Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Menperin Sebut Banyak Investor Cina Ngebet Investasi di Indonesia

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 08 September 2016 | 14:30 WIB
Menperin Sebut Banyak Investor Cina Ngebet Investasi di Indonesia
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (25/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa cukup banyak pelaku industri asal Cina yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Salah satunya adalah Jiangsu Dongqun Investment Holding Group Co., Ltd yang telah menyatakan minatnya untuk membangun industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dengan nilai investasi sebesar 100 Juta Dolar Amerika Serikat (AS).

“Kami tentunya menyambut baik minat Jiangsu Dongqun Investment Holding Group Co., Ltd yang ingin berinvestasi di Indonesia. Kami juga telah menyampaikan kepada mereka beberapa opsi lokasi investasi seperti di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah mengingat di sana masih luas lahannya dan tenaga kerjanya yang tersedia cukup terampil,” kata Menperin di Jakarta, Senin (5/9/2016).

Hal itu disampaikannya sebagai salah satu hasil kunjungan kerja mendampingi Presiden Joko Widodo keRepublik Rakyat Cina (RRT) beberapa hari lalu dalam rangka menghadiri KTT G-20 di Hangzhou. Selain itu, Airlangga juga sempat menjadi narasumber pada Indonesia Business Forum di Shanghai.

Menperin juga mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan jajaran manajemen Jiangsu Dongqun Investment Holding Group Co., Ltd di Shanghai. Pada kesempatan itu, Menperin didampingi Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Harjanto serta Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani.

“Kami meminta kepada mereka agar dapat melakukan kerja sama dengan local partner,” ujar Airlangga. Sementara itu, lanjutnya, pihak Jiangsu Dongqun Investment Holding Group Co., Ltd sempat menanyakan tentang insentif investasi serta ketersediaan energi bagi industri TPT.

Menperin menjelaskan, Pemerintah Indonesia telah melakukan deregulasi kebijakan ekonomi untuk mengurangi aturan-aturan yang dapat menghambat perkembangan industri dan bisnis di Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 13 paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan.

“Pemerintah juga tengah mengkaji penurunan harga gas yang kompetitif bagi industri, termasuk untuk sektor TPT. Hal ini untuk meningkatkan daya saing industri tersebut,” tuturnya. Di samping itu, tambah Airlangga,bagi industri yang memenuhi syarat akan diberikan insentif khusus seperti tax holidaytax allowance, dan pembebasan bea masuk bagi industri tertentu dalam rangka investasi.

Menperin juga mengatakan, selain Jiangsu Dongqun Investment Holding Group Co., Ltd yang ingin berinvestasi di Indonesia, China Railway Construction Corporation (CRCC) juga sudah sepakat menyusun mekanisme kerja sama dengan Kementerian Perindustrian RI untuk meningkatkan SDM dan daya saing industri kedua negara dalam waktu dekat. CRCC merupakan industri yang bergerak di sektor manufaktur serta jasa konstruksi kereta cepat, jembatan, terowongan dan proyek-proyek infrastruktur lainnya.

Perkembangan Investasi Cina

Sementara itu, Harjanto menyampaikan bahwa investasi merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi sangat besar pada perekonomian nasional. Pada kuartal II tahun 2016, realisasi investasi asing mencapai 8,01 miliar Dolar AS atau meningkat 49,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015. 

“Pada kuartal II tahun 2016, Tiongkok telah berkomitmen pada 271 proyek investasi di Indonesia dengan total nilai sebesar 925 juta Dolar AS yang kontribusi utamanya dari sektor industri baja, permesinan, elektronik, makanan, semen dan beberapa industri strategis lainnya,” paparnya.

Harjanto juga mengatakan, dengan terus meningkatnya investasi Cina di Indonesia, diharapkan akan membawa efek positif bagi perekonomian nasional, bahkan bagi peningkatan daya saing industri dalam negeri.

Beberapa investasi Tiongkok di Indonesia yang sudah berjalan antara lain PT. Sulawesi Mining Investment yang bergerak pada bidang pertambangan nikel dengan kapasitas 300.00 ton per tahun dengan nilai invetasi sebesar 636 juta Dolar AS di Morowali Industrial Park, Sulawesi Tengah. PT. Sulawesi Mining Investment merupakan smelter nikel pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi Arc Furnace Rotary Kiln.

Selanjutnya, PT. Virtue dragon Nickel Industry yang bergerak di bidang pengolahan ferronikel di Konawe, Sulawesi Tenggara dengan nilai investasi sebesar 5 miliar Dolar AS dengan kapasitas 600.000 ton per tahun.

“Ada juga, Anhui Conch Cement Company yang bergerak di bidang industri semen dengan total investasi sebesar 5,7 miliar Dolar AS dan kapasitas produksi sebesar 20 juta ton per tahun,” ungkap Harjanto. Di Indonesia, Anhui Conch Group akan membangun lima integrated plant dan satu grinding plant di Kalimantan Selatan, Banten, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Papua Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM: Investasi Asing akan Tumbuhkan Kompetisi

BKPM: Investasi Asing akan Tumbuhkan Kompetisi

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 12:52 WIB

Investasi Industri Pengalengan Ikan Capai Rp1,9 Triliun

Investasi Industri Pengalengan Ikan Capai Rp1,9 Triliun

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 20:49 WIB

RI - Malaysia Bikin Lembaga Peningkat Nilai Tambah Industri Sawit

RI - Malaysia Bikin Lembaga Peningkat Nilai Tambah Industri Sawit

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 20:42 WIB

Kemenperin Terbangkan Produk Fashion Indonesia ke Pasar Eropa

Kemenperin Terbangkan Produk Fashion Indonesia ke Pasar Eropa

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 20:35 WIB

Kemenperin Terbitkan Regulasi Penghitungan TKDN Ponsel

Kemenperin Terbitkan Regulasi Penghitungan TKDN Ponsel

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 13:55 WIB

Dana Tax Amnesty Diharapkan Dorong Investasi di Sektor Industri

Dana Tax Amnesty Diharapkan Dorong Investasi di Sektor Industri

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 15:32 WIB

BI Khawatir Modal Asing Terus Mengalir Keluar

BI Khawatir Modal Asing Terus Mengalir Keluar

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 03:29 WIB

Penjualan Industri Jamu & Kosmetik 2016 Diprediksi Rp17 Triliun

Penjualan Industri Jamu & Kosmetik 2016 Diprediksi Rp17 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 17:51 WIB

Pemerintah Targetkan RI Jadi Eksportir Tekstil Terbesar Kelima

Pemerintah Targetkan RI Jadi Eksportir Tekstil Terbesar Kelima

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 17:45 WIB

Kemenperin Tingkatkan Produk Dalam Negeri di Industri Properti

Kemenperin Tingkatkan Produk Dalam Negeri di Industri Properti

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 17:41 WIB

Terkini

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB