Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mengapa Kita Harus Berinvestasi?

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 31 Mei 2016 | 09:00 WIB
Mengapa Kita Harus Berinvestasi?
Ilustrasi pilihan investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Di masa kini, masih banyak masyarakat yang kurang menyadari akan pentingnya menyimpan dana bagi masa depan atau berinvestasi. Apalagi, mereka yang hidup di kota besar seperti Jakarta memiliki perilaku konsumtif sehingga mengesampingkan kebutuhan investasi bagi masa depan.

Memang tidak mengherankan, apabila kehidupan masyarakat di perkotaan besar cenderung konsumtif. Hal ini bisa didorong dengan segala fasilitas yang serba ada seperti maraknya tempat hiburan, mal, restoran dan kafe yang biasa menjadi tempat untuk menghabiskan waktu dan uang.

Padahal, apabila kita dapat mengurangi perilaku konsumtif ini dan beralih dengan mulai berinvestasi, ada manfaat yang akan bisa kita rasakan. Salah satu manfaatnya kita dapat menyiapkan dan memenuhi kebutuhan di masa depan.

Lantas, hal apa saja yang mengharuskan kita untuk berinvestasi?

1. Adanya tingkat inflasi
Pernahkah kita berpikir, ketika berbelanja harga barang yang kita beli, naik dari tahun ke tahun. Misalnya, saat lima tahun lalu kita dapat membeli beras satu liter dengan harga Rp8.000, tetapi saat ini harga beras satu liter sebesar Rp11.500. Itu artinya dalam jangka lima tahun, terdapat kenaikan harga beras sebesar Rp3.500, atau sekitar 43,75 persen.

Kenaikan harga seperti itulah yang disebut dengan inflasi, di mana terdapat kenaikan harga pada barang-barang. Oleh sebab itu, apabila kita tidak dapat meningkatkan pendapatan, maka daya beli kita akan berkurang.

Makaya, kita perlu berinvestasi agar dapat menjaga daya beli kita terhadap suatu barang di masa datang. Sebab, hasil dari keuntungan berinvestasi dapat berpotensi melebihi tingkat inflasi yang terjadi.

2. Adanya keinginan untuk mengembangkan nilai aset (kekayaan)
Menjadi kaya, tentunya menjadi keinginan setiap orang. Apabila kita adalah seorang pengusaha, pasti kita ingin terus memperbesar usaha. Nah, untuk memperbesar usaha kita pun menambah modal atau berinvestasi dengan harapan hasil usaha pun dapat lebih besar.

Namun bila kita sebagai pekerja yang pendapatannya hanya sebatas gaji, tidak tertutup kemungkinan kita bisa menjadi kaya dari hasil yang disisihkan yang kemudian diinvestasikan. Investasi memberikan kita ruang untuk menyimpan dana yang bisa berkembang dalam jangka panjang atau menambah pendapatan secara pasif.

3. Adanya tujuan keuangan di masa mendatang
Dalam hidup, tentunya setiap orang memiliki tujuan tak terkecuali untuk tujuan keuangan dan kebutuhan di masa depan yang harus dipersiapkan sejak saat ini. Tujuan keuangan ini bisa saja dicapai dalam jangka pendek (1-2 tahun), jangka menengah (3-5 tahun), dan jangka panjang (lebih dari lima tahun).

Misalnya tujuan keuangan ini untuk kebutuhan pendidikan anak atau dana pensiun saat masa tua tiba (jangka panjang). Kebutuhan ini, tentunya akan semakin besar di masa mendatang karena adanya inflasi. Oleh karena itu kita harus menyisihkan uang untuk dapat mulai berinvestasi sejak saat ini (masa produktif).

Setelah mengerti alasan untuk berinvestasi, sebaiknya kenali dan pelajari terlebih dahulu mengenai jenis-jenis investasi, termasuk memperhitungkan segala risiko dan keuntungannya.
Hal ini untuk dapat menghindari kita terjebak pada invetasi yang kosong (investasi bodong).

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB