DPD Dukung Sri Mulyani Pangkas Anggaran

Adhitya Himawan

Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:04 WIB
DPD Dukung Sri Mulyani Pangkas Anggaran
Pelantikan anggota DPD RI. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) memberikan dukungan atas rencana penyesuaian belanja yang akan dilakukan pemerintah untuk mendorong efektivitas pelaksanaan APBN.

"Ketua DPD memahami situasi yang dihadapi pemerintah dan langkah-langkah yang diambil. Terutama untuk menjaga APBN agar efektif menunjang ekonomi tanpa memberi risiko yang tidak baik," kata Sri seusai bertemu pimpinan DPD di Jakarta, Rabu malam (10/8/2016).

Pertemuan ini dilakukan untuk membahas rencana penyesuaian belanja pemerintah berupa pemotongan anggaran sebesar Rp133,8 triliun yang terdiri atas belanja Kementerian Lembaga Rp65 triliun dan dana transfer ke daerah Rp68,8 triliun.

Sri menjelaskan penyesuaian belanja transfer daerah tersebut dilakukan secara selektif terhadap dana alokasi umum, dana bagi hasil, dana alokasi khusus, maupun dana desa, dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian terkini dan upaya menjaga ketersediaan anggaran.

"Kami selektif untuk hal-hal yang memang harus turun, seperti dana bagi hasil karena harga komoditas turun. Untuk dana alokasi umum, kami akan berkomunikasi dengan pemda untuk meminta komitmen atas pembayaran yang bisa ditunda," ujarnya.

Sedangkan, kata dia, untuk dana alokasi khusus yang non fisik maupun fisik akan ditelusuri kembali pos-pos pengeluaran yang belum perlu dicairkan serta melakukan kajian ulang terhadap sistem administrasi pencairan dana desa.

Terkait belanja Kementerian Lembaga, Sri memastikan penundaan pencairan anggaran akan dilakukan kepada belanja non prioritas yang tidak mempengaruhi kinerja pemerintah dalam menjaga momentum pergerakan ekonomi, mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan.

Ketua Komite IV DPD Ajiep Padindang mengatakan pemerintah daerah tidak perlu khawatir dengan rencana penyesuaian anggaran transfer ke daerah, karena banyak dari anggaran itu terkena penundaan pembayaran ke tahun berikutnya.

Selain itu, kata dia, dana yang siap terpakai karena proyek sudah ditenderkan ke pihak ketiga juga tidak akan dilakukan penyesuaian. Namun, kalaupun dilakukan penyesuaian, maka proyek itu akan tercatat sebagai multiyears yang akan dianggarkan dananya pada APBN tahun depan.

"Ini sebenarnya tunda bayar. Jadi bukan dipotong. Kalaupun perlu penyesuaian itu nantinya menjadi proyek 'multiyears'. Komitmen Menkeu tadi cukup bagus, sehingga daerah tidak perlu gusar," kata Ajiep. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×