PLN Keluhkan Tingginya Harga Panas Bumi dari Pertamina

Adhitya Himawan

Kamis, 07 Januari 2016 | 01:13 WIB
PLN Keluhkan Tingginya Harga Panas Bumi dari Pertamina
Salah satu sumur pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Karaha Bodas. (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan ketersediaan listrik sistem Jawa-Bali tetap aman meski tanpa pasokan PLTP Kamojang Unit 1, 2, dan 3 dengan total kapasitas daya 140 megawatt.

Manajer Senior Public Relations PLN Agung Murdifi di Jakarta, Rabu (6/1/2016), mengatakan bahwa saat ini pasokan listrik sistem Jawa-Bali dalam kondisi berkecukupan.

"PLN akan memanfaatkan aliran listrik Jawa-Bali yang saat ini pasokannya berkecukupan untuk mengganti pasokan dari PLTP Kamojang 1,2, dan 3," katanya.

Menurut dia, PLN mempunyai alasan kuat menunda kelanjutan pembelian uap panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak perusahaan PT Pertamina (Persero) karena harga yang ditawarkan terlalu tinggi.

"Kalau harga uap tinggi, bisa memengaruhi tarif listrik," katanya.

Agung mengatakan bahwa PLN dan Pertamina telah bekerja sama pemanfaatan uap panas bumi PLTP Kamojang 1, 2, dan 3 selama 32 tahun.

Namun, lanjut dia, pada tahun 2015, Pertamina mengajukan penawaran harga uap yang tinggi untuk jangka waktu 5 tahun.

"Kalau harga uap yang ditawarkan wajar, kami mungkin akan beli karena sudah bekerja sama selama 32 tahun. Namun, kami bingung kenapa tiba-tiba Pertamina menawarkan harga mahal hanya untuk jangka waktu lima tahun saja," ujarnya.

PLN memperkirakan harga uap Kamojang tidak akan melebihi Rp535 atau 4 sen dolar AS per kWh.

"Namun, Pertamina tetap bertahan dengan harga jual tinggi sehingga menjadi pertimbangan PLN menunda perpanjangan pembelian uap dari Kamojang 1, 2, dan 3," ujarnya.

Agung menambahkan, pihaknya selalu mendukung pengembangan panas bumi dengan harga yang wajar.

Sebelumnya, Pertamina mengancam akan menghentikan pasokan uap panas bumi ke PLTP Kamojang Unit 1, 2, dan 3 dengan total daya 140 megawatt per 1 Februari 2016 jika tidak tercapai kesepakatan harga jual energi terbarukan tersebut.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan bahwa pihaknya telah menawarkan PLN kembali memperpanjang "interim agreement" harga jual uap sambil menegosiasikan harga sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini.

"Namun, tidak ada kesepakatan yang dicapai kendati Pertamina telah memberikan penawaran paling lunak dengan perpanjangan 'interim agreement'," katanya.

Justru, lanjut dia, melalui suratnya pada tanggal 29 Desember 2015, PLN menyampaikan tidak akan memperpanjang kontrak yang artinya terdapat risiko penutupan sumur uap untuk PLTP Kamojang Unit 1,2, dan 3.

"Selanjutnya, kami telah menyampaikan ke PLN untuk dapat kembali ke 'interim agreement' hingga akhir Januari 2016," katanya.

Apabila hingga waktu yang diberikan, lanjut dia, PLN belum juga memberikan tanggapan yang layak, per 1 Februari 2016 Pertamina terpaksa menghentikan pasokan uap panas bumi ke PLTP Kamojang.

Pasokan uap panas bumi ke PLTP Kamojang dilakukan anak perusahaan Pertamina, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Sementara itu, PLTP Kamojang 1, 2, dan 3 dikelola anak perusahaan PLN, PT Indonesia Power.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Perkuat Sistem Ketenagalistrikan, PLN Jalin Kerja Sama Strategis dengan Australia

Perkuat Sistem Ketenagalistrikan, PLN Jalin Kerja Sama Strategis dengan Australia

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:10 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Apakah Tarif Listrik PLN November 2026 Naik? Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Apakah Tarif Listrik PLN November 2026 Naik? Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:59 WIB

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:03 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Terkini

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

×