Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi

Adhitya Himawan | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 18:41 WIB
Bendungan Kuningan akan Mengairi 3.000 Hektare Daerah Irigasi
Proyek pembangunan Bendungan Kuningan, di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Untuk mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada periode 2014-2019, membangun 65 bendungan yang terdiri dari penyelesaian 16 bendungan lanjutan yang belum selesai tahun 2014 dan 49 bendungan baru.

"Kita memiliki potensi air 3.900 km2 yang belum dioptimalkan pemanfaatannya. Allah telah menurunkan air dalam jumlah yang cukup. Sehingga bila ada kejadian too much water (banjir) atau too little water (krisis air) berarti manajemen airnya yang salah. Ini yang kita perbaiki" jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Minggu (10/10/2016).

Di Provinsi Jawa Barat, khususnya daerah pantai utara jawa (Pantura) yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan nasional, Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuningan di Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan. Bendungan Kuningan merupakan salah satu proyek bendungan lanjutan yang kontraknya telah ditandatangani 2013 lalu.

Progres pembangunannya menunjukkan progres yang positif. Hingga pertengahan Oktober ini progres fisiknya mencapai 26,69% atau masih diatas target sebesar 25 persen dan ditargetkan rampung pada 2017. Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Jaringan Sumber Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung Dwi Ariyani mewakili Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung M. Mazid di Pendopo Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (7/10/2016).

Di depan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan wartawan, Dwi menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemkab Kuningan dalam proses pengerjaaan bendungan tersebut. "Terima kasih banyak saya sampaikan kepada Bapak Bupati dan jajarannya. Alhamdulillah sekarang sudah 82 persen lahan yang telah dibebaskan," ucapnya.

Nantinya, bendungan ini memiliki volume tampung total sebesar 25,955 juta m3. Air dari Bendungan Kuningan akan menjadi sumber air bagi Daerah Irigasi Cileuweung seluas 1.000 hektar dan Daerah Irigasi Jangkelok seluas 2.000 hektar. Disamping itu memberikan manfaat bagi pengendalian banjir, air baku 300 liter/detik dan energi listrik tenaga air sebesar 535 KWH.

Sementara itu Bupati Kuningan Acep Purnama mengaku mendukung penuh pembangunan bendungan ini. "Dari 3000 hektar lahan irigasi yang mendapat manfaat dari keberadaan Bendungan Kuningan, 1000 hektarnya berada di Kuningan. 2000 hektar lagi di Brebes, Jawa Tengah, karena bendungan ini letaknya di perbatasan kedua provinsi. Namun begitu, kami tetap mendukung, karena ini program nasional," jelasnya.

Biaya pembangunan bendungan yang membendung Sungai Cikaro, anak Sungai Cijalengkok ini senilai Rp.727,9 miliar yang digunakan untuk konstruksi, supervisi konstruksi dan pengadaan lahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Depan, Pemerintah Garap 39 Proyek Bendungan

Tahun Depan, Pemerintah Garap 39 Proyek Bendungan

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 04:32 WIB

Ini Beda Proyek Infrastruktur di Jawa dan Luar Jawa

Ini Beda Proyek Infrastruktur di Jawa dan Luar Jawa

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 02:53 WIB

Menteri Basuki Akui 100-0-100 Sudah Menjadi Isu Internasional

Menteri Basuki Akui 100-0-100 Sudah Menjadi Isu Internasional

Bisnis | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 22:09 WIB

Percepat Pembebasan Lahan, Penyerapan Anggaran PUPR Naik

Percepat Pembebasan Lahan, Penyerapan Anggaran PUPR Naik

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 18:31 WIB

Terkini

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:52 WIB

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:36 WIB

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB