Charoen Pokphan Indonesia Targetkan Pendapatan Tumbuh 15 Persen

Adhitya Himawan

Senin, 11 Juli 2016 | 09:12 WIB
Charoen Pokphan Indonesia Targetkan Pendapatan Tumbuh 15 Persen
Kantor PT Charoen Pokphand Indonesia. [cp.co.id]

Suara.com - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 15 persen dengan pertumbuhan laba mencapai 18 persen. Target dobel digit ini tidak didukung dengan ekspansi yang masif dan belanja modal besar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Senin (11/7/2016).

Tjiu Thomas Efendy, Presiden CPIN, mengatakan, pihaknya memang tidak banyak melakukan ekspansi pada tahun ini. Ekspansi perseroan hanya pada divisi food dengan meluncurkan produk baru minu-man. CPIN belum menganggarkan ekspansi pembangunan pabrik atau pun penambahan gerai Prima Fresh Mart. Untuk mengembangan pasar produk minuman, CPIN menggunakan jaringan distribusi Prima Fresh Mart.

"Ini merupakan langkah efisiensi. Apalagi CPIN telah memiliki sekitar 270 gerai yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Surabaya. CPIN menargetkan segmenbeverages akan berkontribusi sekitar 3 persen terhadap pendapatan dalam tiga tahun ke depan," kata Tiju.

Sementara itu, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memiliki sisa alokasi dana pembelian kembali alias buyback saham masih besar. Dana yang tersisa masih sekitar Rp 1,1 triliun.

"Padahal, perusahaan menyiapkan dana buyback sebesar Rp1,19 triliun untuk mengerek harga sahamnya yang sebelumnya terus merosot," kata kiswoyo.

Artinya, hingga saat ini dana yang terpakai baru sekitar Rp90 miliar, atau terserap 7,5 persen dari total anggaran yang disiapkan. Berdasarkan keterangan resmi ITMG, buyback dilakukan pertama kali pada 27 Mei lalu. Sementara, transaksi terakhir dilakukan pada 28 Juni 2016. Rata-rata har-ga buyback berada pada kisaran Rp8.620 per saham.

"Transaksi tertinggi dilakukan pada 17 Juni. Saat itu, perseroan melakukan buyback atas 2 juta saham dengan harga Rp8.521 per saham," tutup Kiswoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bursa Saham AS dan Eropa Sama-sama Menguat

Bursa Saham AS dan Eropa Sama-sama Menguat

Bisnis | Senin, 11 Juli 2016 | 09:02 WIB

Mayora Indah Setujui Pemecahan Nominal Saham

Mayora Indah Setujui Pemecahan Nominal Saham

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 10:50 WIB

Kekhawatiran Brexit Berkurang, Bursa Saham AS dan Eropa Menguat

Kekhawatiran Brexit Berkurang, Bursa Saham AS dan Eropa Menguat

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 10:23 WIB

Jungle Land Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Jungle Land Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 14:19 WIB

Summarecon akan Kembangkan Kota Mandiri di Bandung & Karawang

Summarecon akan Kembangkan Kota Mandiri di Bandung & Karawang

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 10:20 WIB

Pertama Kalinya Bursa Saham AS dan Eropa Menguat Pasca Brexit

Pertama Kalinya Bursa Saham AS dan Eropa Menguat Pasca Brexit

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 10:13 WIB

Duta Intidaya Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Duta Intidaya Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:58 WIB

WIKA Makin Gencar Memasuki Bisnis Properti

WIKA Makin Gencar Memasuki Bisnis Properti

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 10:43 WIB

Sentimen Negatif Brexit Masih Menerpa Bursa Saham AS dan Eropa

Sentimen Negatif Brexit Masih Menerpa Bursa Saham AS dan Eropa

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 10:32 WIB

BEI Resmikan Pusat Informasi Go Public

BEI Resmikan Pusat Informasi Go Public

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 12:12 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×