BCA Akui Sulit Salurkan Kredit ke Industri Kreatif

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 20 September 2016 | 11:30 WIB
BCA Akui Sulit Salurkan Kredit ke Industri Kreatif
Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (19/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, Jahja Setiaatmadja mengakui bahwa pihaknya masih mengalami kesulitan besar untuk menyalurkan kredit kepada usaha ekonomi kreatif atau industri kreatif. Sebab regulasi industri perbankan yang amat ketat memang tak memungkinkan kalangan perbankan untuk menyalurkan kredit kepada industri kreatif.

"Sampai saat ini kalaupun ada dana disalurkan kepada industri kreatif, itu lebih melalui jalur Corporate Social Responsibility (CSR). Karena kalau melalui jalur profesional kredit, masih sulit. Saya rasa bank lain juga mengalami hal yang sama," kata Jahja dalam acara Kafe BCA Orang Kreatif (OK) di Jakarta, Senin (19/9/2016).

Jahja mengakui bahkan hingga kini, porsi penyaluran kredit BCA terhadap kalangan industri kreatif baru nol persen. Sebab faktanya banyak pelaku industri kreatif belum memenuhi syarat untuk menjadi debitur perbankan. "Mulai dari rekam jejak profit keuangan perusahaan bersangkutan, harus memiliki jaminan, laporan keuangan yang lengkap. Banyak yang tidak bisa, karena bank harus betul-betul mencari debitur yang memang sejak awal memiliki modal sendiri," ujar Jahja.

Bahkan ia mencontohkan perusahaan penyedia jasa aplikasi ojek online Gojek yang sudah sedemikian besar, masih belum profitable. Sehingga Gojek masih sulit memenuhi syarat menjadi debitur perbankan. "Termasuk e-commerce, kalaupun ada, masih sangat kecil. Rasanya memang masih susah," tutur Jahja.

Termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), penyaluran kredit kepada industri kreatif juga tetap susah. Karena menurut Jahja, banyak juga pelaku industri kreatif yang juga belum memenuhi kriteria debitur KUR.

Mengacu laporan keuangan BCA per Semester I 2016, jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp387,08 triliun. Jumlah ini tumbuh 10,38 persen dibanding Semester I 2015 yang mencapai Rp347,10 triliun. Dari jumlah tersebut, 27,2 persen adalah kredit konsumer, 37,8 persen adalah kredit komersial dan usaha kecil menengah (UKM), dan 35 persen adalah kredit korporasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presdir BCA: Bisnis Adalah Dunia yang Kejam

Presdir BCA: Bisnis Adalah Dunia yang Kejam

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 10:17 WIB

BCA Fasilitasi Pengembangan Industri Kreatif

BCA Fasilitasi Pengembangan Industri Kreatif

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 08:26 WIB

KUR Harus Lebih Fokus ke Kredit Mikro Sektor Pangan

KUR Harus Lebih Fokus ke Kredit Mikro Sektor Pangan

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 14:09 WIB

Bank OCBC NISP Resmi Jadi Bank Penerima Dana Repatriasi

Bank OCBC NISP Resmi Jadi Bank Penerima Dana Repatriasi

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 10:42 WIB

Danamon Social Entrepreneur Awards Kembali Digelar

Danamon Social Entrepreneur Awards Kembali Digelar

Press Release | Jum'at, 16 September 2016 | 08:38 WIB

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp250 Miliar ke Pelindo II

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp250 Miliar ke Pelindo II

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 13:54 WIB

BCA Life Transformasi Operasional Bisnis Perusahaan via Digital

BCA Life Transformasi Operasional Bisnis Perusahaan via Digital

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 10:20 WIB

Hary Tanoe Dorong Pelaku Industri kreatif Mulai Gunakan digital

Hary Tanoe Dorong Pelaku Industri kreatif Mulai Gunakan digital

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 06:51 WIB

Maybank Prediksi 71 Persen Belanja Infrastruktur RI Dari Swasta

Maybank Prediksi 71 Persen Belanja Infrastruktur RI Dari Swasta

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 14:56 WIB

PERJAKBI Minta Pemerintah Terbitkan Regulasi Pro Pengusaha Pemula

PERJAKBI Minta Pemerintah Terbitkan Regulasi Pro Pengusaha Pemula

Bisnis | Sabtu, 10 September 2016 | 10:36 WIB

Terkini

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:56 WIB

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:15 WIB