Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Tubagus Fiki Chikara Satari, Miliuner Distro Asal Kota Bandung

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 30 September 2016 | 02:54 WIB
Tubagus Fiki Chikara Satari, Miliuner Distro Asal Kota Bandung
Tubagus Fiki Chikara Satari (Pemilik AirplaneSystem Clothing) di Jakarta, Senin (19/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Sebagai kota yang dikenal terdepan dalam industri kreatif, industri clothing dan distro sudah lama menjadi wajah penting dari Kota Bandung. Sampai kini, bisnis clothing dan distro berkembang dengan pesat dan menarik banyak wisatawan, termasuk dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan dan Bekasi (Jabodetabek) untuk berbelanja.

Sosok Tubagus Fiki Chikara Satari, menjadi salah satu pemain penting dalam industri clothing dan distro di Bandung. Ia menunjukkan eksistensinya dalam ketatnya persaingan bisnis distro di Bandung dengan mengasah kreatifitsnya melalui bendera usaha Airplane System Clothing.

Fiki merintis usaha distro ini sejak1998 membuka distro Airplane. Awalnya, ia membuka usahanya tanpa disertai modal yang besar. Saat membuka distro Airplane di bawah bendera CV Arrasy Stylisindo Aesthetic, cuma ada modal sekitar Rp300 juta. “Suka dukanya cukup panjang. Poinnya adalah motivasi utama saya adalah ingin keren. Sehingga saya terpikir membuka bisnis yang bisa membuat kita lebih keren,” kata Fiki dalam wawancara khusus dengan Suara.com di Jakarta, Senin (19/9/2016).

Seiring perjanan waktu, bisnis distro Fiki semakin berkembang pesat. Ia mengakui sempat memiliki penghasilan Rp1 miliar dalam sebulan. Padahal saat itu dirinya masih berstatus lajang.

Fiki Chikara Satari kemudian mulai membuka toko dan outlet berjalan dengan nama Airbus One (Fashion Mobile Store) tahun 2006 lalu. Bus ini dirancang khusus untuk memajang aneka produk airplane, untuk melakukan jemput bola pembeli di beberapa SMA di bandung. Kalau jam sekolah usai, Airbus One mangkal di Jl Sultan Agung, Bandung. Hasilnya ampuh, Fiki mengaku, Airbus One menjadi senjata penetrasi pasar bagi usahanya dan membentuk imageyang kuat di pasar.

Distro Airplane yang dibesut Fiki kini berbiak menjadi tiga gerai di Bandung. Airplane juga memasok produk ke 94 distro di Indonesia. Strategi Airpalne dalam melakukan penetrasi pasar cukup uni. Fiki menerapkan konsep season untuk desain produknya. Setiap season mengusung tema yang berbeda sebagai senjata untuk membedakan Airplane dengan distro lainnya. Setahun dibagi menjadi tiga season, yakni awal tahun, lebaran/liburan sekolah, akhir tahun. Tema desain produk disesuaikan dengan tren mode yang ada. Jenis produknya beragam, ada t-shirt, jaket, kemeja, celana, aksesori, rompi, topi dan sepatu dengan harga mulai Rp 50-300 ribu per piece yang ditujukan untuk segmen anak muda usia 17-25 tahun. Tiap bulan diluncurkan 60 desain baru. Supaya eksklusivitas terjaga, tiap desain hanya diproduksi 200 piecesuntuk disebar ke gerai milik sendiri atai dijual ke seluruh jaringan di sekitar 60 kota di Tanah air.

Bagi Fiki, ada tiga kata kunci dalam mengembangkan bisnisnya. Pertama adalah mempersonalisasikan desain produknya dengan customer/konsumen. Menurutnya, konsumen sebetulnya awam desain. Namun jika dirinya mampu menghasilkan beragam produk berbeda yang merepresentasikan diri dari masing-masing konsumennya.

“Kedua, bisa mentranslate desain produk kita. Ketiga, harus ada cerita dalam setiap produk yang kita hasilkan. Misalkan, ada baju yang melambangkan perjuangan para buruh di Afrika, akan dicari oleh konsumen yang mencari barang dengan cerita tersebut. Ini yang membedakan setiap produk yang kita hasilka. Orang akan mau beli produk kita kalau ada ceritanya,” tutur Fiki.

