Harga Emas Naik Didorong Pelemahan Pasar Ekuitas AS

Tomi Tresnady

Kamis, 03 Maret 2016 | 06:58 WIB
Harga Emas Naik Didorong Pelemahan Pasar Ekuitas AS
Ilustrasi emas batang [Shutterstock]

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Rabu (2/3/2016) atauKamis pagi WIB, didorong oleh pasar ekuitas AS yang sedikit menurun.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 11 dolar AS atau 0,89 persen, menjadi menetap di 1.241,80 dolar AS per ounce.

Emas mendapat dukungan ketika indeks Dow Jones Industrial Average AS turun 14 poin atau 0,08 persen pada pukul 17.30 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman.

Logam mulia terganjal dari kenaikan lebih lanjut karena laporan ketenagakerjaan AS oleh Automated Data Processing (ADP) menunjukkan angka lebih baik dari perkiraan, yang naik ke tingkat 214.000 menjelang laporan ketenagakerjaan besar pada Jumat.

Menurut para analis penguatan data ketenagakerjaan biasanya akan meningkatkan pasar ekuitas dan memberikan tekanan yang luas pada emas, namun pelemahan dalam minyak telah meletakkan tekanan pada pasar pada Rabu.

Emas mendapat dukungan lebih lanjut karena Indeks Dolar AS turun 0,03 persen menjadi 98,31 pada pukul 17.30 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Para pedagang sedang menunggu data klaim pengangguran mingguan yang akan dirilis pada Kamis, bersama dengan laporan perdagangan internasional dan pekerjaan besar yang akan dirilis pada Jumat.

Meskipun terjadi gejolak di pasar akibat harga minyak yang lemah, analis mencatat bahwa data terakhir telah positif dan berpotensi menandai titik balik bagi perekonomian AS setelah kuartal pertama lemah.

Analis percaya bahwa penundaan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS tetap tak terelakkan, karena ketidakstabilan ekonomi. Sebelum pidato Ketua Fed Janet Yellen kepada Kongres AS pada 10 Februari, bank sentral mengisyaratkan bahwa masih bisa menaikkan suku pada Maret.

Namun, Yellen kemudian bersaksi kepada Kongres bahwa kenaikan suku bunga akan dilakukan secara bertahap, banyak analis percaya bahwa kenaikan suku bunga berikutnya, dari tingkat 0,50 persen ke tingkat 0,75 persen akan terjadi masih jauh lama lagi pada tahun ini.

Para pedagang berspekulasi, di awal, The Fed akan menaikkan suku 0,50 persen ke 0,75 persen selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) April. Menurut alat pemantau The Fed atau Fedwatch dari CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen adalah 22 persen pada pertemuan April 2016.

Perak untuk pengiriman Mei naik 26,6 sen, atau 1,8 persen, menjadi ditutup pada 15,022 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 0,5 dolar AS, atau 0,05 persen, menjadi ditutup pada 936,20 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emas Turun Tertekan Penguatan Ekuitas dan Dolar AS

Emas Turun Tertekan Penguatan Ekuitas dan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 07:21 WIB

Emas Naik Didorong Hasil Mengecewakan Pertemuan G20

Emas Naik Didorong Hasil Mengecewakan Pertemuan G20

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 07:44 WIB

'Wanita Emas' Berharap Ada Parpol yang Mengusungnyadi Pilgub DKI

'Wanita Emas' Berharap Ada Parpol yang Mengusungnyadi Pilgub DKI

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 14:57 WIB

Harga Emas Melemah Akibat Penguatan Kurs Dolar AS

Harga Emas Melemah Akibat Penguatan Kurs Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 11:32 WIB

Harga Emas yang Diperdagangkan Pagi Ini Tidak Berubah

Harga Emas yang Diperdagangkan Pagi Ini Tidak Berubah

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:12 WIB

Harga Emas Berakhir Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Berakhir Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 20 Februari 2016 | 06:17 WIB

Pasar Ekuitas AS Jatuh Lagi, Harga Emas Naik

Pasar Ekuitas AS Jatuh Lagi, Harga Emas Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2016 | 06:03 WIB

Haga Emas Naik Akibar Kurs Dolar AS Lebih Lemah

Haga Emas Naik Akibar Kurs Dolar AS Lebih Lemah

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 06:32 WIB

Kenaikan Ekuitas AS Bikin Harga Emas Jatuh Pagi Ini

Kenaikan Ekuitas AS Bikin Harga Emas Jatuh Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 06:41 WIB

Harga Emas Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2016 | 05:03 WIB

Terkini

Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:13 WIB

Karyawan BRI Bisa Glowing Bareng Lewat Promo Eksklusif Ini

Karyawan BRI Bisa Glowing Bareng Lewat Promo Eksklusif Ini

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:12 WIB

Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan

Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 15:12 WIB

Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis

Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Fatal Pakai Hotspot HP Sambil Dicas

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Fatal Pakai Hotspot HP Sambil Dicas

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan

BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

5 Kipas Angin Terbaik untuk Ruangan Kecil, Ringkas dan Hemat Listrik

5 Kipas Angin Terbaik untuk Ruangan Kecil, Ringkas dan Hemat Listrik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya

Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:09 WIB

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

×