Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Buruh Protes Tak Dapat Pengampunan Pajak Seperti Pengusaha

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 Juni 2016 | 11:04 WIB
Buruh Protes Tak Dapat Pengampunan Pajak Seperti Pengusaha
Buruh demo depan istana. [suara.com/ Oke Atmaja]

Suara.com - Kelompok buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) protes pengusaha jadi menerima pengampunan pajak. Undang-Undang Pengampunan Pajak sudah disetujui DPR.

Presiden KSPI, Said Iqbal menjelaskan pemberian pengampunan pajak itu melukai keadilan masyarakat. Sebab buruh saja tidak mendapatkan pengampunan pajak. Dia mengklaim buruh sebagai pembayar pajak yang taat.

"Buruh merupakan kelompok yang taat membayar pajak, yaitu PPh 21. Bahkan sebelum gajinya diterima, sudah dipotong untuk membayar pajak," kata Iqbal di Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Kata Iqbal, seharusnya negara malu mengampuni para pengemplang pajak hanya demi mengejar pendapatan pajak. Dia menekankan negara menggadaikan hukum.

"Undang-Undang Pengampunan Pajak tidak menjamin peningkatan pemasukan pajak yang saat ini minus. KSPI tidak percaya target Rp165 triliun dari pengampunan pajak akan tercapai," tuturnya.

Iqbal mengatakan pemerintah belum bisa menghitung besaran repatriasi dana yang datang dari luar negeri. Karena itu, pemerintah seharusnya membuat kebijakan berdasarkan data yang benar dan tepat terlebih dahulu, bukan asumsi.

"Apalagi, data dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia berbeda," ujarnya.

Persoalan yang menyebabkan pengusaha mengemplang pajak adalah ketaatan hukum. Karena itu, Iqbal meminta pemerintah tidak menukarnya dengan pengampunan pajak.

"Buruh dan pengusaha kecil saja dikenakan pajak, tidak pernah mendapatkan pengampunan. Bahkan penghasilan tidak kena pajak buruh masih rendah dan puluhan juta buruh penerima upah minimum juga terkena pemotongan pajak. Apakah ini adil?" tanyanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UU Tax Amnesty Disahkan, Pemerintah Siapkan Instrumen Investasi

UU Tax Amnesty Disahkan, Pemerintah Siapkan Instrumen Investasi

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 21:40 WIB

Rieke Merasa Ada yang Ganjil dari Penyusunan UU Tax Amnesty

Rieke Merasa Ada yang Ganjil dari Penyusunan UU Tax Amnesty

DPR | Selasa, 28 Juni 2016 | 21:32 WIB

PDIP Tak Setuju Target Penerimaan Denda Pajak Masuk APBN-P 2016

PDIP Tak Setuju Target Penerimaan Denda Pajak Masuk APBN-P 2016

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:49 WIB

DPR Akhirnya Sahkan APBN-P 2016 Sebesar Rp2.082 Triliun

DPR Akhirnya Sahkan APBN-P 2016 Sebesar Rp2.082 Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:21 WIB

Ini Catatan Kritis PDIP Pada UU Pengampunan Pajak

Ini Catatan Kritis PDIP Pada UU Pengampunan Pajak

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:09 WIB

Disahkan, Esok Pemerintah Mulai Sosialisasi UU Tax Amnesty

Disahkan, Esok Pemerintah Mulai Sosialisasi UU Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:02 WIB

PDIP Minta Tax Amnesty Tak Jadi Andalan Sumber Pendapatan Negara

PDIP Minta Tax Amnesty Tak Jadi Andalan Sumber Pendapatan Negara

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:55 WIB

Usai Sahkan Tax Amnesty, DPR Bahas APBN-P 2016 di Rapat Paripurna

Usai Sahkan Tax Amnesty, DPR Bahas APBN-P 2016 di Rapat Paripurna

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:53 WIB

Ditolak 3 Fraksi, DPR Akhirnya Tetap Sahkan RUU Tax Amnesty

Ditolak 3 Fraksi, DPR Akhirnya Tetap Sahkan RUU Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:27 WIB

NasDem Tegaskan Pengampunan Pajak Bagian dari Reformasi Pajak

NasDem Tegaskan Pengampunan Pajak Bagian dari Reformasi Pajak

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:18 WIB

Terkini

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×