Namun Fiki mengakui, keberlangsungan bisnisnya tidak selalu mulus tanpa hambatan. Dalam beberapa tahun terakhir, kendala pembajakan juga terjadi pada produk-produk yang ia hasilkan.  Namun, Fiki telah menyiapkan sejumlah amunisi untuk menghadapinya. Caranya dengan meningkatkan akselerasi update design tiap bulan, memperbanyak detail aksesori produk, serta memperbanyak kegiatan off-air campaign untuk terus memperkuat image orisinalitas.

“Saya juga harus mendapat hambatan dari maraknya pembajakan. Belum lagi perubahan perilaku belanja dengan semakin berkembangnya fenomena belanja online,” tambah Fiki.

Selain Airplane System Clothing, Fiki juga duduk sebagai Chairman dari PT Idealog Komunikasi Kreatif. “Ini lebih agency strategi, analisa, dan maintenance via digital,” tutup Dosen Fakultas Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung tersebut.

Perlu diketahui, Fiki juga menjabat sebagai Ketua Bandung Creative City Forum (BCCF). Fiki terpilih menjadi Ketua BCCF periode 2013-2017, seusai pemilihan Ketua BCCF pada Rapat Umum Anggota (RAU) yang dihadiri 34 pendiri dan anggota BCCF di Hotel Sawunggaling Jalan Tamansari Kota Bandung, Sabtu (26/1/2013). Fiki menggantikan Ridwan Kamil (kini Walikota Bandung, red) yang habis masa jabatannya pada akhir tahun 2012 lalu.

BCCF bukan hanya sebagai kumpulan orang-orang atau komunitas kreatif Kota Bandung saja, namun bagaimana sinergi antara komunitas dan orang-orang kreatif ini bisa menghasilkan solusi bagi masalah-masalah yang muncul di Kota Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2Madison, Galeri Seni Sekaligus Ladang Bisnis Industri Kreatif

2Madison, Galeri Seni Sekaligus Ladang Bisnis Industri Kreatif

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 05:59 WIB

Ada Enam Tingkat Kondisi Keuangan yang Terjadi Pada Setiap Orang

Ada Enam Tingkat Kondisi Keuangan yang Terjadi Pada Setiap Orang

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 05:51 WIB

Andi Martin, Pebisnis Kreatif Animasi Tanah Air

Andi Martin, Pebisnis Kreatif Animasi Tanah Air

Bisnis | Jum'at, 23 September 2016 | 23:52 WIB

Desmond Wira, Trader Forex dan Saham yang Merangkak Dari Bawah

Desmond Wira, Trader Forex dan Saham yang Merangkak Dari Bawah

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 14:47 WIB

Maura Azzahra, Perintis Model Hijab Indonesia di Jawa Timur

Maura Azzahra, Perintis Model Hijab Indonesia di Jawa Timur

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 07:22 WIB

Anindya N Bakrie, Generasi Ketiga Penerus Bisnis Keluarga Bakrie

Anindya N Bakrie, Generasi Ketiga Penerus Bisnis Keluarga Bakrie

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 21:23 WIB

Syarifa Rahima, Sastrawan Belia & Pengusaha Cafe Moco

Syarifa Rahima, Sastrawan Belia & Pengusaha Cafe Moco

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 07:58 WIB

Menengok Kamanggih, Desa Mandiri Energi di Sumba Timur

Menengok Kamanggih, Desa Mandiri Energi di Sumba Timur

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 14:43 WIB

Jaya Setiabudi, Guru Para Pengusaha UKM via YukBisnis.com

Jaya Setiabudi, Guru Para Pengusaha UKM via YukBisnis.com

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 17:28 WIB

Andi Wijaya, Wujudkan Indonesia Sehat Lewat Prodia

Andi Wijaya, Wujudkan Indonesia Sehat Lewat Prodia

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2016 | 05:54 WIB

Terkini

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB