Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Turun Tertekan Penguatan Ekuitas dan Dolar AS

Tomi Tresnady

Rabu, 02 Maret 2016 | 07:21 WIB
Emas Turun Tertekan Penguatan Ekuitas dan Dolar AS
Ilustrasi emas batangan [shutterstock]

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Selasa (1/3/2016) waktu Amerika atau Rabu pagi WIB, karena pasar ekuitas AS berbalik naik tajam dan dolar AS juga menguat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April turun 3,6 dolar AS, atau 0,29 persen, menjadi menetap di 1.230,80 dolar AS per ounce.

Logam mulia berada dalam tekanan ketika Dow Jones Industrial Average naik 325 poin atau 1,97 persen pada pukul 17.40 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik karena investor mencari aset-aset "safe haven".

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,26 persen menjadi 98,41 pada pukul 17.40 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) juga menempatkan tekanan pada logam mulia. Indeks manufaktur ISM membukukan kenaikan 1,3 ke tingkat 49,5, lebih baik dari yang diharapkan.

Para analis percaya laporan itu dapat berkontribusi terhadap pandangan lebih optimis tentang perekonomian AS, sehingga meredam permintaan "safe haven" untuk emas.

Pedagang akan mengawasi data ekonomi lebih banyak yang keluar akhir pekan ini. Laporan tenaga kerja ADP akan dirilis pada Rabu, klaim mingguan pengangguran pada Kamis, serta perdagangan internasional dan data pekerjaan utama akan dilaporkan pada Jumat.

Para analis berpendapat bahwa meskipun berita positif untuk ekuitas AS pada Selasa, penundaan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS tetap tak terelakkan karena ketidakstabilan ekonomi global.

Sebelum Ketua Fed Janet Yellen berpidato di hadapan Kongres AS pada 10 Februari, bank sentral mengisyaratkan bahwa masih bisa menaikkan suku pada Maret.

Namun, Yellen kemudian bersaksi kepada Kongres bahwa kenaikan suku bunga akan dilakukan secara bertahap, banyak analis percaya bahwa kenaikan suku bunga berikutnya, dari tingkat 0,50 persen ke tingkat 0,75 akan terjadi jauh di akhir tahun.

Pedagang bertaruh, di awal, bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga 0,50 persen ke 0,75 persen selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) April.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen berada di 19 persen pada pertemuan April 2016 dan 35 persen pada pertemuan Juni 2016.

Perak untuk pengiriman Mei turun 16,2 sen atau 1,09 persen, menjadi ditutup pada 14,756 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 2,4 dolar AS atau 0,26 persen, menjadi ditutup pada 936,70 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emas Naik Didorong Hasil Mengecewakan Pertemuan G20

Emas Naik Didorong Hasil Mengecewakan Pertemuan G20

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 07:44 WIB

'Wanita Emas' Berharap Ada Parpol yang Mengusungnyadi Pilgub DKI

'Wanita Emas' Berharap Ada Parpol yang Mengusungnyadi Pilgub DKI

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 14:57 WIB

Harga Emas Melemah Akibat Penguatan Kurs Dolar AS

Harga Emas Melemah Akibat Penguatan Kurs Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 11:32 WIB

Harga Emas yang Diperdagangkan Pagi Ini Tidak Berubah

Harga Emas yang Diperdagangkan Pagi Ini Tidak Berubah

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:12 WIB

Harga Emas Berakhir Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Berakhir Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 20 Februari 2016 | 06:17 WIB

Pasar Ekuitas AS Jatuh Lagi, Harga Emas Naik

Pasar Ekuitas AS Jatuh Lagi, Harga Emas Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2016 | 06:03 WIB

Haga Emas Naik Akibar Kurs Dolar AS Lebih Lemah

Haga Emas Naik Akibar Kurs Dolar AS Lebih Lemah

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 06:32 WIB

Kenaikan Ekuitas AS Bikin Harga Emas Jatuh Pagi Ini

Kenaikan Ekuitas AS Bikin Harga Emas Jatuh Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 06:41 WIB

Harga Emas Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2016 | 05:03 WIB

Harga Emas Turun Akibat Tekanan Pada Logam Mulia

Harga Emas Turun Akibat Tekanan Pada Logam Mulia

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 05:53 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB