Capping Bunga Kartu Kredit Berpotensi Bikin Pendapatan BCA Turun

Adhitya Himawan

Rabu, 28 September 2016 | 01:33 WIB
Capping Bunga Kartu Kredit Berpotensi Bikin Pendapatan BCA Turun
Ilustrasi kartu kredit. (Shutterstock)

Rencana penurunan batas maksimum (capping) suku bunga kartu kredit menjadi 2,24 persen per bulan diperkirakan akan menurunkan pendapatan bank dari lini konsumer tersebut.

Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, Santoso di Jakarta, Selasa (27/9/2016), mengatakan saat ini industri kartu kredit didominasi bank dan penerbit kartu yang mayoritas nasabahnya adalah segmen "revolver" atau nasabah yang membayar tagihan kartu kredit secara tidak lunas setiap bulan.

Biasanya nasabah "revolver" ini membayar tagihan kartu kredit sebesar minimum pembayaran di setiap tagihannya, tidak keseluruhan nilai transaksi yang dilakukan.

Dengan begitu, nasabah akan tetap memiliki utang untuk dibayar di pembayaran bulan berikutnya, dan akan sangat terpengaruh oleh bunga kartu kredit.

Dalam industri kartu kredit saat ini, kata Santoso, sebanyak 60-70 persen adalah pasar "revolver".

"Dengan penurunan 'capping' itu, tentu bank-bank yang berada di 'revolver' besar akan terpengaruh," ujarnya.

Santoso memperkirakan pendapatan dari bunga kartu kredit bisa turun 30 persen karena penurunan "capping".

Sedangkan pasar "transector" atau nasabah yang membayar tagihan kartu kredit secara lunas sebesar 30 persen.

Santoso mengakui bahwa rencana penurunan "capping" bunga kartu kredit ini memang akan cukup memberatkan bank. Namun, menurutnya, bank perlu untuk berinovasi untuk memanfaatkan sumber pendapatan lain, di samping bisnis kartu kredit.

Terlebih, kata dia, beban biaya dana (cost of fund) bank sudah menurun karena melonggarnya bunga deposito.

"Kalau dikatakan berat tentunya berat. Tapi kita berharap dengan 'cost of fund' yang turun," ujarnya.

Di sisi lain, Santoso menilai penurunan bunga kartu kredit tidak akan serta merta langsung meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan kartu kredit dan bertransaski non-tunai. Pasalnya, penggunaan kartu kredit oleh masyarakat lebih dipengaruhi oleh kemampuan belanja masyarakat.

"Kartu kredit dengan modal kerja itu satu tipe. Kamu kasih bunga murah pun belum tentu orang mau belanja," ujarnya.

Namun, memang dengan penurunan "capping" ini, Santoso menilai terdapat potensi penambahan nasabah kartu kredit, terutama dari segmen menengah ke bawah.

Bank Indonesia berencana untuk menurunkan "capping" suku bunga kartu kredit untuk mendorong penggunaan transaksi nontunai.

"Peraturan Bank Indonesia (PBI) belum keluar, namun Dewan Gubernur sudah sepakati capping akan turun," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas.

Ronald mengharapkan peraturan terkait penurunan batas maksimum suku bunga kartu kredit, dari saat ini sebesar 2,95 persen per bulan atau 35,4 persen per tahun, akan terbit paling lambat sebelum akhir 2016.

"Untuk penerbitan PBI masih membutuhkan legal drafting, namun targetnya tahun ini," ungkapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BCA Buka Peluang Turunkan Bunga Kredit

BCA Buka Peluang Turunkan Bunga Kredit

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 01:28 WIB

Jumlah Nasabah Kaya BCA Mencapai 300 Ribu Nasabah

Jumlah Nasabah Kaya BCA Mencapai 300 Ribu Nasabah

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 23:09 WIB

Pertumbuhan Kredit Bank OCBC 2016 Diprediksi Satu Digit

Pertumbuhan Kredit Bank OCBC 2016 Diprediksi Satu Digit

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 21:38 WIB

BCA Akui Pertumbuhan Kredit Tahun Ini Bakal di Bawah 10 Persen

BCA Akui Pertumbuhan Kredit Tahun Ini Bakal di Bawah 10 Persen

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 08:48 WIB

Uang Tebusan Tax Amnesty BCA Sudah Rp8,7 Triliun

Uang Tebusan Tax Amnesty BCA Sudah Rp8,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 07:52 WIB

BCA Salurkan KUR Pakai Strategi Chanelling

BCA Salurkan KUR Pakai Strategi Chanelling

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 07:26 WIB

BCA Akui Sulit Salurkan Kredit ke Industri Kreatif

BCA Akui Sulit Salurkan Kredit ke Industri Kreatif

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 11:30 WIB

Presdir BCA: Bisnis Adalah Dunia yang Kejam

Presdir BCA: Bisnis Adalah Dunia yang Kejam

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 10:17 WIB

BCA Fasilitasi Pengembangan Industri Kreatif

BCA Fasilitasi Pengembangan Industri Kreatif

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 08:26 WIB

Bank OCBC NISP Resmi Jadi Bank Penerima Dana Repatriasi

Bank OCBC NISP Resmi Jadi Bank Penerima Dana Repatriasi

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 10:42 WIB

Terkini

Tiket Timnas Indonesia vs Malaysia Malam Ini Ludes!

Tiket Timnas Indonesia vs Malaysia Malam Ini Ludes!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:44 WIB

Tak Melulu Sudirman-Thamrin, DPRD DKI Dorong CFD Jakarta Rambah Slipi hingga Blok M

Tak Melulu Sudirman-Thamrin, DPRD DKI Dorong CFD Jakarta Rambah Slipi hingga Blok M

News | Senin, 28 September 2026 | 14:44 WIB

Anggota DPR PKS Cecar Kalapas Cibinong Soal Hilangnya Fasilitas Mewah

Anggota DPR PKS Cecar Kalapas Cibinong Soal Hilangnya Fasilitas Mewah

Video | Senin, 28 September 2026 | 14:44 WIB

Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar

Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:40 WIB

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

News | Senin, 28 September 2026 | 14:36 WIB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:29 WIB

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:28 WIB

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 14:23 WIB

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 14:21 WIB

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

×