Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Defisit APBNP-2016 Diperkirakan Capai 2,7 Persen pada PDB

Adhitya Himawan

Senin, 01 Agustus 2016 | 03:46 WIB
Defisit APBNP-2016 Diperkirakan Capai 2,7 Persen pada PDB
Ilustrasi defisit anggaran. [Shutterstock]

Ekonom Mandiri Sekuritas Leo Putra Rinaldy memproyeksikan defisit anggaran pada kisaran 2,7 persen terhadap PDB pada akhir tahun, setelah dilakukan sejumlah penyesuaian pada postur APBN 2016.

"'Budget deficit' masih bisa di-'manage' tidak harus tiga persen. Kita melihatnya bisa 2,6 persen-2,7 persen yang ditambah dengan kombinasi 'spending' yang di-'cut'," kata Leo dalam diskusi di Nusa Dua, Bali, Minggu (31/7/2016).

Leo menjelaskan penghitungan itu berasal dari perkiraan penerimaan uang tebusan repatriasi modal maupun deklarasi aset hanya sekitar Rp80 triliun-Rp90 triliun serta kemungkinan pemotongan belanja pemerintah hingga Rp88 triliun.

Penghitungan tersebut jauh dari perkiraan pemerintah terkait tambahan penerimaan pajak dari "tax amnesty" Rp165 triliun dan proyeksi pemotongan belanja Kementerian Lembaga sebesar Rp48 triliun.

"Penerimaan perpajakan optimal tumbuhnya hanya delapan persen, tapi belanja pemerintah realisasinya 96 persen, itu defisit bisa 3,3 persen. Kalau mau dibawa 2,6 persen-2,7 persen, pemerintah harus memotong Rp88 triliun, itu bisa Rp19 triliun dari biaya pendidikan, lainnya mungkin dari belanja operasional," ujar Leo.

Ia mengatakan melakukan upaya optimalisasi anggaran dengan melakukan penghematan merupakan cara paling realisitis dalam menyikapi kemungkinan pelebaran defisit fiskal, karena batas aman yang diperbolehkan dalam UU adalah tiga persen terhadap PDB.

Namun, ia menolak ide penerbitan peraturan hukum baru yang memberikan keleluasaan agar defisit anggaran bisa diperlebar melebihi tiga persen, karena investor bisa mempertanyakan kredibilitas pemerintah dalam mengelola kebijakan fiskal.

"Kalau itu dilakukan sekarang tidak elok, investor akan melihat pemerintah tidak bisa me-'manage budget'. Kalaupun misal ada isu atau wacana mengubah defisit anggaran, sebaiknya dilaksanakan saat kondisi ekonominya normal," ujar Leo.

Kementerian Keuangan mencatat realisasi defisit anggaran hingga akhir semester I-2016 telah mencapai Rp230,7 triliun atau 1,83 persen terhadap PDB, karena tingginya penyerapan belanja dan rendahnya penerimaan perpajakan.

Tahun lalu, defisit anggaran hingga akhir semester I-2015 hanya tercatat sebesar Rp84,3 triliun atau 0,73 persen terhadap PDB.

Realisasi defisit anggaran tersebut berasal dari pendapatan negara yang telah mencapai Rp634,7 triliun atau 35,5 persen dari target Rp1.786,2 triliun serta belanja negara Rp865,4 triliun atau 41,5 persen dari pagu Rp1.984,1 triliun.

Meskipun kinerja defisit anggaran sudah mencapai 77,7 persen dari target Rp296,7 triliun, defisit fiskal diperkirakan akan mengecil pada akhir tahun, yang salah satunya dipengaruhi oleh realisasi penerimaan dari program amnesti pajak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Realisasi Pendapatan Negara Rendah, Defisit Anggaran Membengkak

Realisasi Pendapatan Negara Rendah, Defisit Anggaran Membengkak

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 07:15 WIB

Pemerintah Harus Lebih Kreatif Genjot Penerimaan Negara

Pemerintah Harus Lebih Kreatif Genjot Penerimaan Negara

DPR | Selasa, 19 Juli 2016 | 17:53 WIB

Pemerintah Dinilai Ragu Patok Asumsi Makro RAPBN 2017

Pemerintah Dinilai Ragu Patok Asumsi Makro RAPBN 2017

DPR | Selasa, 19 Juli 2016 | 13:00 WIB

Penggunaan Anggaran Negara Dikritik Kurang Efisien dan Efektif

Penggunaan Anggaran Negara Dikritik Kurang Efisien dan Efektif

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 13:32 WIB

Pengamat Minta Jokowi Tak Bermimpi Target Tinggi dalam APBNP-2016

Pengamat Minta Jokowi Tak Bermimpi Target Tinggi dalam APBNP-2016

Bisnis | Senin, 11 Juli 2016 | 13:24 WIB

PDIP Tak Setuju Target Penerimaan Denda Pajak Masuk APBN-P 2016

PDIP Tak Setuju Target Penerimaan Denda Pajak Masuk APBN-P 2016

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:49 WIB

DPR Akhirnya Sahkan APBN-P 2016 Sebesar Rp2.082 Triliun

DPR Akhirnya Sahkan APBN-P 2016 Sebesar Rp2.082 Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:21 WIB

Usai Sahkan Tax Amnesty, DPR Bahas APBN-P 2016 di Rapat Paripurna

Usai Sahkan Tax Amnesty, DPR Bahas APBN-P 2016 di Rapat Paripurna

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:53 WIB

Sidang Paripurna DPR Soal Tax Amnesty Molor Sejam

Sidang Paripurna DPR Soal Tax Amnesty Molor Sejam

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:28 WIB

Ketua DPR Berharap RUU Tax Amnesty Mulus Disetujui

Ketua DPR Berharap RUU Tax Amnesty Mulus Disetujui

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 10:50 WIB

Terkini

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×