Obral Insentif Demi Tarik Perhatian Investor di Kilang Bontang

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 09 Februari 2016 | 13:24 WIB
Obral Insentif Demi Tarik Perhatian Investor di Kilang Bontang
Ilustrasi: Kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said berencana memberikan dua insentif kepada para investor yang bersedia untuk menanamkan modal untuk pembangunan kilang minyak di Bontang, Kalimantan Timur. Insentif yang akan diberikan berupa lahan dan perpajakan.

“Yang sudah diputuskan itu insentif lahan, sedang kan yang pajak (tax holiday) masih dibicarakan, tapi itu yang akan kami berikan. Kalau lahan, Kementerian Agraria menyatakan sertifikasi tidak ada masalah,” kata Sudirman di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2016).

Ia menambahkan penggaetan investor dengan memberikan insentif sangat perlu dilakukan lantaran pemerintah membutuhkan dana pembangunan kilang di Bontang yang mencapai 10 miliar dolar AS untuk masing-masing lokasi. Dengan demikian, peran investor sangat penting.

“Nilai investasi kilang Bontang ini bisa mencapai Rp75 triliun - Rp140 triliun sehingga dibutuhkan investor untuk masuk dalam pembangunan kilang ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemberian insentif akan menggunakan skema kerjasama pemanfaatan infrastruktur. Dengan biaya nol rupiah sehingga investor yang mengambil lahan tidak akan dikenakan biaya. Kementerian Agraria sudah menyatakan lahan yang akan dibangun kilang bebas masalah.

“Jadi investor yang akan mengambil ini (lahan) tidak akan dikenakan biaya karena akan mengurangi investasi secara signifikan," katanya.

terkait pajak, kata Sudirman, pemerintah masih membicarakannya.

“Segera, ini akan segera diselesaikan. Semoga dalam waktu dekat kami bisa mendapat investor,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sesuai amanat pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak nasional, sejak lama Pertamina selaku BUMN produsen minyak berencana membangun 4 kilang minyak baru termasuk Bontan dan penambahan kapasitas 4 kilang yang sudah ada. Ini semua tertuang dalam proyek Refining Development Masterplan Program (RDMP).

Kedua program tersebut untuk menaikan produksi minyak nasional Karena konsumsi BBM pada 6 sampai 10 tahun ke depan diperkirakan akan mencapai 2,4 juta sampai 2,8 juta barel per hari. Saat ini konsumsi BBM nasional sebesar 1,6 juta barel per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilihan Lokasi Kilang Migas Masela Tanpa Kepentingan Pribadi

Pilihan Lokasi Kilang Migas Masela Tanpa Kepentingan Pribadi

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2016 | 01:04 WIB

Indonesia Juga Harus Bangun Kilang Minyak di Indonesia Timur

Indonesia Juga Harus Bangun Kilang Minyak di Indonesia Timur

Bisnis | Kamis, 24 Desember 2015 | 14:56 WIB

Pertamina Targetkan Produksi Minyak di Luar Negeri 104.000 BOEPD

Pertamina Targetkan Produksi Minyak di Luar Negeri 104.000 BOEPD

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2015 | 15:18 WIB

Terkini

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

Imbas Hujan Abu Anak Krakatau, Sekolah di Kota Serang Banten Besok Diliburkan

Imbas Hujan Abu Anak Krakatau, Sekolah di Kota Serang Banten Besok Diliburkan

Banten | Minggu, 06 September 2026 | 22:16 WIB

BRI Ingatkan Generasi Muda Waspadai Financial Scam Dengan 3 Prinsip Ini

BRI Ingatkan Generasi Muda Waspadai Financial Scam Dengan 3 Prinsip Ini

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 22:15 WIB

Saat Kabut Asap Selimuti Sumsel, 455 Hotspot Terpantau di Area Izin Perusahaan Hutan

Saat Kabut Asap Selimuti Sumsel, 455 Hotspot Terpantau di Area Izin Perusahaan Hutan

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:12 WIB

BRI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Lampung Financial Festival 2026

BRI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Lampung Financial Festival 2026

Sumut | Minggu, 06 September 2026 | 22:12 WIB

×