Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

3 Hal Ini Bikin Anda Jatuh Hati Untuk Berinvestasi Emas

Madinah

Kamis, 02 Juni 2016 | 09:03 WIB
3 Hal Ini Bikin Anda Jatuh Hati Untuk Berinvestasi Emas
Ilustrasi investasi emas. [shutterstock]

Suara.com - Emas merupakan  salah satu logam mulia bernilai tinggi ini yang menjadi favorit masyarakat dalam menyimpan kekayaan mulai dulu hingga kini. Khusus bagi kaum hawa, emas tidak menjadi sebagai alat untuk berinvestasi, tetapi juga bisa menjadi aksesoris yang dapat mempercantik dan memperindah penampilan.

Banyak masyarakat memilih emas sebagai investasi karena menyimpan logam mulia ini dianggap aman dan menguntungkan di masa depan. Dianggap aman, emas ini memiliki fisik yang nyata sehingga dapat kita simpan sendiri dan kita berkuasa penuh atas emas yang kita miliki, sehingga tidak bergantung kepada orang lain.

Lantas, sebenarnya hal apa saja yang membuat berinvestasi pada emas ini masih digemari dari dulu hingga sekarang? Berikut ulasannya.

1. Profit yang cukup tinggi

Harga emas dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan dan melebihi dari tingkat inflasi yang terjadi setiap tahunnya. Oleh sebab itu, berinvestasi pada emas ini dapat menjaga daya beli kita terhadap suatu barang yang harganya meningkat akibat kenaikan harga (inflasi).

Hal menarik lainnya dari investasi emas adalah apabila kita berinvestasi emas dalam bentuk batangan. Pada emas batangan kita tidak dikenakan pajak karena memiliki tingkat keuntungan dan jaminan yang lebih tinggi. Sebab, emas jenis ini memiliki sertifikat keaslian dan informasi terkait emas seperti berat, ukuran dan tingkat kadar emasnya. 

2. Emas memiliki likuiditas yang tinggi

Bila dibandingkan dengan jenis investasi riil lainnya seperti properti (rumah dan tanah), emas memiliki likuiditas yang sangat tinggi. Maksudnya adalah pada saat kita sedang membutuhkan dana yang mendesak, kita dapat langsung menjual emas di toko perhiasan atau kantor pegadaian dan seketika itu juga emas dapat dicairkan dalam bentuk uang yang kita butuhkan.

3. Nilai/harga emas berdasarkan nilai pasar

Dalam hal ini, pergerakan harga emas tidak ada yang bisa mengintervensi, sehingga naik turunnya harga emas sesuai dengan permintaan dan penawaran riil dipasar. Secara jangka panjang, emas  memang cenderung akan meningkat, tetapi dalam jangka pendek emas juga mengalami pergerakan yang naik turun.

Fluktuasi pada harga emas ini juga terpengaruh dari pergerakan nilai dolar AS. Hal tersebut dikarenakan emas merupakan salah satu komoditas yang diperdagangkan secara global dengan menggunakan dolar. Pergerakan dolar terhadap rupiah juga akan mempengaruhi harga emas di dalam negeri. Apabila dolar menguat terhadap rupiah maka harga emas akan cenderung meningkat dan begitu sebaliknya pada saat dolar melemah terhadap rupiah maka harga emas akan cenderung turun. Jadi mari mulai berinvestasi emas agar kekayaan kita tidak habis tergerus inflasi dan kita bisa membentangkan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita nanti.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tertarik Usaha Franchise? Ikuti 3 Kiat Ini Untuk Memulainya

Tertarik Usaha Franchise? Ikuti 3 Kiat Ini Untuk Memulainya

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 10:27 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×