Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali

Achmad Fauzi

Senin, 01 Juni 2026 | 07:41 WIB
Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali
Ilustrasi Lion Parcel.
baca 10 detik
  • Tingginya aktivitas pariwisata di Bali meningkatkan permintaan pengiriman barang oleh wisatawan domestik maupun mancanegara melalui agen Lion Parcel.
  • Wisatawan memanfaatkan layanan pengiriman untuk mengirim oleh-oleh dan barang pribadi karena dianggap lebih praktis serta hemat biaya bagasi.
  • Peningkatan permintaan logistik tersebut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal melalui kemitraan bisnis agen di berbagai destinasi wisata.

Suara.com - Tingginya aktivitas pariwisata di Bali tak hanya menguntungkan sektor perhotelan dan kuliner. Industri logistik juga ikut merasakan dampak positif dari meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Dewata.

Banyak wisatawan kini memilih memanfaatkan layanan pengiriman barang untuk mengirim oleh-oleh, pakaian, maupun barang lainnya ke kota asal mereka. Langkah ini dinilai lebih praktis dibanding harus membawa banyak barang saat perjalanan pulang atau menanggung biaya tambahan bagasi pesawat.

Tren tersebut dirasakan langsung oleh Muhammad Ekhsan, salah satu agen Lion Parcel di Bali. Menurutnya, permintaan layanan pengiriman barang meningkat signifikan terutama saat musim liburan dan long weekend.

"Saat musim liburan atau long weekend, permintaan pengiriman meningkat signifikan. Banyak wisatawan memilih kirim barang seperti oleh-oleh atau pakaian liburan karena lebih praktis dan hemat," ujar Muhammad Ekhsan, salah satu agen Lion Parcel seperti dikutip, Senin (1/6/2026).

Memeriahkan Bulan Ramadan, Lion Parcel Bagi-bagi BERKAH Senilai Miliaran Rupiah. (Istimewa)
Ilustrasi Lion Parcel. (Istimewa)

Sebagai contoh, tarif pengiriman Lion Parcel rute Denpasar–Jakarta mulai dari Rp 7.000 - Rp 37.000 per kilogram, tergantung layanan pengiriman yang dipilih. Dari situ Ekhsan, melihat kebutuhan logistik di kawasan wisata memang sangat besar dan terus berulang.

Tak hanya wisatawan domestik, turis mancanegara juga turut memanfaatkan layanan logistik untuk mengirim berbagai produk khas Bali ke negara asal mereka. Produk yang dikirim beragam, mulai dari kerajinan tangan, aksesori, produk fesyen hingga suplemen lokal.

"Banyak turis asing yang tinggal cukup lama di Bali lalu mengirimkan produk lokal ke keluarga atau teman di negara asalnya, biasanya kirim ke Australia, Malaysia, Singapura. Customer juga memberikan testimoni positif, baik domestik maupun internasional, kirimannya cepat dan aman katanya,” jelas Ekhsan.

Tingginya kebutuhan pengiriman barang dari wisatawan tersebut menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi para pelaku usaha logistik di Bali. Ekhsan yang telah menjadi agen Lion Parcel sejak 2021 mengaku usahanya terus berkembang seiring meningkatnya permintaan pelanggan.

Didukung lokasi usaha yang strategis, promosi melalui penyebaran brosur hingga peningkatan visibilitas di platform digital, layanan yang dijalankannya semakin dikenal wisatawan. Pelayanan yang responsif juga menjadi faktor yang membuat pelanggan kembali menggunakan jasa pengiriman.

baca juga

"Bersyukur bisnis ini berkembang pesat. Saya melihat logistik sebagai bisnis yang potensial dan sangat dibutuhkan, terutama di daerah dengan aktivitas wisata yang tinggi seperti Bali. Selain permintaannya terus ada, sistem kemitraan dan komisi yang ditawarkan Lion Parcel juga memberikan peluang yang baik bagi kami para agen untuk terus berkembang,” papar Ekhsan.

Chief Retail Officer Lion Parcel Febri Andika mengatakan mobilitas wisatawan yang tinggi telah menciptakan kebutuhan pengiriman yang terus meningkat. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui kemitraan agen logistik.

"Mobilitas wisatawan yang tinggi turut menciptakan kebutuhan pengiriman yang terus meningkat. Kami melihat hal ini bukan hanya menjadi peluang untuk menghadirkan layanan yang memudahkan pelanggan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui kemitraan agen Lion Parcel," ujar Febri.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Lion Parcel menghadirkan jaringan agen di berbagai daerah, termasuk Bali, sebagai titik akses layanan yang lebih dekat dengan pelanggan. Kehadiran agen dinilai memudahkan wisatawan mengakses layanan logistik secara praktis selama berada di destinasi wisata.

Selain mendukung kenyamanan wisatawan, keberadaan agen logistik juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat yang terlibat dalam bisnis tersebut.

"Di sisi lain, keberadaan agen juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Melalui kemitraan ini, Lion Parcel mendorong tumbuhnya usaha lokal yang dapat berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pengiriman, khususnya di wilayah dengan aktivitas pariwisata yang tinggi," pungkas Febri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:08 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Terkini

4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam

4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Profil dan Sepak Terjang Robin Veldman Pelatih Baru Mees Hilgers di SC Heerenveen

Profil dan Sepak Terjang Robin Veldman Pelatih Baru Mees Hilgers di SC Heerenveen

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:35 WIB

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×