Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Kelautan

Adhitya Himawan

Kamis, 29 September 2016 | 05:49 WIB
Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Kelautan
Forum The 7th Ocean and Fisheries Working Group (OFWG) di Peru. [Dok KKP]

Pemerintah Indonesia terus berupaya memperkuat ketahanan pangan dengan berbasis ekonomi kelautan. Upaya tersebut salah satunya ditempuh melalui kerja sama Asia Pacific Economic Forum (APEC) yang digagas dalam forum The 7th Ocean and Fisheries Working Group (OFWG) di Peru, pekan lalu. Pertemuan ini sebagai bagian dari rangkaian Pekan Ketahanan Pangan (Food Security Week/FSW) APEC di Piura, Peru, 16 – 25 September 2016. 

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja, pemerintah Indonesia tetap konsisten untuk menjadi poros maritim dunia dan terus mendorong ekonomi berbasis kelautan melalui partisipasi aktif Delegasi RI di forum APEC tersebut.

"Keikutsertaan ini membuat posisi Indonesia lebih berpengaruh dalam lingkup forum regional dan internasional khususnya kawasan Asia Pasifik", ungkap Sjarief di Jakarta, Rabu (28/9/2016). 

Sektor perikanan merupakan salah satu sumber utama bagi ketahanan pangan di dunia. Dimana, salah satu penyebab terancamnya ketahanan pangan adalah penangkapan ikan secara tidak sah atau illegal fishing. Saat ini, data Badan Pangan Dunia atau FAO mencatat, kerugian Indonesia per tahun akibat illegal fishing mencapai Rp 30 triliun. Untuk itu, Delegasi RI yang terdiri dari perwakilan KKP dan Kementerian Luar Negeri menegaskan pentingnya untuk memajukan kerja sama pemberantasan praktek perikanan tidak sah, tidak dilaporkan dan tidak diatur (Illegal, Unreported and Unregulated Fishing/IUU Fishing) di kawasan Asia Pasifik.

Dalam hal ini, Indonesia telah melakukan serangkaian tindakan dalam memerangi penangkapan ikan secara ilegal, salah satunya melakukan pencegahan dengan pemberlakukan Sertifkasi Hasil Tangkap Ikan (SHTI). Hal itu sebagaimana yang sedang digaungkan oleh Indonesia dan memasukkan IUU Fishing sebagai Kejahatan Transnasional Terorganisir (Transnational Organized Crime/TOC).

Namun demikian, guna menghentikan IUU fishing dan menjaga perikanan Indonesia bagi kebutuhan generasi mendatang hanya dapat dilakukan jika bekerja sama secara regional dan internasional dan forum APEC adalah salah satu sarananya. APEC telah memasukkan isu IUU Fishing dalam rencana kerja (work plan) APEC tahun 2016 – 2018.

Sementara itu, untuk meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan berkelanjutan yang berasal dari kegiatan ekonomi kelautan, dilakukan melalui pemanfaatan dan pengusahaan sumber daya kelautan  sesuai dengan amanat UU Kelautan No.32 tahun 2014 pasal 14 ayat 1. Indonesia memiliki  konsep akuakultur berbasis ekonomi biru (_blue economy_) sebagai salah satu sumber pangan yang memiliki prinsip dasar yaitu nature’s eficiensy, zero waste, dan social inclusiveness.

APEC mencatat, jumlah total makanan yang terbuang dapat mendukung kehidupan 800 juta orang yang berada dibawah garis kemiskinan  di wilayah Asia Pasifik dalam 1 tahun. Dengan prinsip zero waste dalam ekonomi biru akan sangat berpengaruh dalam mengurangi angka kemiskinan. Indonesia mengusulkan agar konsep ekonomi biru memiliki panduan umum dalam wilayah kerja sama regional dan internasional terutama dalam kawasan Asia Pasifik melihat setiap ekonomi memiliki konsep yang berbeda dalam penerapannya.

Isu ketahanan pangan dalam organisasi APEC melibatkan pembahasan lintas fora karena banyak hal terkait untuk menghadapi tantangannya. Salah satu isu lintas fora yang penting kaitannya dengan kelautan dan perikanan adalah isu perubahan iklim.

Dalam pertemuan OFWG juga disepakati untuk melakukan upaya keberlanjutan dengan mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim di sektor kelautan dan perikanan untuk mendukung ketahanan pangan. Indonesia selaku koordinator Mainstreaming Ocean related Issues Steering Council (MOI SC) di forum APEC telah menyatakan komitmen untuk meningkatkan kerja sama lintas sektor dan fora dalam isu kelautan dan perikanan sebagai manifestasi kepemimpinan Indonesia di bidang maritim.

Forum APEC banyak memberi manfaat bagi para anggotanya dalam hal meningkatkan pengaruh, kapasitas dan pengetahuan melalui kerja sama teknis dan ekonomi antara sesama negara di wilayah Asia Pasifik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KKP Tangkap 8 Kapal Pencuri Ikan di Perairan Sulawesi

KKP Tangkap 8 Kapal Pencuri Ikan di Perairan Sulawesi

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 05:44 WIB

KKP dan Perindo Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Muara Baru

KKP dan Perindo Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Muara Baru

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 05:02 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pupuk Indonesia Perkuat Riset Pertanian

Dukung Ketahanan Pangan, Pupuk Indonesia Perkuat Riset Pertanian

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 04:03 WIB

KKP Pulangkan 228 ABK Ilegal Asal Vietnam

KKP Pulangkan 228 ABK Ilegal Asal Vietnam

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 09:57 WIB

Pemerintah Gagalkan Penyelundupan 71.250 Ekor  Benih Lobster

Pemerintah Gagalkan Penyelundupan 71.250 Ekor Benih Lobster

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 09:45 WIB

Anggaran Dipangkas, KKP Tunda Pembangunan Cold Storage di Papua

Anggaran Dipangkas, KKP Tunda Pembangunan Cold Storage di Papua

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 06:53 WIB

Izin Kapal Direvisi, Bisnis Budidaya Ikan Masih Lesu

Izin Kapal Direvisi, Bisnis Budidaya Ikan Masih Lesu

Bisnis | Sabtu, 10 September 2016 | 06:34 WIB

Susi Ajak Nelayan Ganti Alat Tangkap Ikan yang Ramah Lingkungan

Susi Ajak Nelayan Ganti Alat Tangkap Ikan yang Ramah Lingkungan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 17:45 WIB

KKP Evaluasi Aturan Markdown Amnesty Bagi Pemilik Kapal Curang

KKP Evaluasi Aturan Markdown Amnesty Bagi Pemilik Kapal Curang

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 17:36 WIB

Ketersediaan Lahan Penting untuk Jamin Ketersediaan Pangan

Ketersediaan Lahan Penting untuk Jamin Ketersediaan Pangan

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 19:07 WIB

Terkini

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×