Harga Minyak Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dolar AS

Ririn Indriani

Rabu, 31 Agustus 2016 | 09:26 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dolar AS
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia turun pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena dolar yang lebih kuat memperlemah sentimen pasar, membuat minyak yang dihargakan dalam dolar kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober kehilangan 0,63 dolar AS menjadi menetap di 46,35 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober berkurang 0,89 dolar AS menjadi ditutup pada 48,37 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa karena komentar-komentar "hawkish" terbaru dari pejabat-pejabat Federal Reserve meningkatkan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,56 persen menjadi 96,116 pada akhir perdagangan, level tertinggi dalam tiga minggu.

Harga minyak juga mengalami penurunan di tengah kekhawatiran pasar atas meningkatnya produksi minyak mentah Timur Tengah.

Irak, yang telah mengekspor lebih banyak minyak mentah dari pelabuhan-pelabuhan selatan pada Agustus, akan terus meningkatkan produksinya, menteri minyak negara itu mengatakan pada Sabtu (27/8/2016). Sementara itu, seorang pejabat Iran dilaporkan mengatakan bahwa negaranya berencana untuk meningkatkan produksi.

Perkembangan tersebut menambah kekhawatiran bahwa pertemuan informal produsen-produsen OPEC bersama-sama dengan Rusia pada bulan depan mungkin tidak akan menghasilkan harga yang lebih kuat.

Harga minyak telah reli pada Agustus di tengah harapan bahwa Rusia dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak akan menyetujui pembatasan produksi ketika mereka bertemu di Aljazair pada 26-28 September.

Kantor berita resmi Iran IRNA melaporkan pada Selasa bahwa Menteri Perminyakan Bijan Zangeneh mengatakan bahwa negaranya berencana untuk meningkatkan produksi dalam rangka mendapatkan kembali pangsa pasarnya yang hilang selama negaranya berada di bawah sanksi internasional.

Iran telah berupaya untuk meningkatkan produksinya di atas empat juta barel per hari sejak pencabutan sanksi internasional awal tahun ini. Iran saat ini memproduksi 3,8 juta barel per hari, menurut laporan tersebut. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar Melemah, Harga Minyak Dunia Melonjak

Dolar Melemah, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 07:34 WIB

Terkini

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:25 WIB

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 15:22 WIB

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:20 WIB

Super Serius! Kapolri Didesak Ungkap Identitas Jenderal Bintang 4 yang Sadap Pejabat Negara

Super Serius! Kapolri Didesak Ungkap Identitas Jenderal Bintang 4 yang Sadap Pejabat Negara

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:15 WIB

Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock

Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:15 WIB

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:10 WIB

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

×