Pengisian Bendungan Bajulmati Sudah 60 Persen

Adhitya Himawan

Selasa, 11 Oktober 2016 | 15:16 WIB
Pengisian Bendungan Bajulmati Sudah 60 Persen
Proyek infrastruktur Bendungan Bajulmati di Banyuwangi, Jawa Timur. [Dok Kementerian PUPR]

Proses pengisian air (impounding) Bendungan Bajulmati di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sudah mencapai 60 persen atau 6 juta m3 dari kapasitasnya 10 juta m3. Proses pengisian selama 11 bulan, sejak awal Desember 2015, masih menyisakan 4 juta m3 lagi dikarenakan buka tutup pintu bendungan untuk mengairi irigasi lahan pertanian warga.

"Saya minta bendungan diisi hingga penuh dan hanya bisa dibuka pintu airnya pada musim tanam yang sudah terjadwal. Panitia irigasi kan sudah buat jadwal (tanam), kalau diluar itu kewenangan (buka tutup), kewenangan Menteri PUPR, saya sudah buat surat edarannya" jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Selasa (11/10/2016).

Sementara itu Kepala Balai Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Amir Hamzah menargetkan Bendungan Bajulmati akan terisi penuh pada akhir tahun ini karena curah hujan yang cukup tinggi. Selanjutnya dijelaskan manfaat dari pembangunan Bendungan Bajulmati bagi peningkatan penyediaan air irigasi dalam rangka menunjang intensifikasi dan eksentifikasi pertanian seluas 1.800 ha yakni di Kabupaten Banyuwangi seluas 1.322 ha dan di Kabupaten Situbondo seluas 478 ha.

Disamping itu lanjutnya juga sebagai penyediaan air bersih sebesar 50 liter/detik bagi 18.000 kepala keluarga serta penyediaan air baku sebesar 60 liter/detik untuk Pelabuhan Meneng dan industri disekitar Banyuwangi.

"tidak itu saja, juga pembangkit Micro Hydropower 340 kw, pengembangan pariwisata dan konservasi air serta perikanan ikan tebar," katanya.

Sebagai informasi, Proyek pembangunan Bendungan Bajulmati yang sudah 100 persen rampung itu memiliki luas kawasan 115 hektar, memiliki panjang puncak 250 m, lebar puncak 6 m, tinggi maksimum 46,8 m, dan volume tampungnya sekitar 10 juta m3 dengan menelan biaya total sebesar 464 milyar.

Adapun tahap pelaksanaan kontruksi tersebut terdiri dari, tahap I tahun 2006-2007 yakni pekerjaan pembuatan terowongan pengelak sepanjang 172 meter, perbaikan Bendung irigasi, rehabilitasi saluran main canal sepanjang 4 km dengan kontraktor PT. Adhi Karya.

Tahap II tahun 2008 - 2009 yakni pekerjaan Grouting pada Diversion Tunnel dan galian di spillway dan pondasi Main Dam. Kemudian Grounting Main Dam dan Spillway, jalan inspeksi dan Gedung serta fasilitasnya dengan kontraktor PT. Brantas Abipraya.

Tahap III tahun 2010 - 2011 dilakukan review disign. Sedangkan untuk tahap IV tahun 2012 - 2015 melaksanakan Grouting TAM pada pondasi Main Dam, perbaikan daerah genangan, jalan inspeksi dan Hidromekanikal, timbunan Main Dam serta pembuatan power house, serta Impouding Bendungan Bajulmati pada bulan Desember 2015 dengan kontraktor PT. Brantas Abipraya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Kirim Jembatan Bailey ke Pangandaran dan Banjar

Kementerian PUPR Kirim Jembatan Bailey ke Pangandaran dan Banjar

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 19:36 WIB

Jalan Pantai Selatan di Banyuwangi Tembus Seluruhnya 2018

Jalan Pantai Selatan di Banyuwangi Tembus Seluruhnya 2018

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 19:22 WIB

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 18:41 WIB

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 12.816 Rusun Subsidi

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 12.816 Rusun Subsidi

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 05:39 WIB

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 138 Kilometer Jalan Tol Baru

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 138 Kilometer Jalan Tol Baru

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 05:25 WIB

Tahun Depan, Pemerintah Garap 39 Proyek Bendungan

Tahun Depan, Pemerintah Garap 39 Proyek Bendungan

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 04:32 WIB

Ini Beda Proyek Infrastruktur di Jawa dan Luar Jawa

Ini Beda Proyek Infrastruktur di Jawa dan Luar Jawa

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 02:53 WIB

Menteri Basuki Akui 100-0-100 Sudah Menjadi Isu Internasional

Menteri Basuki Akui 100-0-100 Sudah Menjadi Isu Internasional

Bisnis | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 22:09 WIB

Hingga 2019, Pemerintah Entaskan 610.000 Rumah Tak Layak Huni

Hingga 2019, Pemerintah Entaskan 610.000 Rumah Tak Layak Huni

Bisnis | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 22:04 WIB

Ini 3 Program Prioritas Pemerintah untuk Bangun Infrastruktur

Ini 3 Program Prioritas Pemerintah untuk Bangun Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 21:57 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×