Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Menteri Rini: Saya Sedih KA Cepat Dikritik Begini

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 01 Februari 2016 | 16:12 WIB
Menteri Rini: Saya Sedih KA Cepat Dikritik Begini

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyayangkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung hasil konsorsium perusahaan-perusahaan BUMN dengan Cina dikritik tanpa ada bukti yang jelas.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh konsorsium BUMN dengan Cina ini tidak ada yang menyalahi aturan. Bahkan ia membatah rumor yang mengatakan pengembang proyek ini meminta jaminan kepada pemerintah.

"Yang saya sedihkan itu, dikritik tapi nggak ada data atau fakta yang kuat dan jelas. Saya tegaskan ini tidak ada jaminan dari pemerintah atau KCIC meminta jaminan kepada pemerintah dalam bentuk uang itu nggak ada," kata Rini saat ditemui di hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (1/2/2016).

Ia pun menegaskan, yang diminta dari PT KCIC adalah jaminan regulasi yang dinilai wajar dalam dunia bisnis saat ini. Dia mengklaim sampai saat ini KCIC sangat patuh terhadap regulasi yang ada.

"Ini (jaminan regulasi) hanya bentuk antisiapasi. Kalau ganti pemerintahan izin ini nggak dicabut begitu saja. Ini hanya bentuk kepastian hukum, dan wajar dalam bisnis," ungkapnya.

Rini mengaku pihaknya tidak akan melanggar regulasi yang ada dalam pembangunan proyek KA Cepat ini. Pasalnya, BUMN sekalu pemegang saham dalam proyek ini sangat patuh terhadap regulasi yang ada.

"Kepressnya sudah jelas kalau tidak ada jaminan pemerintah dan tidak menggunakan APBN, kalau saya melanggar saya bisa kena pidana loh BUMN-BUMN yang terlibat kena pidana loh. Tidak ada jaminan pemerintah sehubungan dengan pinjaman maupun anggaran pemerintah, tidak ada dalam APBN," tegasnya.

Bahkan, pihaknya mempersilakan jika ada pihak yang ingin melakukan audit pada proyek ini.

"Silakan saja diaudit kalau itu mau diaudit. Kami terbuka saja," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal KA Cepat, Menteri Rini: Pengembang Minta Jaminan

Soal KA Cepat, Menteri Rini: Pengembang Minta Jaminan

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 16:07 WIB

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diklaim Pakai Teknologi Tercanggih

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diklaim Pakai Teknologi Tercanggih

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 22:10 WIB

Cina Minta Jaminan KA Cepat, Menkeu: Saya Belum Pernah Dengar

Cina Minta Jaminan KA Cepat, Menkeu: Saya Belum Pernah Dengar

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 18:08 WIB

Jokowi Janji Buka-bukaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jokowi Janji Buka-bukaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 16:20 WIB

DPR: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Diawasi Penuh

DPR: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Diawasi Penuh

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 16:12 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB