Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Investasi Hanya Rp100 Ribu, Ini Keunggulan Reksa Dana

Angelina Donna

Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:47 WIB
Investasi Hanya Rp100 Ribu, Ini Keunggulan Reksa Dana
Ilustrasi (freedigitalnetphoto)

Suara.com -  

Seiring dengan berkembangnya produk keuangan, kini berinvestasi tidak hanya bagi mereka yang memiliki dana yang banyak. Kita yang memiliki penghasilan terbatas pun bisa berinvestasi, dengan instrumen reksa dana.

Reksa dana merupakan salah satu produk investasi pasar modal yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menempatkan dananya. Oleh manajer investasi yang professional, dana masyarakat ini kemudian akan dikelola ke dalam berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi dan doposito.         

Dengan dana minimal Rp100 ribu, kita sudah dapat memiliki aset yang berbentuk unit penyertaan reksa dana dalam sebuah pengelolaan berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, dan deposito. Beragamnya isi (portofolio) dari reksa dana membuat tingkat risiko pun dapat menyebar atau terdiversifikasi.

Mengingat tingkat inflasi tinggi yang terjadi setiap tahunnya, kita sebaiknya mencari tempat alternatif pilihan lain selain di bank untuk menghasilkan imbal hasil yang mampu mengalahkan tingkat inflasi. Kalau tidak, uang yang kita kumpulkan di tabungan saja lama-lama bisa tergerus nilainya karena inflasi tersebut.

Oleh karena itu, berinvestaasi sangat perlu dilakukan agar uang kita dapat berkembang sehingga tetap dapat menjaga kemampuan kita dalam membeli barang di masa depan. Sayangnya, terkadang sebagian besar orang masih menganggap investasi hanya perlu dilakukan jika sudah mapan dan berkecukupan.

Padahal, investasi reksa dana memiliki tiga keunggulan utama. Pertama, investasi ini bisa kita mulai dengan modal yang relatif kecil pada reksa dana. Meski dengan modal yang relatif rendah, bukan berarti investasi reksa dana ini tidak cukup layak untuk dilakukan. Inilah keunggulan kedua yaitu potensi imbal hasil atau keuntungan dari berinvestasi reksa dana pun lebih besar bila dibandingkan hanya menyimpan uang di dalam tabungan.

Keunggulan lainnya adalah, pembelian reksa dana sudah bisa dilakukan dengan mudah secara online layaknya berbelanja melalui media internet, seperti yang tersedia pada Marketplace Investasi Bareksa. Dengan transaksi online ini, kita dapat melakukan jual dan beli reksa dana kapan saja dan dimana saja sesuai dengan kebutuhan kita hanya dengan satu akun saja dan tentunya ini aman serta telah mendapatkan izin dari pihak Otoritas Jasa keuangan (OJK).

Jenis Reksa Dana

Reksa dana terdiri dari beberapa jenis yakni reksa dana dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Berdasarkan risiko dan return (keuntungan), keempat jenis reksa dana tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Reksa dana pasar uang memiliki risiko paling rendah dengan potensi return 5 - 7 persen. Kemudian potensi return dari reksa dana pendapatan tetap sekitar 8 - 12 persen. Sementara reksa dana campuran dan saham berpontensi menghasilkan return sekitar 15 - 20 persen setahun. Tentunya semakin tinggi keuntungan yang diharapkan maka akan semakin besar pula risikonya.

Berinvestasi reksa dana ini dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan keuangan kita. Misalnya saja kita ingin mengumpulkan uang untuk liburan dalam dua tahun ke depan, kita dapat menempatkan uang kita pada reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap. Kedua jenis itu dipilih untuk jangka pendek karena memiliki fluktuasi pasar yang rendah, sehingga pertumbuhan investasi kita cenderung lebih stabil untuk keperluan waktu dekat.

Sementara apabila kita memiliki tujuan investasi dengan jangka panjang seperti untuk persiapan dana pensiun atau biaya kuliah anak, kita dapat menempatkan uang kita pada reksa dana campuran dan saham. Hal ini dikarenakan kedua jenis reksa dana ini berpotensi dapat manghasilkan return yang tinggi secara jangka panjang (lebih dari 5 tahun). Meski dalam jangka pendek kedua reksa dana ini juga memiliki risiko tinggi karena pergerakan dari asetnya cukup berfluktuasi.

Dalam berinvestasi, kita perlu memperhatikan tujuan dan profil risiko masing-masing. Hal ini dilakukan agar kita dapat menentukan pilihan jenis reksa dana yang cocok bagi kita sehingga investasi kita pada reksa dana pun berhasil.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Berinvestasi Reksa Dana, Kenali 4 Biaya Ini

Sebelum Berinvestasi Reksa Dana, Kenali 4 Biaya Ini

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 16:00 WIB

Ingin Masa Depan Cerah? Jangan Lakukan 5 Hal Ini Di Usia 20-an

Ingin Masa Depan Cerah? Jangan Lakukan 5 Hal Ini Di Usia 20-an

Bisnis | Sabtu, 11 Juni 2016 | 11:20 WIB

Ingin Hidup Tenang? Yuk, Atur Keuangan dengan 4 Cara Ini

Ingin Hidup Tenang? Yuk, Atur Keuangan dengan 4 Cara Ini

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 18:32 WIB

3 Hal Ini Bikin Anda Jatuh Hati Untuk Berinvestasi Emas

3 Hal Ini Bikin Anda Jatuh Hati Untuk Berinvestasi Emas

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2016 | 09:03 WIB

Tertarik Usaha Franchise? Ikuti 3 Kiat Ini Untuk Memulainya

Tertarik Usaha Franchise? Ikuti 3 Kiat Ini Untuk Memulainya

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 10:27 WIB

Mengapa Kita Harus Berinvestasi?

Mengapa Kita Harus Berinvestasi?

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 09:00 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×