Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Jokowi Minta Kebijakan Kemudahan Berusaha Harus Berjalan

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 09 Mei 2016 | 17:40 WIB
Jokowi Minta Kebijakan Kemudahan Berusaha Harus Berjalan
Jokowi Resmikan Pasar Manis

Suara.com - Presiden Joko Widodo kembali menegaskan targetnya kepada para menteri Kabinet Kerja agar ke depannya kemudahan berusaha di Indonesia menjadi semakin baik. Peringkat kemudahan berusaha di Indonesia saat ini berada pada peringkat ke-109 dari 189 negara, tahun depan ditargetkan agar Indonesia berada di peringkat ke-40.

"Langkah-langkah perbaikan diperlukan karena saya ingin peringkat ease of doing business bisa diturunkan dari peringkat 109 menjadi peringkat ke-40," kata Jokowi dalam rapat terbatas mengenai kemudahan berusaha, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah salah satunya telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi ke-12 pada tanggal 28 April lalu. Paket kebijakan tersebut fokus pada pemangkasan sejumlah prosedur, biaya, dan izin yang dibutuhkan untuk berusaha terutama untuk pengusaha kecil dan menengah.

"Saya minta langkah perbaikan dalam paket ini betul-betul jalan di lapangan, dan berubah secara nyata. Jangan sampai hanya tertulis, tapi di lapangannya belum sesuai dengan apa yang diinginkan," tegas dia.

Menurut dia paket kebijakan ekonomi ke-12 merupakan paket kebijakan penting yang mencakup 10 indikator kemudahan berusaha. Dengan adanya paket kebijakan tersebut, jumlah prosedur pengurusan dalam berusaha mampu dipangkas menjadi hampir setengahnya.

"Dari 10 indikator tersebut, jumlah prosedur yang sebelumnya berjumlah 94 prosedur dipangkas menjadi 49. Kalau dilihat dari pemangkasannya memang sudah kelihatan. Tetapi dalam prakteknya saya ingin betul-betul ini kita ikuti bersama. Terutama dalam implementasi di lapangan," ujar dia.

Selain pemangkasan prosedur, paket kebijakan ekonomi ke-12 turut memangkas jumlah perizinan dan juga waktu yang dibutuhkan untuk mengurus usaha.

"Begitu pula dengan perizinan yang sebelumnya berjumlah sembilan izin dipotong menjadi enam izin. Dari sisi waktu yang sebelumnya 1.566 hari dipersingkat menjadi 132 hari," terang dia.

Namun demikian, Jokowi menginginkan agar pemangkasan prosedur, izin, hari, dan biaya tersebut tidak hanya berupa tulisan kebijakan semata, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan.

"Saya minta langkah-langkah perbaikan dalam paket kebijakan ke-12 ini betul-betul berjalan di lapangan dan berubah secara nyata. Saya lihat misalnya terkait jumlah hari dan biaya dalam urusan pembuatan PT masih belum berubah. Kemudian proses pengurusan sertifikat tanah juga masih belum," ungkap dia.

Dalam rapat terbatas yang turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ini, Jokowi menegaskan bahwa perbaikan dan tindak lanjut paket kebijakan ekonomi ke-12 juga dilakukan secara nasional.

"Perbaikan perubahan juga harus sampai ke daerah. Saya sudah titip ke para bupati untuk menindaklanjuti apa yang sudah kita lakukan di paket kebijakan ekonomi ke-12 itu. Pemerintah menginginkan kebijakan ini berlaku secara nasional," jelasnya.

Perbaikan Peringkat Layak Investasi

Mantan Wali Kota Solo ini menginginkan agar perbaikan yang dilakukan tidak hanya ditujukan untuk mengejar peringkat kemudahan berusaha Indonesia, namun juga menjadikan Indonesia sebagai negara layak investasi.

Dia menegaskan bahwa Indonesia harus mendapatkan peringkat layak investasi agar memperluas akses Indonesia pada pasar keuangan internasional dengan biaya perolehan dana yang lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sampai Juni 2016, Mendagri Target Pangkas 3.000 Aturan Bermasalah

Sampai Juni 2016, Mendagri Target Pangkas 3.000 Aturan Bermasalah

Bisnis | Kamis, 05 Mei 2016 | 13:12 WIB

Iklim Bisnis Di Kuartal I 2016 Menurun dibandingkan Tahun Lalu

Iklim Bisnis Di Kuartal I 2016 Menurun dibandingkan Tahun Lalu

Bisnis | Rabu, 04 Mei 2016 | 14:53 WIB

BKPM: Investasi Terbesar di Sektor Industri Padat Karya

BKPM: Investasi Terbesar di Sektor Industri Padat Karya

Bisnis | Rabu, 04 Mei 2016 | 11:47 WIB

30 Pengusaha Arab Saudi Siap Berinvestasi di Indonesia

30 Pengusaha Arab Saudi Siap Berinvestasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 03 Mei 2016 | 06:47 WIB

Malaysia Investment Forum Catatkan Minat Investasi Rp7,9 Triliun

Malaysia Investment Forum Catatkan Minat Investasi Rp7,9 Triliun

Bisnis | Sabtu, 30 April 2016 | 13:31 WIB

Investor Perkebunan Malaysia Diminta Bangun Industri Pengolahan

Investor Perkebunan Malaysia Diminta Bangun Industri Pengolahan

Bisnis | Sabtu, 30 April 2016 | 07:27 WIB

BKPM Promosikan Kemudahan Investasi Pada 170 Pengusaha Malaysia

BKPM Promosikan Kemudahan Investasi Pada 170 Pengusaha Malaysia

Bisnis | Jum'at, 29 April 2016 | 14:12 WIB

BKPM Klaim Berusaha di Indonesia Lebih Sederhana, Cepat, Murah

BKPM Klaim Berusaha di Indonesia Lebih Sederhana, Cepat, Murah

Bisnis | Jum'at, 29 April 2016 | 10:42 WIB

Minati Industri Makanan, Cina Siap Serap 1.500 Tenaga Kerja

Minati Industri Makanan, Cina Siap Serap 1.500 Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 12:23 WIB

Investor IT Cina Bidik Malaysia & Indonesia untuk Investasi

Investor IT Cina Bidik Malaysia & Indonesia untuk Investasi

Bisnis | Rabu, 27 April 2016 | 16:03 WIB

Terkini

Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hong Kong

Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 10:53 WIB

Harga BBM RI Naik, Emas Antam Langsung Meroket

Harga BBM RI Naik, Emas Antam Langsung Meroket

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 10:17 WIB

Impor Minyak Rusia Mulai Jalan, Pakar Ingatkan Risiko Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Mulai Jalan, Pakar Ingatkan Risiko Ketahanan Energi RI

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 10:03 WIB

Diam-diam Harga BBM RI Naik, Janji Manis Prabowo Hanya Kuat 17 Hari?

Diam-diam Harga BBM RI Naik, Janji Manis Prabowo Hanya Kuat 17 Hari?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 09:49 WIB

Harga BBM Naik Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Dexlite Rp23.600, Cek Daftar Lengkapnya

Harga BBM Naik Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Dexlite Rp23.600, Cek Daftar Lengkapnya

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 09:10 WIB

Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan ICP Maret 2026

Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan ICP Maret 2026

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 08:50 WIB

Selat Hormuz Resmi Dibuka Kembali, Ini Penjelasan ESDM soal Nasib 2 Kapal Pertamina

Selat Hormuz Resmi Dibuka Kembali, Ini Penjelasan ESDM soal Nasib 2 Kapal Pertamina

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 07:30 WIB

Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri

Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 07:03 WIB

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB