Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Serpong, Area Potensial untuk Investasi Properti Setelah Jakarta

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 21 November 2016 | 14:12 WIB
Serpong, Area Potensial untuk Investasi Properti Setelah Jakarta
Ilustrasi investasi properti. (Shutterstock)

Suara.com - Properti adalah faktor kunci dalam perekonomian dalam sebuah negara, karena dapat memberikan efek multiplier yang kuat pada sub-sektor ekonomi lainya. Contohnya seperti di Indonesia, industri properti negeri ini dapat mempengaruhi sebanyak 175 sub-sektor lainnya .

Berbicara mengenai properti, berdasarkan survei dari Trends in Real Estate Asia Pasific 2016, Indonesia melalui kota Jakarta, berada di peringkat ke enam sebagai daerah dengan tujuan investasi properti yang sangat potensial.

Survei tersebut dilakukan oleh dua lembaga berpengaruh di dunia yakni Urban Land Institute (ULI) dan Price Waterhouse Cooper, total kota yang disurvei sebanyak 22 yang prospektif untuk investasi (City Investment Prospects) maupun pengembangan proeprti (City Developmenet Prospects).

Selain Jakarta, area lain yang dianggap memiliki potensi untuk berinvestasi properti adalah Serpong dan Tangerang Selatan adalah salah satu kota satelit yang paling cepat berkembang. Pusat perbelanjaan ternama, pasar, dan restoran mampu menjadi magnet bagi para pembeli potensial.

Ketika Jakarta dijadikan sebagai tempat pembangunan bagi properti yang menyasar kelas menengah ke atas, sedangkan Serpong menyasar kelas menengah.

Tren harga rumah di Serpong telah meningkat secara konsisten dalam 5 tahun terakhir. Kini, harga lahan di area bisnis di Serpong bisa mencapai 27 juta Rupiah per meter persegi. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyaknya perusahaan yang memindahkan kantor pusat mereka dari Jakarta ke Serpong untuk menghindari kemacetan yang parah.

Paramount Land, salah satu developer ternama di negeri ini menjadi salah satu developer yang berperan penting untuk mengubah Serpong dari daerah yang tidak diperhitungkan menjadi area yang paling diincar.

“Kami melihat Serpong menjadi hotspot investasi dalam beberapa tahun ke depan,” ucap Mart Polman, managing director Lamudi Indonesia. Apalagi, lanjut dia, hanya berjarak 30 km dari CBD Jakarta dan sangat dekat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW Sinyalir Pasar Perumahan Mulai Tumbuh Positif

IPW Sinyalir Pasar Perumahan Mulai Tumbuh Positif

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 06:48 WIB

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 16:45 WIB

Paramount Land Buka Pintu Investasi Properti Buat WP Tax Amnesty

Paramount Land Buka Pintu Investasi Properti Buat WP Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 13:53 WIB

Terkini

Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin

Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:27 WIB

Gegara Cuitan Trump, Iran Peringatkan AS: Jangan Berani Sentuh Selat Hormuz!

Gegara Cuitan Trump, Iran Peringatkan AS: Jangan Berani Sentuh Selat Hormuz!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:21 WIB

Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS

Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:14 WIB

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:05 WIB

Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital

Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:01 WIB

Momentum Tanggal Kembar Jadi Waktu Favorit Wisatawan Indonesia

Momentum Tanggal Kembar Jadi Waktu Favorit Wisatawan Indonesia

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:57 WIB

IHSG Menghijau, Saham BBCA Rebound Tipis ke Level Rp5.875

IHSG Menghijau, Saham BBCA Rebound Tipis ke Level Rp5.875

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:53 WIB

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:40 WIB

Zulhas Ungkap Marak Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih: Seleksi Gratis dan lewat Situs Resmi

Zulhas Ungkap Marak Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih: Seleksi Gratis dan lewat Situs Resmi

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:38 WIB

639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih

639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:19 WIB