- PT PLN sedang melakukan pemulihan sistem kelistrikan akibat gangguan yang terjadi di Jakarta sejak Kamis, 23 April 2025.
- Gangguan listrik menyebabkan matinya lampu lalu lintas di sejumlah wilayah Jakarta Barat, termasuk sepanjang Jalan Daan Mogot.
- Polisi telah menyiagakan personel di lokasi terdampak untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas selama proses perbaikan listrik berlangsung.
Suara.com - PT PLN (Persero) sedang melakukan upaya pemulihan mendalam terhadap sistem kelistrikan di sebagian wilayah Jakarta yang mengalami gangguan pada Kamis sejak pukul 10.25 WIB.
Gangguan ini berdampak langsung pada fasilitas publik, termasuk matinya sejumlah lampu lalu lintas (traffic light) di titik-titik krusial ibu kota.
Senior Manajer Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Haris Andika, menjelaskan bahwa proses penormalan pasokan listrik dilakukan secara bertahap.
Penanganan ini mencakup perbaikan pada sistem kontrol maupun pengecekan langsung di lapangan sejak gangguan pertama kali terdeteksi.
"Tim teknis kami saat ini sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan," kata Andika saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (23/4/2025).
Pihak PLN hingga kini masih menelusuri sumber utama penyebab gangguan yang mengakibatkan anjloknya pasokan listrik tersebut.
Masyarakat diminta untuk tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Saat ini, seluruh personel terus bersiaga dan mengupayakan agar pasokan listrik segera kembali normal," ujar Andika sebagaimana dilansir Antara.
Untuk memudahkan pemantauan, PLN menyediakan informasi perkembangan proses pemulihan sistem kelistrikan secara berkala. Warga dapat mengakses data tersebut melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan Contact Center PLN 123.
Dampak dari anjloknya listrik ini sangat terasa di wilayah Jakarta Barat. Sejumlah lampu lalu lintas di sepanjang Jalan Daan Mogot dilaporkan mati total sejak Kamis siang, yang memicu potensi kerawanan lalu lintas di jalur padat kendaraan tersebut.
Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni, mengonfirmasi bahwa pemadaman lampu lalu lintas di wilayah Cengkareng terjadi mulai sekitar pukul 11.30 WIB. Kondisi ini mencakup persimpangan-persimpangan besar yang menghubungkan berbagai wilayah di Jakarta Barat dan sekitarnya.
"Tadi, TL-TL itu mati mulai sekitar pukul 11.30 WIB. Untuk wilayah Cengkareng, kalau listrik PLN mati, otomatis TL juga mati. Khusus di Daan Mogot, TL Cengkareng Timur dan Cengkareng Barat itu mati, baik arah Rawa Buaya mau pun ke tiga penjuru lainnya," kata Yeni saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Hingga siang hari, pihak kepolisian melaporkan bahwa arus kendaraan di titik-titik lampu merah yang mati tersebut masih terpantau lancar. Belum terlihat adanya penumpukan kendaraan yang signifikan meskipun lampu pengatur
lalu lintas tidak berfungsi.
"Anggota kita sudah menyebar di beberapa titik untuk tindak lanjut. Sampai siang ini, belum ada penumpukan," ujar Yeni.
Namun, pihak kepolisian memberikan peringatan mengenai potensi kemacetan parah yang bisa terjadi jika perbaikan listrik tidak selesai sebelum jam pulang kerja. Volume kendaraan di Jalan Daan Mogot diprediksi akan meningkat tajam saat sore hari.