YLKI Protes Aprindo Terkait Plastik Berbayar

Adhitya Himawan

Senin, 03 Oktober 2016 | 21:00 WIB
YLKI Protes Aprindo Terkait Plastik Berbayar
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) menyatakan keluar sebagai pihak yang mendukung kebijakan plastik berbayar, dan kemudian menggratiskan lagi tas plastik pada konsumennya.

"Ini menunjukkan Aprindo tidak punya concern untuk pengurangan sampah plastik yang ditimbulkan dari transaksi bisnisnya. Seharusnya Aprindo mendorong semua anggotanya untuk menerapkan kebijakan serupa," kata ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan tertulis, Senin (1/10/2016).

Namun demikian, rontoknya uji coba plastik berbayar ini menunjukkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak konsisten terbukti dengan lemahnya regulasi yang ada. Kementerian LHK terlalu lamban dalam menggodok penguatan regulasi plastik berbayar.

Padahal dukungan publik terhadap upaya pengurangan sampah plastik melalui plastik berbayar sudah lumayan tinggi. Survei YLKI pada Maret 2016, sebanyak 26,8 persen konsumen memahami kebijakan tersebut untuk pengurangan sampah plastik.

"Gagalnya uji coba kebijakan plastik berbayar menunjukkan Pemerintah tidak mempunyai roadmap yang jelas untuk pengurangan konsumsi plastik. Kementerian LHK dengan program plastik berbayar, Kementerian Keuangan dengan wacana pengenaan cukai pada plastik. Kedua kebijakan ini seharusnya terintegrasi. Tidak jalan sendiri-sendiri," ujar Tulus.

Ketidakjelasan kebijakan plastik berbayar juga terindikasi dengan tidak jelasnya penggunaan dana yang diperoleh dari plastik berbayar itu. Seharusnya dana yang dikoleksi dari plastik berbayar dikembalikan menjadi dana publik untuk penanggulangan pencemaran lingkungan akibat sampah plastik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rhinoplasty, Operasi Plastik Mancungkan Hidung Paling Populer

Rhinoplasty, Operasi Plastik Mancungkan Hidung Paling Populer

Lifestyle | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 07:51 WIB

Jembatan Pasar Minggu Roboh, YLKI Desak Audit JPO se-Jakarta

Jembatan Pasar Minggu Roboh, YLKI Desak Audit JPO se-Jakarta

News | Minggu, 25 September 2016 | 08:34 WIB

Begini Jadinya Bila Kantung Plastik Dijadikan Kondom

Begini Jadinya Bila Kantung Plastik Dijadikan Kondom

Lifestyle | Senin, 19 September 2016 | 21:10 WIB

YLKI: Rokok adalah Produk yang Dikenakan "Pajak Dosa"

YLKI: Rokok adalah Produk yang Dikenakan "Pajak Dosa"

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 15:03 WIB

Pakar: Suntik Silikon Bisa Digolongkan Malpraktik

Pakar: Suntik Silikon Bisa Digolongkan Malpraktik

Lifestyle | Rabu, 03 Agustus 2016 | 14:24 WIB

Bahaya Suntik Silikon untuk Membesarkan Penis

Bahaya Suntik Silikon untuk Membesarkan Penis

Health | Selasa, 02 Agustus 2016 | 19:19 WIB

YLKI Tuding RUU Pertembakauan akan Perparah Tingkat Kemiskinan

YLKI Tuding RUU Pertembakauan akan Perparah Tingkat Kemiskinan

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 08:25 WIB

YLKI: Orang Tua Bisa Gugat RS dan Pemerintah Terkait Vaksin Palsu

YLKI: Orang Tua Bisa Gugat RS dan Pemerintah Terkait Vaksin Palsu

Health | Sabtu, 16 Juli 2016 | 00:12 WIB

YLKI Kritik Impor Jeroan Sapi Merendahkan Martabat Bangsa

YLKI Kritik Impor Jeroan Sapi Merendahkan Martabat Bangsa

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 10:37 WIB

YLKI Kritik Pembangunan Jalan Tol Gagal Atasi Macet Arus Mudik

YLKI Kritik Pembangunan Jalan Tol Gagal Atasi Macet Arus Mudik

News | Senin, 04 Juli 2016 | 11:24 WIB

Terkini

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

×