Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Kesepakatan OPEC Dikhawatirkan, Harga Minyak Dunia Turun

Yazir Farouk | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2016 | 06:48 WIB
Kesepakatan OPEC Dikhawatirkan, Harga Minyak Dunia Turun
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Selasa atau Rabu pagi WIB setelah para pemimpin industri minyak Rusia memberikan respon beragam terhadap kesepakatan pemangkasan produksi yang diusulkan oleh OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak).

Pada sesi sebelumnya, harga minyak menguat hampir tiga persen setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya "siap untuk bergabung dalam langkah-langkah bersama guna membatasi produksi dan meminta eksportir minyak lain untuk melakukan hal yang sama." "Dalam situasi saat ini, kita berpikir bahwa pembekuan atau bahkan pemotongan produksi minyak mungkin satu-satunya keputusan yang tepat untuk menjaga stabilitas di pasar energi global," kata Putin.

Namun, Igor Sechin, Chief Executive Officer (CEO) Rosneft PJSC, produsen minyak terbesar Rusia, mengatakan perusahaannya tidak memiliki rencana untuk mengurangi produksi minyak, menurut laporan media.

Menurut Sechin, Arab Saudi dan produsen-produsen lainnya tidak mungkin memotong produksi dan harga yang lebih tinggi. Sebab hal itu hanya akan membawa produsen-produsen "shale oil" (minyak serpih) AS kembali ke pasar.Pernyataan Sechin ini telah membebani pasar.

Harga minyak telah naik lebih dari 11 persen sejak Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mencapai kesepakatan pada 28 September untuk memangkas produksi minyak mentah, merupakan yang pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir.

Para menteri perminyakan kelompok itu (OPEC) diharapkan akan menuntaskan rincian akhir dari kesepakatan tersebut pada pertemuan organisasi mereka 30 November di Wina.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November kehilangan 0,56 dolar AS menjadi menetap di 50,79 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun 0,73 dolar AS menjadi ditutup pada 52,41 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 09:26 WIB

Dolar Melemah, Harga Minyak Dunia Melonjak

Dolar Melemah, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 07:34 WIB

Serangan Brussels Tak Pengaruhi Harga Minyak Dunia

Serangan Brussels Tak Pengaruhi Harga Minyak Dunia

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2016 | 06:49 WIB

Empat Negara Produsen Minyak Dunia Bekukan Produksi Minyak

Empat Negara Produsen Minyak Dunia Bekukan Produksi Minyak

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 06:37 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Ketegangan Arab Saudi vs Iran

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Ketegangan Arab Saudi vs Iran

Bisnis | Selasa, 05 Januari 2016 | 06:00 WIB

Saham Wall Street Merosot Tajam Akibat Anjloknya Harga Minyak

Saham Wall Street Merosot Tajam Akibat Anjloknya Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 13:50 WIB

Terkini

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB