Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Perhiasan atau Batangan Sama Untungnya, Asal Tahu Triknya

Angelina Donna

Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:33 WIB
Emas Perhiasan atau Batangan Sama Untungnya, Asal Tahu Triknya
Emas batangan [Shutterstock]

Suara.com - Investasi emas banyak digandrungi orang karena terhitung simpel dan pasti menguntungkan. Anak SD aja bisa main emas.

Cara investasi emas memang sangat sederhana. Rumusnya: beli saat harga emas turun, dan jual saat harganya naik. Patokan harganya tinggal lihat pengumuman dari PT Aneka Tambang (Antam) saja.
Sepanjang sejarah, harga emas selalu naik dari tahun ke tahun. Jadi, pasti untung kalau beli emas sekarang dan jualnya tahun depan.

Yang menjadi persoalan, gimana cara memaksimalkan keuntungan dari investasi ini. Kalau sudah bicara soal keuntungan investasi emas, yang jadi pembahasan selanjutnya adalah pilih batangan atau perhiasan.

Banyak yang bilang beli emas batangan lebih menguntungkan karena gampang jual-belinya dan patokan harganya sudah jelas, berdasarkan berat. Sementara itu, ada juga yang berpendapat investasi perhiasan emas lebih bikin untung.

Alasannya, emas yang diolah menjadi perhiasan bisa dijual lebih mahal jika didukung desain yang menarik. Selain itu, perhiasan ini bisa dijadikan aksesori pribadi untuk kegiatan tertentu, kondangan misalnya.

Dua-duanya betul. Tapi, ada trik yang bisa diterapkan agar keuntungan investasi emas itu lebih maksimal. Dan ada hal yang malah bisa bikin rugi saat berinvestasi emas. Berikut ini penjelasannya:

Perhiasan Emas
Di atas sudah disebutkan, perhiasan emas banyak dipilih antara lain karena bisa dijadikan aksesori. Di satu sisi, ini memang menguntungkan. Tapi, di sisi lain, ada bahaya yang mengancam. Ketika “dipamerkan”, alat investasi itu bisa saja hilang. Atau mungkin rusak karena suatu hal.

Kalau sudah seperti itu, jelas bukan keuntungan yang didapat. Kerugian juga bisa datang ketika kita cuek memperhatikan komponen harga emas perhiasan.

Selain bobot gram dan kadarnya, harga emas perhiasan juga ditentukan oleh:
• Bentuk (indah/biasa saja)
• Kondisi (lecet/mulus)
• Keahlian tawar-menawar

Lantaran sudah diutak-atik, emas yang menjadi perhiasan bervariasi harganya. Di satu toko, perhiasan itu mungkin dihargai Rp 500 ribu. Tapi di toko lain gak mustahil harganya lebih tinggi, Rp550 ribu, misalnya.

Agar mendapat keuntungan maksimal, kita harus memastikan emas tersebut masih mulus sekaligus pandai mencari harga tertinggi saat menjual dan terendah saat membeli. Meski itu berarti harus datang dari satu toko perhiasan ke toko lain.

Emas Batangan
Bisa dibilang, investasi emas batangan lebih nggak mikir daripada perhiasan. Setelah beli, simpan emas batangan itu. Bisa di bank, bawah kasur juga bisa. Beli secara kredit di Pegadaian pun bisa, lebih aman karena disimpan di gedung lembaga tersebut dengan pengawalan ketat petugas keamanan.

Soal jual-beli, gedung Antam menjadi pilihan utama. Saat ini sudah ada cabang Antam di beberapa kota besar. Tapi, mereka yang berada di daerah agak susah menjangkau transaksi ini.

Meski begitu, Pegadaian bisa juga jadi pilihan. Harga emas batangan sudah dipatok tanpa embel-embel apa pun, berbeda dengan perhiasan. Jadi, harganya disesuaikan dengan pasar.

Agar keuntungan investasi emas batangan lebih maksimal, pastikan selalu melihat gerak harga emas itu di pasaran. Yang juga penting, pastikan emas batangan dilengkapi sertifikat untuk mengukuhkan keasliannya.

Emas batangan dengan sertifikat akan dihargai lebih mahal daripada yang tidak. Hal ini berlaku juga buat perhiasan emas, meski kadang tanpa sertifikat pun perhiasan bisa diperjualbelikan tanpa hambatan berarti.

Baca juga artikel DuitPintar lainnya:

Cara Cerdas Investasi Emas Pendidikan Anak
Infographic Jangan Asal Keluar Duit Perhatikan 10 Tips Memulai Investasi Emas Ini
Masih Ngiler Sama Investasi Emas Batangan Pikirin Pajak Penjualannya Deh

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Tanda Anda Belum Siap Jadi Orang Sukses

5 Tanda Anda Belum Siap Jadi Orang Sukses

Lifestyle | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:00 WIB

Cara Balik Nama dan Mutasi Kendaraan Plus Biayanya

Cara Balik Nama dan Mutasi Kendaraan Plus Biayanya

Otomotif | Rabu, 28 September 2016 | 20:30 WIB

Cara Buka Usaha dengan Modal Kecil

Cara Buka Usaha dengan Modal Kecil

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 20:12 WIB

Tak Perlu Malu Jual Barang Bekas

Tak Perlu Malu Jual Barang Bekas

Lifestyle | Jum'at, 16 September 2016 | 21:00 WIB

Ini Dia Ciri Orang Banyak Utang di Kantor

Ini Dia Ciri Orang Banyak Utang di Kantor

Lifestyle | Kamis, 15 September 2016 | 20:00 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB