Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

11 BUMM Tandatangan Fasilitas Lindung Nilai dengan BI

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 25 Mei 2016 | 12:46 WIB
11 BUMM Tandatangan Fasilitas Lindung Nilai dengan BI
Delapan korporasi dan tiga bank Badan Usaha Milik Negara, hari ini, menandatangami fasilitas lindung nilai atau FX line [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Guna mengurangi resiko keuangan dengan menggunakan mata uang asing, delapan korporasi dan tiga bank Badan Usaha Milik Negara, hari ini, menandatangami fasilitas lindung nilai atau FX line senilai 1,92 miliar dollar AS. Penandatanganan disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

Agus mengatakan lindung nilai sangat penting dilakukan. Pasalnya, dalam lima tahun terakhir, jumlah transaksi lindung nilai mengalami peningkatan.

Hal ini terlihat dari peningkatan porsi transaksi derivatif di pasar valas domestik dibandingkan total transaksi valas yang mencapai 40 perse pada tahun 2016, dibandingkan 35 persen di tahun 2015.

"Jadi dengan ikutnya fasilitas lindung nilai ini bisa mengurangi risiko adanya gejolak di pasar keuangan. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pasar keuangan dan perekonomian nasional terhadap gejolak nilai tukar, serta membantu pencapaian stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional," kata Agus di kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (25/5/2016).

Agus berharap perbankan nasional meningkatkan pengembangan produk derivatif yang tujuannya merealisasikan lindung nilai agar bisa mendukung stabilitas makroekonomi dan pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Diharapkan bisa memicu pelaksanaan transaksi hedging oleh korporasi lain, baik ruang lingkup perusahaan korporasi BUMN, maupun perusahaan swasta secara umum," katanya.

Penandatangan diikuti oleh PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) sebesar 750 juta dolar AS, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) sebesar 619 juta dolar AS, dan PT. Bank Mandiri (Persero) sebesar 555 juta dollar AS.

Adapun delapan korporasi BUMN yang ikut berpartisipasi dalam hedging ini adalah ‎PT. Pupuk Indonesia (Persero), PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), PT Pelindo II (Persero), PT Pelindo III (Persero), Perum Peruri, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, dan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Per April 2016, Agen Laku Pandai Bank Mandiri Capai 17.597 Unit

Per April 2016, Agen Laku Pandai Bank Mandiri Capai 17.597 Unit

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2016 | 23:00 WIB

Bank Mandiri Layani Transaksi Keuangan Angkasa Pura II

Bank Mandiri Layani Transaksi Keuangan Angkasa Pura II

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2016 | 21:13 WIB

Pelindo I Tawarkan Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Pelindo I Tawarkan Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2016 | 14:16 WIB

Outstanding BRI Tembus Rp120 Triliun di Kuartal I 2016

Outstanding BRI Tembus Rp120 Triliun di Kuartal I 2016

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2016 | 06:56 WIB

Terkini

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB