Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

Pernyataan FED Tekan Dolar AS, Harga Emas Naik Tajam

Ririn Indriani

Jum'at, 18 Maret 2016 | 07:16 WIB
Pernyataan FED Tekan Dolar AS, Harga Emas Naik Tajam
Ilustrasi emas batang. [shutterstock]

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berbalik naik tajam pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena dolar AS merosot di tengah pengumuman "dovish" hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 35,2 dolar AS atau 2,86 persen, menjadi menetap di 1.265 dolar AS per ounce.

Logam mulia mendapat dukungan karena Ketua Federal Reserve Janet Yellen merilis sebuah pernyataan yang menunjukkan bahwa mereka memperkirakan suku bunga akan naik menjadi sekitar 0,9 persen pada akhir 2016, yang analis catat menyiratkan dua kenaikan 0,25 persentase poin selama sembilan bulan ke depan.

Tujuan The Fed adalah untuk menyerap sekitar 2,5 triliun dolar AS dari kelebihan cadangan bank-bank, karena ekonomi AS mulai pulih. Bank menjadi lebih berani mengambil risiko dalam ekonomi "bullish", dan sebagai hasilnya berpotensi melepaskan beberapa kelebihan cadangan mereka, membanjiri ekonomi dengan uang tunai, sehingga menyebabkan inflasi.

Langkah ini memberikan tekanan pada indeks dolar AS, yang turun 0,99 persen menjadi 94,80 pada pukul 19.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi para investor.

Karena hasil pertemuan FOMC Maret, pedagang percaya bahwa Fed akan menaikkan suku 0,50 persen ke 0,75 persen selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Juni.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen adalah tujuh persen pada pertemuan April 2016, dan 38 persen pada pertemuan Juni 2016.

Logam mulia berada di bawah tekanan ketika Departemen Tenaga Kerja AS merilis sebuah laporan yang menunjukkan klaim pengangguran pada tingkat terendah akhir dari ekspektasi, naik 7.000 menjadi 265.000, yang analis catat dekat rekor terendah.

Emas diletakkan di bawah tekanan lebih lanjut karena Federal Reserve AS merilis Survei Prospek Bisnis Fed Philadelphia yang menunjukkan kondisi bisnis umum pada 12,4, jauh lebih baik dari yang diharapkan.

Perak untuk pengiriman Mei naik 81,4 sen atau 5,35 persen menjadi ditutup pada 16,033 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 30,4 dolar AS atau 3,17 persen menjadi ditutup pada 989,10 dolar AS per ounce.(Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tunggu Keputusan The Fed Soal Suku Bunga, Harga Emas Turun Tipis

Tunggu Keputusan The Fed Soal Suku Bunga, Harga Emas Turun Tipis

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2016 | 06:00 WIB

Harga Emas Turun Akibat Pasar Ekuitas AS Berbalik Naik Tajam

Harga Emas Turun Akibat Pasar Ekuitas AS Berbalik Naik Tajam

Bisnis | Sabtu, 12 Maret 2016 | 05:13 WIB

Dolar AS Menguat, Harga Emas Menurun

Dolar AS Menguat, Harga Emas Menurun

Bisnis | Rabu, 09 Maret 2016 | 06:55 WIB

Harga Emas Melemah Akibat Penguatan Kurs Dolar AS

Harga Emas Melemah Akibat Penguatan Kurs Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 11:32 WIB

Terkini

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus

Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus

Surakarta | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis

Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:49 WIB

×