwa OPEC akan memangkas produksi minyak mentah meskipun harga turun tajam mulai tahun lalu. Pasar juga khawatir bahwa kembalinya minyak Iran ke pasar setelah pencabutan sanksi ekonomi Barat akan terus menyeret harga turun. [Antara/AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Berakhir Turun Pada Jumat

Harga Minyak Dunia Berakhir Turun Pada Jumat

Bisnis | Sabtu, 28 November 2015 | 08:06 WIB

Produksi Minyak OPEC di Oktober Menurun

Produksi Minyak OPEC di Oktober Menurun

Bisnis | Jum'at, 13 November 2015 | 06:46 WIB

Terkini

THR Cair Minggu Ini? Jangan Dihabiskan Sebelum Baca Ini

THR Cair Minggu Ini? Jangan Dihabiskan Sebelum Baca Ini

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:50 WIB

BRI KPR Renovasi: Solusi Pembiayaan Renovasi Rumah dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Renovasi: Solusi Pembiayaan Renovasi Rumah dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mendagri Usul Pembentukan Indeks Untuk Nilai Dukungan Daerah Terhadap Program Perumahan

Mendagri Usul Pembentukan Indeks Untuk Nilai Dukungan Daerah Terhadap Program Perumahan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:21 WIB

BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat

BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:20 WIB

Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses

Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:15 WIB

Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026

Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:05 WIB

OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver

OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:01 WIB

BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:19 WIB