Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mendag: SRG Perkuat Ketahanan Pangan dan Sejahterakan Petani

Adhitya Himawan

Senin, 24 Oktober 2016 | 06:57 WIB
Mendag: SRG Perkuat Ketahanan Pangan dan Sejahterakan Petani
Petani menggiling padi saat panen di area persawahan, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah. [Antara]

Melanjutkan kunjungan kerja di Jepara, Jawa Tengah, kemarin, Minggu (23/10/2016), Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita meninjau gudang Sistem Resi Gudang (SRG) di Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Mendag minta peran SRG dioptimalkan keberadaannya agar semakin memberikan manfaat.

"Di Jepara, petani/pelaku usaha masih terbatas memanfaatkan SRG. Pemerintah harus berupaya menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dan para stakeholders untuk memnfaatkan SRG," tegas Mendag Enggar.

Melihat kondisi SRG di Jepara, Mendag mengatakan perlu dilakukan penguatan kelembagaan SRG, mendorong perbankan agar lebih aktif, meningkatkan fasilitas gudang, serta menyinergikan pasar lelang dengan SRG. "Saat ini, salah satu tantangan yang dihadapi yaitu masih terbatasnya infrastruktur pengolahan komoditas hasil panen di sekitar lokasi gudang SRG,” katanya.

Fasilitas yang dimiliki gudang SRG Kabupaten Jepara saat ini cukup memadai, antara lain mesin pengering dan lantai jemur. Namun demikian, masih dibutuhkan fasilitas tambahan seperti mesin pengolahan komoditas dan sarana transportasi. SRG, lanjut Enggar, tidak hanya sebagai sarana penyimpanan komoditas. “Keberadaan SRG harus bisa menjadi sarana pemberi nilai tambah komoditas dengan biaya yang ekonomis. Selain itu juga dapat mengurangi keterikatan petani pada tengkulak/pengijon,” lanjut Enggar.

Sementara itu, mengenai Pasar Lelang Komoditas (PLK), petani masih sulit mengakses secara langsung pasar komoditas yang ada. Mereka terbiasa menggunakan perantara sehingga harga yang diperoleh tidak maksimal. Untuk itu, Enggar juga menekankan bahwa fungsi PLK perlu disinergikan dengan SRG. Mengenai penguatan kelembagaan, SRG di Kabupaten Jepara perlu ditingkatkan pada aspek pengelola gudang. “Pengelolaan gudang SRG di Jepara akan dilakukan oleh pengelola gudang lokal atau dapat pula dilakukan oleh koperasi/BUMD. Selain itu, penguatan kelembagaan kelompok tani juga harus terus dilakukan,” ujar Enggar.

Gudang yang saat ini dimanfaatkan sebagai gudang SRG di Kabupaten Jepara merupakan gudang milik Pemerintah Daerah yang dibangun Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan dengan Dana Stimulus Fiskal Tahun 2009. Gudang tersebut mulai beroperasi sebagai gudang SRG sejak tahun 2011 dengan PT Pertani sebagai pengelola gudangnya. Dengan luas 720 m2, gudang ini dapat menampung komoditas 1.500 ton gabah, beras, dan jagung. Namun, sejak 2011-2016 gudang SRG Kabupaten Jepara baru dimanfaatkan untuk komoditas gabah.

“Sistem resi gudang ini bermanfaat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyejahterakan petani. Karenanya, harus dimanfaatkan secara optimal,” kata Enggar.

Sekilas Mengenai SRG

Sistem Resi Gudang (SRG) merupakan salah satu instrumen perdagangan yang dapat dimanfaatkan para petani, kelompok tani, gapoktan, koperasi tani, maupun pelaku usaha (pedagang, prosesor, pabrikan) sebagai instrumen tunda jual dan pembiayaan perdagangan. Melalui SRG, para petani dapat menyimpan komoditas hasil panennya ketika harga rendah, untuk kemudian dijual pada saat harga tinggi sehingga petani yang selama ini dalam posisi termarginalkan dapat memiliki daya tawar yang lebih kuat. SRG diharapkan juga memiliki peranan dalam mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan.

Dalam upaya mendorong pelaksanaan SRG, sejak 2009-2015, Pemerintah telah membangun 120 gudang komoditas pertanian, namun baru 80 gudang yang telah memiliki kelengkapan untuk mendapatkan persetujuan (antara lain sertifikasi dan peralatan pendukung) sebagai gudang SRG. Sedangkan, sisanya sebanyak 40 gudang masih belum aktif. Secara keseluruhan, Pemerintah sampai saat ini telah memberikan 128 persetujuan sebagai gudang SRG yang terdiri dari 80 gudang SRG milik pemerintah dan 48 gudang milik swasta. Sejak dimulai pada 2008, daerah pelaksanaan SRG yang awalnya di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Jombang semakin meluas, saat ini SRG telah diimplementasikan di 75 kabupaten/kota yang tersebar di 21 provinsi.

Secara kumulatif, jumlah resi gudang yang telah diterbitkan sampai 30 September 2016 di gudang SRG milik pemerintah maupun swasta sebanyak 2.362 resi dengan total volume 86.725,56 ton senilai Rp485,7 miliar yang meliputi komoditas gabah, beras, jagung, kopi, rumput laut, dan rotan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surplus Perdagangan September 2016 Tertinggi Sepanjang Tahun Ini

Surplus Perdagangan September 2016 Tertinggi Sepanjang Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 17:10 WIB

Kemendag Bahas Komoditi Strategis di Sumatera Barat

Kemendag Bahas Komoditi Strategis di Sumatera Barat

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 11:33 WIB

Pembelian Hari Pertama TEI 2016 Capai 178,7 Juta Dolar AS

Pembelian Hari Pertama TEI 2016 Capai 178,7 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:58 WIB

Jika Ada Pungli di Kemendag, Ini Janji Enggartiasto

Jika Ada Pungli di Kemendag, Ini Janji Enggartiasto

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:04 WIB

Kontrak Dagang 97 Juta Dolar AS Diteken di Trade Expo 2016

Kontrak Dagang 97 Juta Dolar AS Diteken di Trade Expo 2016

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:57 WIB

Jokowi: Keripik Pisang Indonesia Masuk Pasar Korea dan Mesir

Jokowi: Keripik Pisang Indonesia Masuk Pasar Korea dan Mesir

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 13:45 WIB

Jokowi Minta Pengusaha Jualan Produk Indonesia Ke Afrika

Jokowi Minta Pengusaha Jualan Produk Indonesia Ke Afrika

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 13:02 WIB

Trade Expo 2016 Diharapkan Tarik Investasi Jangka Panjang

Trade Expo 2016 Diharapkan Tarik Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:47 WIB

Trade Expo Indonesia 2016 Diharapkan Dorong Diversifikasi Ekspor

Trade Expo Indonesia 2016 Diharapkan Dorong Diversifikasi Ekspor

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:16 WIB

Pukul Gendang, Presiden Jokowi Resmi Buka Trade Expo 2016

Pukul Gendang, Presiden Jokowi Resmi Buka Trade Expo 2016

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:02 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×