Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Dolar Melemah Jelang Pengumuman FOMC

Siswanto

Rabu, 27 April 2016 | 19:41 WIB
Dolar Melemah Jelang Pengumuman FOMC
Ilustrasi dolar AS dan emas batangan. (Shutterstock)

Suara.com - Research Analyst Forextime Lukman Otunuga mengatakan penurunan tajam harga minyak menyebabkan saham global anjlok pada perdagangan hari Senin. Sebagian besar pasar utama memasuki teritori merah menjelang sejumlah rapat bank sentral yang sangat dinantikan. Walaupun pasar Eropa tanpa terduga menguat pada sesi hari Selasa, peningkatan jangka pendek ini dapat terhapuskan apabila penurunan harga minyak memukul harga saham pertambangan dan merusak selera risiko.

Walaupun ada kemungkinan peningkatan dari Eropa merambat ke pasar Amerika, kata Lukman, sifatnya mungkin hanya jangka pendek karena semakin besarnya kegelisahan menjelang pernyataan FOMC hari Rabu.

"Saham Asia menampilkan sinyal kelelahan. Sebagian besar saham ditutup lebih rendah karena apresiasi Yen ditambah menurunnya harapan akan ada intervensi lebih lanjut dari Bank Sentral Tiongkok, PBoC. Harga minyak berada pada lintasan negatif dan pertumbuhan global terus melambat sehingga pasar saham rentan akan penurunan lebih lanjut di jangka pendek," katanya.

USD Berada di bawah Tekanan

Menurut Lukman sentimen terhadap USD masih sangat bearish dan karena harapan bahwa Fed akan meningkatkan suku bunga AS di triwulan 2 terus memudar, lemahnya USD terus menjadi tema utama di pasar valas global. Investor perlu mencermati bahwa data dari Amerika Serikat selama beberapa saat terakhir ini tidak terlalu menggembirakan dan ketidakstabilan ekonomi global mengganggu upaya Fed untuk meningkatkan suku bunga AS.

Perhatian mungkin akan terarah pada pernyataan FOMC Rabu ini, besar harapan bahwa jadwal ini mungkin dibatalkan atau tidak berdampak besar mengingat tidak adanya jadwal konferensi pers sehingga khalayak tidak dapat menanyakan tentang rencana Fed lebih lanjut.

Lukman mengatakan investor akan mengalihkan perhatian ke sejumlah rilis ekonomi dari Amerika Serikat hari Selasa termasuk data barang tahan lama inti dan indeks keyakinan konsumen.

Jika rilis ini menampilkan sinyal bahwa ekonomi AS semakin melemah, dolar bears mungkin akan memanfaatkan peluang ini untuk menyerang indeks dolar menuju level yang lebih rendah lagi. Dari sudut pandang teknikal, momentum bearish saat ini dapat mengantarkan indeks dolar menuju 94.00 dolar.

Euro Mencari Arah

Lukman mengatakan sentimen terhadap Zona Euro sangat terpukul pada perdagangan hari Senin setelah laporan keyakinan usaha Ifo Jerman menunjukkan penurunan dan menambah kekalutan tentang kondisi ekonomi yang sedang bermasalah.

Ini terjadi di saat ekonomi Eropa sedang terjebak dalam penurunan inflasi serius. Sementara itu, kekhawatiran tentang perlambatan momentum ekonomi terus memberi tekanan pada ECB untuk mengambil tindakan lebih lanjut, kata Lukman.

Walau senantiasa ada kekhawatiran bahwa keefektifan kebijakan moneter terus menurun, tampaknya hanya masalah waktu sebelum ECB mengambil tindakan berikutnya untuk meningkatkan pertumbuhan dan mendorong depresiasi Euro.

EUR bears muncul dengan dramatis pada perdagangan pekan lalu. EURUSD merosot di bawah 1.1250 karena ketidakpastian apakah ECB akan meluncurkan stimulus lebih lanjut di masa mendatang. Pasangan ini menampilkan sinyal sensitivitas, bulls kembali berkuasa selama harga tetap berada di atas 1.1250. Level support sebelumnya di 1.1250 dapat membuka peningkatan tajam menuju 1.1350. Dari sudut pandang teknikal, harga berada di bawah 20 SMA harian dan MACD melintas ke atas. Pergerakan bullish melampaui 1.1250 dapat membuka jalan menuju 1.1350.

Harga Emas Tertekan

Emas menampilkan sinyal konsolidasi menjelang keputusan bank sentral yang sangat diantisipasi pada pekan ini. Terlepas dari periode konsolidasi saat ini, logam mulia ini tetap bullish secara fundamental. Ketidakpastian ekonomi global dan penurunan harga minyak dapat menjadi pondasi apresiasi lebih lanjut menuju 1.250 dolar.

Walaupun USD yang melemah dapat menjadi peluang bagi investor bullish untuk kembali menyerang harga, lintasan di atas 1.240 dolar dapat membuka jalan menuju 1.250 dolar atau bahkan lebih tinggi lagi. Dari sudut pandang teknikal, harga sedikit di bawah 20 SMA harian sedangkan MACD masih mengarah ke atas. Bulls tetap berkuasa selama level support 1.210 dolar dapat dipertahankan.

Sorotan Komoditas - Minyak Mentah WTI

Lukman menjelaskan investor bearish mendapat dukungan pada pekan perdagangan ini karena situasi semakin panas meninjau Arab Saudi dan Iran bertarung untuk mendapatkan pangsa pasar lebih besar di masa mendatang. Kekhawatiran pasar ini masih ditambah dengan kegelisahan karena Arab Saudi kemungkinan akan memperluas lapangan minyaknya dengan tujuan meningkatkan produksi di pasar yang sudah mengalami oversuplai serius.

Sentimen tetap bearish terhadap WTI. Harapan adanya solusi akan masalah oversuplai saat ini semakin tipis. Karena itu, para investor bearish dapat mengadakan aksi penjualan lagi yang dapat membuat harga merosot menuju 40 dolar. Dari sudut pandang teknikal, komoditas ini gagal ditutup di atas level kritis 44 dolar dan dapat mengalami penurunan lebih lanjut menuju 40 dolar di masa mendatang apabila ada faktor pemicu yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasar Siaga Hadapi Rapat Bank Sentral

Pasar Siaga Hadapi Rapat Bank Sentral

Bisnis | Rabu, 27 April 2016 | 18:38 WIB

Analisis Forextime: IMF Pesimistis dengan Pertumbuhan Global

Analisis Forextime: IMF Pesimistis dengan Pertumbuhan Global

Bisnis | Kamis, 14 April 2016 | 15:54 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB