Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

3 Hal Ini Bikin Anda Jatuh Hati Untuk Berinvestasi Emas

Madinah | Suara.com

Kamis, 02 Juni 2016 | 09:03 WIB
3 Hal Ini Bikin Anda Jatuh Hati Untuk Berinvestasi Emas
Ilustrasi investasi emas. [shutterstock]

Suara.com - Emas merupakan  salah satu logam mulia bernilai tinggi ini yang menjadi favorit masyarakat dalam menyimpan kekayaan mulai dulu hingga kini. Khusus bagi kaum hawa, emas tidak menjadi sebagai alat untuk berinvestasi, tetapi juga bisa menjadi aksesoris yang dapat mempercantik dan memperindah penampilan.

Banyak masyarakat memilih emas sebagai investasi karena menyimpan logam mulia ini dianggap aman dan menguntungkan di masa depan. Dianggap aman, emas ini memiliki fisik yang nyata sehingga dapat kita simpan sendiri dan kita berkuasa penuh atas emas yang kita miliki, sehingga tidak bergantung kepada orang lain.

Lantas, sebenarnya hal apa saja yang membuat berinvestasi pada emas ini masih digemari dari dulu hingga sekarang? Berikut ulasannya.

1. Profit yang cukup tinggi

Harga emas dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan dan melebihi dari tingkat inflasi yang terjadi setiap tahunnya. Oleh sebab itu, berinvestasi pada emas ini dapat menjaga daya beli kita terhadap suatu barang yang harganya meningkat akibat kenaikan harga (inflasi).

Hal menarik lainnya dari investasi emas adalah apabila kita berinvestasi emas dalam bentuk batangan. Pada emas batangan kita tidak dikenakan pajak karena memiliki tingkat keuntungan dan jaminan yang lebih tinggi. Sebab, emas jenis ini memiliki sertifikat keaslian dan informasi terkait emas seperti berat, ukuran dan tingkat kadar emasnya. 

2. Emas memiliki likuiditas yang tinggi

Bila dibandingkan dengan jenis investasi riil lainnya seperti properti (rumah dan tanah), emas memiliki likuiditas yang sangat tinggi. Maksudnya adalah pada saat kita sedang membutuhkan dana yang mendesak, kita dapat langsung menjual emas di toko perhiasan atau kantor pegadaian dan seketika itu juga emas dapat dicairkan dalam bentuk uang yang kita butuhkan.

3. Nilai/harga emas berdasarkan nilai pasar

Dalam hal ini, pergerakan harga emas tidak ada yang bisa mengintervensi, sehingga naik turunnya harga emas sesuai dengan permintaan dan penawaran riil dipasar. Secara jangka panjang, emas  memang cenderung akan meningkat, tetapi dalam jangka pendek emas juga mengalami pergerakan yang naik turun.

Fluktuasi pada harga emas ini juga terpengaruh dari pergerakan nilai dolar AS. Hal tersebut dikarenakan emas merupakan salah satu komoditas yang diperdagangkan secara global dengan menggunakan dolar. Pergerakan dolar terhadap rupiah juga akan mempengaruhi harga emas di dalam negeri. Apabila dolar menguat terhadap rupiah maka harga emas akan cenderung meningkat dan begitu sebaliknya pada saat dolar melemah terhadap rupiah maka harga emas akan cenderung turun. Jadi mari mulai berinvestasi emas agar kekayaan kita tidak habis tergerus inflasi dan kita bisa membentangkan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita nanti.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tertarik Usaha Franchise? Ikuti 3 Kiat Ini Untuk Memulainya

Tertarik Usaha Franchise? Ikuti 3 Kiat Ini Untuk Memulainya

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 10:27 WIB

Terkini

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:18 WIB

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB